Bisnis & Ekonomi

Harga Emas Antam Menguat Lagi, Naik Rp15.000 Per Gram

×

Harga Emas Antam Menguat Lagi, Naik Rp15.000 Per Gram

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Emas Antam Kembali Bangkit, Naik Rp15.000/Gram - Market

jurnalistik.co.id – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan informasi yang dirilis, harga emas Antam dipatok Rp2.624.000 per gram, atau naik Rp15.000 dibandingkan harga kemarin.

Kenaikan yang sama juga tercermin pada sisi harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam. Buyback berada di level Rp2.492.000 per gram, naik Rp15.000 dari hari sebelumnya.

Kali ini, pergerakan harga datang di tengah sentimen yang turut dipengaruhi kondisi emas global. Apabila dibandingkan, harga emas dunia menjadi salah satu acuan yang lazim diperhatikan pelaku pasar sebelum menilai pergerakan harga komoditas di dalam negeri.

Harga emas Antam untuk perdagangan pada Kamis (3/8/2026) berada di angka Rp2.624.000. Dari sisi mekanisme, harga jual ini berbeda dengan buyback yang menjadi patokan saat Antam melakukan pembelian kembali logam mulia.

Perbedaan harga jual dan buyback

Dalam praktiknya, selisih antara harga jual dan buyback menggambarkan rentang penetapan harga untuk pembeli dan penjual. Pada periode ini, selisih harga jual terhadap buyback tercatat sebesar Rp132.000 per gram.

Bagi konsumen dan investor, rentang tersebut menjadi pertimbangan ketika menentukan strategi pembelian maupun rencana penjualan kembali. Selain itu, perubahan buyback yang bergerak sejajar dengan kenaikan harga jual dapat menjadi sinyal bahwa penyesuaian harga dilakukan secara konsisten.

Dengan kenaikan Rp15.000 per gram, pasar menilai bahwa penyesuaian harga tidak bersifat terputus, melainkan mengikuti arah pergerakan yang lebih luas. Langkah penyesuaian seperti ini biasanya dibaca sebagai upaya menjaga keselarasan harga domestik dengan perkembangan di pasar acuan.

Emas dunia menguat, Antam ikut terdorong

Di sisi internasional, harga emas di pasar spot disebut ditutup pada US$4.385,8 per troy ons. Penutupan tersebut melanjutkan penguatan harian, karena tercatat naik 1,3% dibandingkan hari sebelumnya.

Penguatan di pasar spot sering kali membuat ekspektasi pelaku pasar ikut bergeser, terutama karena emas global menjadi indikator penting dalam pembentukan harga komoditas. Saat emas dunia bergerak menguat, harga emas batangan domestik umumnya akan ikut menyesuaikan arah yang sama.

Meski demikian, penyesuaian harga tetap mengikuti mekanisme penetapan Antam, termasuk perbedaan basis perhitungan antara emas dunia dan harga batangan yang ditawarkan dalam satuan gram. Karena itu, kenaikan yang terjadi di domestik tidak selalu identik secara persentase, tetapi dapat sejalan secara arah.

Dalam konteks hari ini, kenaikan Rp15.000 per gram menunjukkan bahwa Antam melakukan penyesuaian harga seiring pergerakan emas dunia. Hal ini tercermin dari harga jual Rp2.624.000 dan buyback Rp2.492.000 yang sama-sama naik dibandingkan hari sebelumnya.

Implikasi bagi pelaku pasar

Bagi masyarakat yang mempertimbangkan pembelian, kenaikan harga berarti biaya perolehan menjadi lebih tinggi pada hari ini. Namun, bagi penjual yang berencana melakukan buyback, kenaikan buyback dapat memberikan ruang pengembalian yang lebih baik dibandingkan posisi kemarin.

Selain melihat angka harga, pelaku pasar biasanya memperhatikan konsistensi perubahan harian agar dapat menilai pola penyesuaian yang berlangsung. Kenaikan yang terjadi pada harga jual dan buyback pada waktu yang sama memberi gambaran bahwa penyesuaian dilakukan pada dua sisi transaksi.

Di tengah dinamika komoditas, emas tetap menjadi salah satu aset yang dipantau karena pergerakannya sering dianggap berhubungan dengan ekspektasi ekonomi dan kondisi pasar global. Karena itu, ketika penguatan muncul di emas spot, pasar domestik dapat merespons melalui penyesuaian harga batangan.

Dengan angka saat ini, harga emas Antam berada pada Rp2.624.000 per gram, sementara buyback berada di Rp2.492.000 per gram. Keduanya mencatat kenaikan Rp15.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya, selaras dengan menguatnya emas dunia yang ditutup pada US$4.385,8 per troy ons.

Langkah lanjutan bagi pelaku pasar umumnya adalah memantau pergerakan berikutnya, baik dari sisi harga emas spot maupun penyesuaian harga batangan domestik. Perubahan harian yang terjadi hari ini menunjukkan bahwa harga emas Antam terus bergerak mengikuti sinyal pasar yang lebih luas.