jurnalistik.co.id – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Gorontalo melalui Subbid Paminal dan Subbid Provos melaksanakan pengecekan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Selasa (27/10/2026).
Pengecekan tersebut berlangsung pada lingkungan Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Gorontalo. Kehadiran personel Bid Propam menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan internal di lingkungan Polri.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui mekanisme SPPG. Tujuannya adalah memastikan kegiatan berjalan tertib dan terarah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengawasan difokuskan pada proses penyediaan makanan, agar pelaksanaan MBG dapat mengikuti standar prosedur yang telah ditetapkan. Dengan begitu, setiap tahapan penyelenggaraan dinilai berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan keteraturan.
Selain memastikan kesesuaian terhadap aturan, kegiatan ini juga diarahkan untuk menjaga aspek keamanan dan ketertiban dalam penyelenggaraan program. Personel Bid Propam memantau agar pelaksanaan di SPPG dapat berlangsung secara aman serta profesional.
Pemantauan tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung penyelenggaraan MBG agar tetap berjalan sesuai mekanisme yang semestinya. Pengawasan internal dinilai penting agar proses di lapangan tidak menyimpang dari ketentuan, sekaligus menjaga kualitas pelaksanaan program.
Melalui pengecekan yang dilakukan pada hari tersebut, Bid Propam Polda Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menjalankan supervisi yang berkelanjutan. Pengawasan secara berkala diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program tetap konsisten dan terkendali dari waktu ke waktu.
Bid Propam berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan di lingkungan kepolisian berlangsung sesuai aturan serta menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab. Peran personel dari Subbid Paminal dan Subbid Provos menjadi wujud kontrol internal untuk menjaga kelancaran program yang tengah dijalankan.
Berita Terkait
Adanya pengecekan ini diharapkan memberi dampak positif bagi penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis melalui SPPG Polri. Pada akhirnya, program diharapkan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dengan langkah pengawasan yang dilakukan, Bid Propam turut menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG tidak hanya berjalan, tetapi juga dievaluasi melalui pemantauan yang menjadi bagian dari pengendalian internal.
Dalam kegiatan pengawasan tersebut, fokus utama diarahkan pada kepastian bahwa penyelenggaraan MBG melalui SPPG berjalan sesuai alur yang telah ditetapkan. Personel melakukan penekanan pada keteraturan proses, sehingga pelaksanaan di lapangan tetap berada dalam koridor ketentuan dan tidak menimbulkan kerancuan dalam setiap tahap.
Pengendalian juga diarahkan untuk memastikan unsur kehati-hatian diterapkan secara konsisten, terutama saat berhubungan dengan layanan pemenuhan kebutuhan gizi. Dengan adanya pemantauan, diharapkan pelaksanaan program dapat berlangsung tertib, terorganisir, dan tetap mengutamakan aspek keamanan serta tertib administrasi dan koordinasi di lingkungan yang menangani kegiatan.
Melalui pengecekan yang dilakukan bersama personel dari Subbid Paminal dan Subbid Provos, pengawasan internal dimaksudkan sebagai bentuk perhatian agar standar pelaksanaan tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar diterapkan. Bila ditemukan hal yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian, penguatan pengendalian diharapkan membantu mengarahkan proses agar kembali sesuai ketentuan.
Pada akhirnya, supervisi yang dilakukan secara berkesinambungan menjadi bagian dari upaya menjaga program berjalan konsisten dari waktu ke waktu. Langkah pemantauan ini juga memperlihatkan bahwa pelaksanaan MBG diarahkan untuk mencapai tujuan program secara baik, terkontrol, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen pengendalian internal Polri.
Dalam kunjungan tersebut, personel mengarahkan perhatian pada kesesuaian penyelenggaraan di SPPG dengan ketentuan yang berlaku, terutama pada bagaimana tahapan kegiatan dijalankan agar tetap rapi, terukur, dan dapat dipantau.
Selain memastikan aspek keamanan dan ketertiban, pelaksanaan pengecekan juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam layanan pemenuhan kebutuhan gizi. Langkah pengendalian dilakukan agar proses di lapangan tetap mengikuti alur kerja yang telah ditetapkan.
Pemantauan bersama ini menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi dan tertib administrasi di lingkungan yang menangani kegiatan, sehingga seluruh rangkaian pelaksanaan MBG dapat dinilai berjalan konsisten serta sesuai standar dari waktu ke waktu.












