Bisnis & Ekonomi

IHSG Mulai Naik, Fokus Pasar pada Pertemuan RDG BI

×

IHSG Mulai Naik, Fokus Pasar pada Pertemuan RDG BI

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: IHSG Dibuka Menguat, Pertemuan RDG BI Jadi Perhatian - Market

jurnalistik.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan hari Selasa (22/9/2026) dengan arah yang positif. Pada pukul 9.15 WIB, indeks tercatat naik 35,17 poin atau setara penguatan 0,55% ke level 6.419.

Kenaikan tersebut muncul setelah indeks bergerak selama lima belas menit pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Di fase awal ini, aktivitas transaksi juga terlihat ramai, tercermin dari besarnya volume yang masuk.

Perdagangan hingga pukul 9.15 WIB membukukan volume sekitar 4,15 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,67 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 282.092 kali, menandakan perputaran yang terjadi pada banyak kesempatan order di awal hari.

Dari sisi pergerakan saham, sentimen awal juga terlihat pada komposisi peraih kenaikan dan tekanan jual. Sebanyak 313 saham mengalami penguatan, sementara 209 saham terkoreksi dan 195 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Fokus pasar pada RDG BI dan respons terhadap rupiah

Di luar angka pergerakan, perhatian pelaku pasar tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berlangsung pada 22–23 September. Dalam pandangan BRI Danareksa Sekuritas, konteks rapat tersebut banyak dikaitkan dengan respons BI terhadap tekanan nilai tukar rupiah serta kenaikan yield global.

Dengan sejumlah faktor eksternal yang masih memberi sentimen, pasar juga menempatkan ekspektasi pada keputusan kebijakan suku bunga. Konsensus yang diperkirakan mengarah pada skenario “hold” BI Rate di level 5,75%, sekaligus adanya optimalisasi strategi intervensi valas.

Keputusan mengenai sikap kebijakan dan pengelolaan pasar valuta merupakan bagian penting yang memengaruhi ekspektasi investor di hari-hari menjelang rapat. Oleh karena itu, pergerakan IHSG pada sesi awal cenderung tidak hanya mengikuti dinamika teknis transaksi, melainkan juga membaca arah kebijakan yang akan menjadi fokus utama pada 22–23 September.

Penggerak sentimen lain: komoditas, Timur Tengah, dan kebijakan global

Selain menunggu hasil rapat BI, pelaku pasar juga memperhatikan perkembangan variabel yang berpengaruh pada aset berisiko. Harga minyak menjadi salah satu rujukan, karena pergerakannya sering berdampak pada persepsi risiko serta arus perdagangan lintas instrumen.

Perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah turut masuk dalam pantauan sentimen. Dalam praktik pasar, eskalasi atau perubahan dinamika geopolitik dapat memengaruhi volatilitas, terutama melalui kanal harga energi dan ekspektasi pergerakan arus modal global.

Di sisi lain, kebijakan China juga disebut menjadi salah satu faktor yang dicermati. Perubahan kebijakan dari Beijing dapat ikut menentukan arah ekspektasi permintaan komoditas dan sentimen perdagangan internasional, yang selanjutnya berpotensi memengaruhi kondisi pasar di kawasan.

Selain isu-isu tersebut, pasar juga menilai kemungkinan dampak pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping. Pertemuan kedua pemimpin itu disebut berpotensi memengaruhi sentimen perdagangan global sekaligus komoditas.

Dari keseluruhan perhatian tersebut, hari ini tampak seperti sesi dengan dua lapis penggerak: dinamika internal di bursa yang tercermin dari kenaikan IHSG dan aktivitas transaksi, serta lapis eksternal berupa ekspektasi kebijakan BI dan perkembangan ekonomi maupun geopolitik global.

Dengan IHSG berada di atas level pembukaannya pada pukul 9.15 WIB, pelaku pasar kemungkinan akan terus mengamati apakah penguatan awal tersebut berlanjut, terutama ketika sentimen menunggu sinyal kebijakan dari rapat BI 22–23 September dan respons terhadap tekanan rupiah serta pergerakan yield global. Pada saat yang sama, pergerakan harga minyak, perkembangan konflik Timur Tengah, kebijakan China, serta hasil atau ekspektasi seputar pertemuan Trump–Xi tetap menjadi variabel yang dapat mengubah arah perdagangan dalam waktu dekat.