jurnalistik.co.id – Memasuki HUT RI ke-81, PT Pertamina Hulu Energi Offshore OSES (PHE OSES) menggelar upacara bendera di sejumlah fasilitas operasional yang beroperasi sepanjang waktu, termasuk di wilayah lepas pantai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Shorebase Kalijapat, Pabelokan Gas Plant & Power Island, Accommodation Work Barge (AWB) Tanjung Lesung, PTK Harmoni, serta Rig Emerald. Dengan demikian, rangkaian peringatan tetap berjalan di tengah aktivitas produksi dan operasional hulu migas.
Untuk perusahaan yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas), upacara menjadi pengingat bahwa tugas harian harus dijalankan dengan standar yang sama, sekaligus mempertegas pentingnya keandalan operasi saat aktivitas tidak pernah berhenti.
Upacara di tengah operasi, untuk menjaga keselamatan dan keandalan
Di bawah konteks pengelolaan operasi, peringatan HUT RI ke-81 juga disampaikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keselamatan, profesionalisme, dan keandalan. General Manager PHE OSES Antonius Dwi Arinto menyampaikan hal tersebut dalam siaran pers pada Senin (17/8/2026).
“Peringatan HUT RI ke-81 menguatkan semangat persatuan dan mempertegas kontribusi setiap Perwira PHE OSES bagi bangsa. Di mana pun kita bertugas, termasuk di wilayah lepas pantai, mari terus menjalankan amanah dengan mengedepankan keselamatan, profesionalisme, dan keandalan operasi,” ujar Antonius.
Dalam kesempatan yang sama, Antonius menekankan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremonial. “Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi terbaik bagi Indonesia,” lanjut dia.
Pelaksanaan upacara di beberapa fasilitas juga terkait dengan kondisi lapangan yang menuntut pengendalian operasi secara ketat. Salah satu konteks yang disebutkan adalah lokasi proyek injeksi polimer Chemical Enhance Oil Recovery (CEOR) lepas pantai pertama di Indonesia, yang dikelola PHE OSES melalui Lapangan Rama.
Dengan adanya kegiatan upacara bendera di area kerja tersebut, PHE OSES menempatkan nilai peringatan kemerdekaan sebagai bagian dari cara kerja perwira dan tim di lokasi-lokasi operasional yang berada di perairan.
Berita Terkait
Bagian dari struktur hulu Pertamina dan koordinasi Regional Jawa
Operasi hulu migas PHE OSES dari darat hingga lepas pantai merupakan bagian dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang berperan sebagai Subholding Upstream Pertamina.
Dalam peran PHE, perusahaan berfungsi sebagai pengelola lapangan hulu minyak dan gas bumi yang dioperasikan Pertamina, baik di dalam maupun luar negeri. Pada struktur operasionalnya, Regional Jawa mendapatkan kewenangan oleh PHE untuk mengoordinasikan lapangan hulu migas di wilayah Jawa bagian barat.
Wilayah yang dikoordinasikan Regional Jawa mencakup PHE Offshore North West Java (ONWJ), PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat, dan Pertamina East Natuna. Adapun area kerja Regional Jawa mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, serta Jawa Barat.
Dengan cakupan tersebut, aktivitas operasi hulu migas PHE di Regional Jawa berada di kawasan barat Indonesia, yang meliputi beragam fasilitas dan karakter kerja, termasuk fasilitas offshore.
Keandalan operasi diupayakan lewat tata kelola dan aspek HSSE
PHE OSES Regional Jawa menyatakan terus berupaya meningkatkan angka produksi minyak dan gas bumi yang telah ditetapkan dalam rencana kerja. Upaya itu dilakukan melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) pada setiap lini.
Dalam kegiatan hulu migas, keandalan operasi dipandang sebagai bagian yang penting. Sebab, aktivitas produksi berlangsung di berbagai fasilitas, termasuk fasilitas offshore yang menuntut konsistensi penerapan standar operasional agar kegiatan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Melalui peringatan HUT RI ke-81 yang diselenggarakan di beberapa titik operasional, PHE OSES menegaskan kembali bahwa pelaksanaan tugas di lapangan harus bertumpu pada keselamatan, profesionalisme, dan keandalan operasi, baik saat berada di darat maupun saat bertugas di wilayah lepas pantai.












