jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyalurkan bantuan kepada warga binaan Lapas II B Boalemo pada Kamis, 10/9/2026.
Bantuan tersebut berupa satu unit televisi serta dua set tempat sampah yang diserahkan langsung Idah kepada warga binaan.
Penyerahan berlangsung di Lapas II B Boalemo dan diterima langsung oleh Kepala Lapas Agus Risdianto.
Kegiatan itu menjadi bagian dari kepedulian Idah kepada warga binaan, sekaligus menindaklanjuti janji yang pernah disampaikan saat kunjungan ke lapas pada tahun sebelumnya.
Menurut keterangan yang disampaikan dalam acara tersebut, televisi yang diberikan juga diarahkan sebagai sarana hiburan sekaligus penyedia informasi bagi warga binaan.
Idah menjelaskan bahwa saat kunjungannya dulu, warga binaan menyampaikan harapan agar tersedia televisi yang bisa dimanfaatkan selama masa pembinaan.
Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf karena realisasi bantuan baru dapat dilakukan sekarang.
“Ini merupakan janji saya tahun lalu saat berkunjung ke sini. Waktu itu warga binaan menyampaikan ingin ada televisi. Mohon maaf baru bisa direalisasikan sekarang. Mudah-mudahan TV ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana hiburan sekaligus mendapatkan informasi yang bermanfaat, terutama ketika berada jauh dari keluarga,” ujar Idah.
Selain televisi, Idah juga menyerahkan dua set tempat sampah untuk mendukung kebersihan lingkungan di Lapas Boalemo.
Penjelasan dari pihak lapas menyebutkan bahwa inisiatif penyediaan tempat sampah sebelumnya sudah digagas oleh Rusli Habibie saat masih berada di DPR RI dan ketika itu berada di bawah Komisi XII.
Idah berharap fasilitas tersebut dapat digunakan secara konsisten untuk membentuk kebiasaan memilah sampah.
Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, ia menekankan bahwa pengelolaan sampah di dalam lingkungan lapas juga dapat diarahkan agar memberi manfaat lain.
Dorongan memilah sampah sampai pemanfaatan organik
Idah menyoroti potensi yang ada di Lapas Boalemo, termasuk keberadaan perkebunan dan perikanan sebagai dasar untuk mengembangkan cara pengelolaan sampah yang produktif.
Ia berharap tempat sampah tidak hanya dipakai untuk menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi sekaligus menjadi sarana belajar bagi warga binaan dalam memilah dan mengolah sampah.
Berita Terkait
Dalam kesempatan itu, Idah menyampaikan gagasan pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos.
“Harapan saya, tempat sampah ini tidak hanya digunakan untuk menjaga kebersihan, tetapi juga menjadi sarana belajar memilah dan mengolah sampah. Sampah organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos yang kemudian digunakan untuk tanaman yang ada di lingkungan lapas,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, tujuan kebersihan berjalan beriringan dengan upaya pemberdayaan melalui pemanfaatan hasil olahan yang relevan dengan aktivitas di lapas.
Selain aspek teknis pengelolaan, Idah juga mengingatkan warga binaan untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik.
Ia menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib yang berlaku selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Idah juga menyampaikan harapan agar tidak ada pelanggaran yang terjadi selama menjalani pembinaan.
Ia menyebutkan bahwa pelanggaran dapat menimbulkan konsekuensi tambahan yang akan memengaruhi perjalanan pembinaan warga binaan.
Apresiasi Kepala Lapas dan kondisi jumlah warga binaan
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II B Boalemo Agus Risdianto menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.
Agus menyampaikan bahwa televisi dan tempat sampah yang diterima warga binaan diharapkan membawa manfaat langsung.
Menurutnya, televisi dapat menjadi sarana hiburan, sementara tempat sampah berkontribusi untuk mendukung kebersihan lingkungan lapas.
Agus juga mengajak seluruh warga binaan untuk mendoakan agar Idah senantiasa diberikan kesehatan dan dilapangkan rezekinya oleh Allah SWT.
Dalam informasi yang disampaikan terkait kondisi lapas, saat ini Lapas Kelas II B Boalemo menampung sebanyak 177 warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
Dengan bantuan yang diserahkan pada 10/9/2026 tersebut, diharapkan kebutuhan dasar penunjang kenyamanan warga binaan, termasuk hiburan dan dukungan pengelolaan kebersihan, dapat semakin terpenuhi.
Penyerahan bantuan itu juga menegaskan kesinambungan janji yang disampaikan sebelumnya, sekaligus menjadi langkah nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap warga binaan di Lapas Boalemo.












