jurnalistik.co.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polda Gorontalo sebagai bagian dari Operasi Patuh Otanaha 2026.
Pada hari kesembilan pelaksanaan operasi tersebut, Kabag Ops Ditlantas Polda Gorontalo, Kompol Abdul Rahman, S. E., M. H., turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.
Dalam kegiatan itu, pengawasan difokuskan pada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran. Penekanan khusus diberikan kepada kendaraan dengan kondisi Over Dimension Over Loading (ODOL).
ODOL dimaknai sebagai kendaraan yang membawa muatan melebihi dimensi serta kapasitas yang telah ditetapkan. Pemeriksaan dilakukan agar setiap kendaraan angkutan barang beroperasi sesuai batas yang menjadi ketentuan.
Kompol Abdul Rahman menyampaikan bahwa kendaraan ODOL bukan hanya persoalan ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berujung pada risiko yang mengancam keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lain.
Ia juga menegaskan bahwa pengendara dan pemilik kendaraan angkutan barang perlu memahami hubungan antara ukuran kendaraan, kapasitas muatan, dan ketentuan keselamatan di jalan.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan barang agar selalu memperhatikan dimensi kendaraan serta kapasitas muatan sesuai ketentuan. Jangan memaksakan kendaraan membawa muatan berlebih karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan membahayakan pengguna jalan lainnya,” tegas Kompol Rahman.
Selain menyampaikan imbauan, Kompol Rahman memberikan teguran kepada kendaraan yang teridentifikasi melakukan pelanggaran. Teguran tersebut disampaikan sebagai bentuk pengendalian di tempat, sekaligus penguatan pesan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.
Ditlantas memandang teguran sebagai bagian dari upaya memastikan pesan keselamatan dipahami. Dalam konteks itu, edukasi dan imbauan diarahkan untuk membangun kepatuhan, bukan sekadar menyelesaikan pelanggaran yang tampak saat itu.
Berita Terkait
- Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang sampaikan pesan kamtibmas lewat Jumat Keliling, ajak warga jaga kerukunan
- Dansat Brimob Polda Gorontalo Tekankan Jaga Kesehatan dan Disiplin Personel Saat Apel Pagi
- Hari Kesembilan Operasi Patuh Otanaha 2026, Kabag Ops Ditlantas Polda Gorontalo Tegur Kendaraan ODOL
Kompol Rahman juga menambahkan bahwa Ditlantas Polda Gorontalo dalam Operasi Patuh Otanaha 2026 mengedepankan edukasi dan imbauan. Langkah itu berjalan beriringan dengan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Upaya tersebut diharapkan membuat pelaku usaha angkutan memahami batas ketentuan yang harus dipatuhi. Dengan demikian, kegiatan angkutan dapat berlangsung secara tertib dan lebih mengutamakan keselamatan.
Polda Gorontalo berharap melalui rangkaian kegiatan pada hari-hari pelaksanaan operasi, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas terus meningkat.
Harapannya, situasi lalu lintas di Provinsi Gorontalo dapat tetap aman, tertib, dan lancar. Kepatuhan terhadap ketentuan diharapkan turut meminimalkan risiko kecelakaan yang berkaitan dengan kendaraan ODOL.
Ditlantas berharap, setiap teguran yang diberikan dapat mendorong perubahan perilaku di jalan.
Dalam pengawasan tersebut, aparat juga mengarahkan perhatian agar kendaraan tidak beroperasi dengan muatan yang melampaui ketentuan dimensi dan kapasitas. Pengendalian yang dilakukan menjadi bagian dari upaya menumbuhkan disiplin di kalangan pengemudi.
Lebih jauh, Ditlantas menekankan bahwa penegakan dan imbauan dilakukan demi memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan terjaga. Operasi ini sekaligus menjadi ruang edukasi agar aturan dipahami dan dijalankan.
Penertiban yang dilakukan pada pelanggaran ODOL juga dimaksudkan untuk mencegah peningkatan risiko kecelakaan di jalan raya. Melalui pengawasan berkelanjutan, pesan keselamatan diharapkan tidak berhenti pada satu kali pemeriksaan.
Dengan adanya teguran, diharapkan pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan barang lebih berhati-hati dalam menyiapkan muatan sesuai ketentuan. Langkah itu dinilai penting agar aktivitas angkutan tetap berjalan sesuai standar keselamatan.
Pada akhirnya, Polda Gorontalo menekankan bahwa pemenuhan dimensi kendaraan dan kapasitas muatan sesuai ketentuan merupakan kunci. Penertiban dilakukan agar operasi tetap berjalan efektif dan tujuan menciptakan lalu lintas yang aman dapat tercapai.












