jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyerahkan bantuan bahan produksi kepada 105 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gorontalo Utara. Kegiatan berlangsung di Kantor Camat Kwandang pada Selasa (8/9/2026).
Penyerahan bantuan itu disaksikan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjana Yusuf, serta masyarakat penerima yang merupakan pelaku UMKM. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dapil Kwandang, Gustam Ismail.
Selain itu, acara turut didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Kumperindag) Faisal Lamaraka. Bantuan yang diberikan dimaksudkan untuk mendukung pengembangan usaha para penerima di wilayah tersebut.
Program Pengembangan Usaha Tahun 2026
Faisal Lamaraka menjelaskan bahwa bantuan bahan produksi tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan Usaha Tahun 2026. Program itu disalurkan kepada pelaku UMKM di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo.
Menurut Faisal, penyaluran di Gorontalo Utara menjadi rangkaian terakhir setelah sebelumnya dilakukan ke wilayah Pohuwato, Popayato, dan Boalemo. Untuk Gorontalo Utara, bantuan diberikan kepada 105 UMKM dengan total anggaran sebesar Rp262,5 juta.
“Gorontalo Utara menjadi daerah terakhir yang menerima penyaluran bantuan setelah kemarin kami juga ke wilayah Pohuwato, Popayato dan Boalemo. Untuk daerah ini, bantuan diberikan kepada 105 UMKM dengan total anggaran sebesar Rp262,5 juta,” jelas Faisal.
Apresiasi Wakil Bupati
Nurjana Yusuf menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo yang memberikan perhatian kepada pelaku UMKM di daerahnya. Nurjana juga mengapresiasi kehadiran Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie yang menyerahkan bantuan secara langsung.
Dalam kesempatan itu, Nurjana turut menyinggung peran anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Gorontalo Utara yang dinilai ikut memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ucapan terima kasih disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penguatan usaha produktif bagi warga.
Berita Terkait
Bantuan sebagai dukungan pengembangan usaha
Sementara itu, Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat. Perhatian tersebut diarahkan terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan agar kesejahteraan dapat meningkat.
Idah menyampaikan bahwa bantuan bahan produksi merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk mendukung pelaku UMKM. Bantuan itu diharapkan dapat membantu penerima mempertahankan usaha sekaligus mengembangkan usahanya.
Idah juga menyatakan harapan agar bantuan tidak hanya dipakai memenuhi kebutuhan usaha dalam waktu singkat. Menurutnya, bantuan tersebut dapat berfungsi sebagai modal untuk pengembangan usaha secara berkelanjutan.
“Bantuan ini diharapkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan usaha dalam waktu singkat, tetapi juga dapat menjadi modal untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Idah.
Selain bantuan modal dan bahan usaha, para pelaku UMKM turut didorong untuk melakukan inovasi pada produk yang dijual. Idah menyebutkan bahwa produk dapat dikembangkan agar lebih menarik dan selaras dengan selera masyarakat saat ini.
Kategori penerima dan nilai bantuan
Dalam penyaluran di Gorontalo Utara, bantuan diberikan kepada empat kategori pelaku UMKM. Keempat kategori tersebut yakni pemilik kios, warung makan, penjual gorengan, serta penjual kue basah dan kue kering.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan bahan produksi senilai Rp2,5 juta. Penetapan kategori ini disampaikan sebagai dasar penyaluran bantuan kepada pelaku usaha yang menjalankan aktivitas sesuai bidangnya.
Dengan penyerahan tersebut, diharapkan para penerima dapat memaksimalkan bahan produksi yang diperoleh untuk menunjang kegiatan usaha sehari-hari. Pelaksanaan di Kantor Camat Kwandang pada Selasa (8/9/2026) menjadi momentum langsung bagi pelaku UMKM untuk menerima dukungan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Hadirnya unsur pemerintah daerah, wakil pemerintah provinsi, serta perwakilan DPRD dalam kegiatan itu menegaskan keterlibatan berbagai pihak dalam program pengembangan usaha. Penyaluran bantuan bahan produksi kepada 105 UMKM di Gorontalo Utara menjadi bagian dari rangkaian penuntasan penyaluran Program Pengembangan Usaha Tahun 2026.












