Daerah

Gusnar Ismail Tinjau BSPS, Warga Bone Bolango Bersyukur

×

Gusnar Ismail Tinjau BSPS, Warga Bone Bolango Bersyukur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ditinjau Gubernur Gorontalo, Masyarakat Bone Bersyukur atas Program BSPS

jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan peninjauan kelanjutan pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari memastikan program bedah rumah berjalan sesuai ketentuan teknis.

Peninjauan Gusnar turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jamal Nganro serta Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Muljadi D. Mario. Dari lokasi yang ditinjau, terdapat tiga rumah yang menjadi fokus pengamatan hari itu.

Ketiga rumah yang ditinjau oleh Gubernur Gusnar telah menyelesaikan tahap pembangunan pondasi rumah, penyusunan dinding batako, serta rangka atap. Namun, satu rumah masih berada pada proses pemasangan atap dan jendela.

Dalam kesempatan tersebut, Gusnar menyatakan tujuan peninjauan dilakukan secara langsung untuk melihat progres program BSPS dari dekat. Ia menekankan bahwa pelaksanaan melibatkan sinkronisasi dari tiga kementerian, termasuk dukungan dari pemerintah daerah.

“Pada hari ini kami ingin melihat dari dekat program BSPS atau bedah rumah yang dilaksanakan dari tiga kementerian, sikronisasi dari tiga kementerian ini yakni pembebasan BPHTB dari pemerintah daerah, penyediaan sertifikat tanah dan kontstruksi struktur bangunan, sebelumnya bangunannya hanya kecil dan sekarang sudah dibagun hingga menunggu selesai untuk layak ditinggali” ujar Gusnar.

Peninjauan itu juga menghadirkan respons dari warga penerima program. Siti Munafia, warga Desa Taludaa, Kecamatan Bone, menyampaikan rasa syukur karena BSPS membantu keluarganya merenovasi tempat tinggal.

Sebelumnya, rumah yang ia tinggali masih berdindingkan tripleks dan beratap rumbia. Menurut Munafia, kini bagian depan rumah sudah mengalami pembangunan yang lebih baik sejak program berjalan.

“Alhamdulillah Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo sudah memberikan bantuan rumah kepada kami, dari semuanya kecil alhamdulillah bagian depan rumah sudah dibangun” ucap Munafia yang juga bekerja sebagai guru mengaji. Ia berharap proses lanjutan dapat segera membuat hunian semakin layak dan nyaman.

Program BSPS sendiri disebut sebagai salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki tiga juta rumah tidak layak huni menjadi hunian yang aman dan nyaman. Gusnar menambahkan, peninjauan dilakukan guna memastikan rumah-rumah tersebut dibangun sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan demikian, peninjauan Gusnar di Bone Bolango tidak hanya melihat progres fisik pembangunan, tetapi juga memastikan rangkaian dukungan program berjalan sebagaimana mestinya. Perbaikan yang sedang dan telah dilakukan diharapkan menjadi langkah nyata pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang lebih baik bagi warga.

Gusnar menilai, pengawasan langsung seperti ini penting agar setiap tahapan BSPS tidak sekadar berjalan, tetapi juga sesuai standar yang diharuskan. Dari tiga rumah yang dipantau, terlihat adanya kemajuan yang berbeda-beda: ada yang telah menyelesaikan pekerjaan dasar dan struktur, sementara yang lain masih berada pada bagian akhir seperti penutupan atap serta kesiapan bukaan bangunan. Perbedaan progres ini kemudian menjadi bahan evaluasi agar penyelesaian dapat dipercepat.

Pada kesempatan itu, gubernur juga menegaskan bahwa kelancaran program bedah rumah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Sinkronisasi lintas pihak ikut menentukan, mulai dari aspek pembebasan BPHTB oleh pemerintah daerah, penyediaan sertifikat tanah, hingga dukungan kontruksi struktur bangunan. Gusnar menghubungkan tahapan tersebut dengan perubahan nyata kondisi rumah penerima, dari bangunan yang sebelumnya berukuran terbatas menjadi hunian yang lebih layak ditinggali ketika seluruh pekerjaan tuntas.

Warga penerima program turut menjadi bagian dari proses peninjauan. Siti Munafia menyampaikan ungkapan syukur karena bantuan BSPS memungkinkan perbaikan kondisi tempat tinggal, yang semula berdinding tripleks dan beratap rumbia. Ia menilai, khususnya pada area depan rumah, kini sudah mengalami pembenahan sehingga tampak lebih baik dibanding sebelum program berjalan. Melalui peninjauan tersebut, harapan agar proses lanjutan segera selesai juga menguat, supaya hunian benar-benar memberi rasa aman serta kenyamanan bagi keluarga penerima.