Bisnis & Ekonomi

Tagihan Air Naik untuk Banyak Pelanggan, Ofwat Setujui Pendanaan Ekstra bagi 13 Perusahaan

×

Tagihan Air Naik untuk Banyak Pelanggan, Ofwat Setujui Pendanaan Ekstra bagi 13 Perusahaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Water bills set to rise for many after firms permitted extra funding

jurnalistik.co.id – Regulator air Inggris, Ofwat, memberi lampu hijau sementara kepada 13 perusahaan air di Inggris dan Wales untuk menaikkan tagihan pelanggan dalam beberapa tahun ke depan, guna menghadapi tekanan yang terus meningkat pada infrastruktur serta lingkungan. Persetujuan provisonal itu memungkinkan tambahan pendanaan sebesar total ÂŁ3,4 miliar untuk periode mendatang.

Menurut keputusan tersebut, hampir sepertiga dari tambahan pembiayaan yang disetujui akan dialokasikan untuk memastikan layanan air tetap berjalan. Selebihnya, dana diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang kian meningkat akibat pembangunan perumahan dan pusat data, sekaligus menanggapi polutan yang dikenal sebagai “forever chemicals”.

Perdana Menteri Andy Burnham menilai proposal itu sebagai beban nyata bagi masyarakat. Ia menyebut rencana tersebut sebagai “real money out of family budgets at a time when they are struggling with the cost of living”, sambil menyinggung kondisi rumah tangga yang masih kesulitan menghadapi biaya hidup. Di sisi lain, sebuah kelompok lingkungan menggambarkan keputusan itu sebagai “an insult”.

Di antara perusahaan yang terdampak, pelanggan dari lima operator—Severn Trent Water, Southern Water, Thames Water, Wessex Water, dan South East Water—akan menghadapi kenaikan tagihan tambahan dalam dua tahun ke depan. Besaran kenaikan akan berbeda-beda antar perusahaan, bergantung pada skema yang disetujui.

Sebagai contoh, Southern diperkirakan akan membebankan tambahan ÂŁ43 pada tahun mendatang. Sementara itu, South Eastern hanya akan mengenakan tambahan ÂŁ1 pada tahun 2029. Kenaikan-kinerja tersebut hanya akan diterapkan jika persetujuan akhir dikeluarkan pada akhir tahun ini, setelah tahapan berikutnya dalam proses regulasi.

Delapan perusahaan lainnya yang turut disebut dalam daftar—Anglian Water, Dwr Cymru Welsh Water, Hafren Dyfrdwy, Northumbrian Water, Wouth West Water, United Utiliites, Yorkshire Water, dan SES Water—akan memulihkan pengeluaran tambahan melalui tagihan pelanggan setelah tahun 2030. Dengan kata lain, dampaknya ke tagihan dijadwalkan lebih jauh dibanding lima perusahaan yang disebut pertama.

Kenapa biaya tambahan dimungkinkan

Ofwat menyatakan bahwa belanja tambahan tersebut diperlukan agar perusahaan bisa mendukung pertumbuhan sekaligus menghasilkan capaian lingkungan yang lebih baik. Regulator juga menekankan bahwa pembiayaan ini dimaksudkan untuk mencegah peningkatan penting tertunda.

Helen Campbell, eksekutif direktur urusan delivery di Ofwat, mengatakan: “We will track performance to ensure companies are delivering the expected improvements for customers and the environment,”. Ia menambahkan, “If they don’t, expenditure can be clawed back.” Pernyataan itu menunjukkan bahwa pembiayaan tidak sepenuhnya lepas kendali, karena terdapat mekanisme penyesuaian bila hasil yang diharapkan tidak tercapai.

Dalam penjelasan yang disampaikan, disebutkan bahwa perusahaan air membutuhkan persetujuan regulator untuk menaikkan tagihan pelanggan. Proses ini terjadi setiap lima tahun untuk menetapkan anggaran belanja bagi tahun-tahun berikutnya. Keputusan kali ini, meski menjadi langkah tambahan, juga berdiri di atas kenaikan tagihan yang telah disepakati sebelumnya dan dinegosiasikan pada 2024.

Skema ini juga membuka ruang bagi perusahaan untuk mengajukan dana ekstra bagi proyek yang belum diketahui saat peninjauan terakhir berlangsung. Artinya, ada kebutuhan pendanaan untuk rencana yang muncul setelah periode penetapan anggaran sebelumnya.

Dalam rancangan yang diuraikan, Ofwat menyetujui pembiayaan untuk beberapa program, termasuk penyediaan kebutuhan bagi pusat data baru di Manchester, penambahan kapasitas pengolahan air limbah di Newquay, serta percepatan pekerjaan Wessex Water untuk menangani polutan PFAS. Pekerjaan tersebut sebelumnya direncanakan pada periode 2030–35, namun kini dimajukan dalam kerangka rencana yang sedang ditinjau.

Masih bersifat provisonal, ada konsultasi publik

Meski demikian, keputusan ini masih bersifat provisonal. Terdapat masa konsultasi publik, dan keputusan akhir dijadwalkan pada bulan Desember. Ofwat juga menyebut perusahaan-perusahaan air telah menyerahkan permintaan total senilai ÂŁ4,3 miliar, namun sebagian usulan belanja tambahan tidak diterima.

Burnham mengakui kemarahan publik, terutama karena masyarakat diminta membayar lebih dalam jangka panjang, sementara insiden pencemaran dan kebocoran terus terjadi. Ia menegaskan, “Where water companies seek to pass unnecessary costs onto households, they will be challenged,”.

Senada dengan itu, Amy Fairman dari kelompok kampanye River Action menyatakan penolakannya terhadap kenaikan tagihan tambahan. Ia menilai langkah regulator itu sebagai “an insult”, dengan mengatakan bahwa Ofwat “waving through yet more water bill hikes”. Dalam pandangannya, perusahaan air dinilai gagal berinvestasi secara memadai selama tiga dekade terakhir, sehingga pelanggan masih menghadapi “leaks, pollution and soaring bills”. Ia juga menyerukan agar ada kontrol yang lebih besar dari publik terhadap perusahaan penyedia layanan air.

Fairman menutup dengan pernyataan yang menekankan sikap tegas terhadap kegagalan kinerja: “No more blank cheques for failure.” Di tengah perdebatan tersebut, perusahaan air berargumen bahwa masalah yang dihadapi—mulai dari gangguan pasokan yang kadang berlangsung selama berhari-hari hingga sungai, danau, dan pantai yang tercemar sehingga tidak aman digunakan—hanya dapat diatasi melalui peningkatan belanja.

Menurut perusahaan, peningkatan itu perlu untuk mengganti pipa yang sudah tua, membangun fasilitas pengolahan, serta menyiapkan reservoir baru. Sementara itu, keputusan yang sedang menunggu konsultasi publik tetap menjadi penentu apakah biaya tambahan benar-benar akan diberlakukan, dan bagaimana mekanisme pemantauan kinerja serta dampaknya terhadap tagihan pelanggan akan dijalankan hingga keputusan akhir pada Desember.