Daerah

Kapolda Gorontalo Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Adna, Tekankan Keimanan dan Kerukunan

×

Kapolda Gorontalo Jadi Khatib Salat Jumat di Masjid Al Adna, Tekankan Keimanan dan Kerukunan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kapolda Gorontalo Jadi Khatib di Masjid Al Adna, Ajak Jemaah Perkuat Keimanan dan Persaudaraan

jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Nurworo Danang, tampil sebagai khatib pada pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al Adna. Dalam khutbahnya, ia menekankan pentingnya penguatan keimanan sekaligus menjaga persaudaraan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pelaksanaan Salat Jumat tersebut menjadi momentum bagi para jemaah untuk memperdalam nilai-nilai spiritual dan mempraktikkannya dalam sikap sehari-hari. Kehadiran Kapolda turut menghadirkan pesan moral yang menekankan ketakwaan kepada Allah SWT serta dorongan untuk saling menjaga hubungan sosial.

Imbauan Kapolda dalam Khutbah Jumat

Irjen Pol Nurworo Danang mengajak jemaah agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Ia juga mengingatkan agar setiap langkah kehidupan tetap diarahkan pada upaya merawat persaudaraan dan kerukunan di lingkungan masyarakat.

Menurut Kapolda, ajaran agama tidak berhenti pada pemahaman, melainkan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Pesan tersebut disampaikan melalui ajakan untuk saling menghormati, membantu sesama, menjaga silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Kapolda juga menegaskan bahwa kebaikan harus terus dijaga konsistensinya, bukan hanya dilakukan saat kondisi terasa mudah. Seruan itu disampaikan dengan harapan agar kehadiran setiap orang membawa dampak positif bagi orang lain.

“Jangan pernah lelah untuk berbuat baik kepada sesama. Mari kita saling menguatkan, saling menghargai, dan menjaga persaudaraan. Kehadiran kita hendaknya membawa manfaat dan memberikan rasa aman serta ketenangan bagi orang lain,” ungkap Kapolda.

Polri dan kedekatan dengan masyarakat

Dalam kesempatan itu, Kapolda menambahkan bahwa Polri hadir bukan semata-mata untuk menjalankan fungsi keamanan. Ia menekankan bahwa Polri juga perlu menjadi bagian dari masyarakat yang terus membangun kedekatan, kepedulian, dan kebersamaan.

Penekanan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi jemaah dan warga untuk memperkuat hubungan sosial yang saling menguatkan. Dengan semangat persaudaraan, suasana kehidupan diharapkan tetap harmonis, aman, dan penuh kedamaian.

Dari momentum khutbah Salat Jumat tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat dapat semakin erat. Kapolda menargetkan terciptanya ruang kebersamaan yang lebih solid melalui nilai-nilai keimanan, sikap saling menghargai, dan komitmen menjaga kerukunan.

Pesan-pesan yang disampaikan dalam khutbah di Masjid Al Adna pada akhirnya mengarah pada satu tujuan yang sama: menghadirkan ketenangan serta rasa aman bagi lingkungan sekitar. Dengan menjaga persaudaraan dan menerjemahkan nilai agama ke dalam perbuatan, masyarakat dapat bergerak bersama menuju kehidupan yang lebih damai.

Melalui khutbah tersebut, Kapolda juga mengingatkan bahwa ibadah yang dijalankan semestinya berdampak pada pola pikir dan kebiasaan sehari-hari. Nilai keimanan diharapkan membentuk karakter yang lebih sabar, lebih peka terhadap keadaan sekitar, dan mampu menjaga tutur kata agar tidak menimbulkan jarak dalam pergaulan sosial.

Dalam penekanan lain, pesan tentang kerukunan disampaikan sebagai upaya bersama untuk merawat hubungan antarsesama. Jemaah diarahkan untuk memelihara sikap saling menghormati, membangun komunikasi yang baik, serta menempatkan kepedulian sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, bukan sekadar kegiatan sesaat.

Kapolda menegaskan bahwa sikap baik harus dijalankan secara berkelanjutan, termasuk ketika menghadapi kesibukan atau kondisi yang tidak selalu mendukung. Kebaikan yang konsisten diyakini akan menghadirkan ketenteraman di lingkungan, sekaligus menumbuhkan rasa saling percaya di antara warga dan berbagai elemen masyarakat.

Dengan adanya pertemuan keagamaan di Masjid Al Adna, momentum tersebut diharapkan memperkuat kerja sama antara Polri dan masyarakat. Kapolda juga mengajak jemaah agar menjadikan pesan khutbah sebagai pengingat agar setiap pihak ikut berperan menjaga suasana tetap aman, damai, dan rukun, sehingga ruang kebersamaan dapat terbentuk lebih kuat dari waktu ke waktu.