Teknologi

Di Balik Gugatan Apple vs OpenAI: Bug Akses Server yang Dibawa Chang Liu

×

Di Balik Gugatan Apple vs OpenAI: Bug Akses Server yang Dibawa Chang Liu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cerita Lebih Lengkap di Balik Gugatan Apple ke OpenAI - Teknologi

jurnalistik.co.id – Apple menuduh seorang engineer iPhone, Chang Liu, membawa bug yang membuka akses berkelanjutan ke server file internal perusahaan ketika ia berpindah kerja ke OpenAI. Dalam gugatan yang diajukan pada akhir pekan lalu, Apple juga menyinggung peran Alyssa Peng yang disebut turut membantu selama proses perpindahan tersebut.

Menurut Apple, Liu mengundurkan diri dari perusahaan dan kemudian bergabung dengan OpenAI, tepatnya di divisi hardware yang sedang berkembang. Apple mengatakan bahwa perjalanan Liu tidak hanya dipenuhi pengalaman kerja, melainkan juga dibawa sejumlah informasi dan perangkat yang masih menjadi milik internal Apple.

Gugatan tersebut menyebut Liu pergi dengan MacBook milik perusahaan yang, menurut Apple, tidak pernah ia kembalikan. Apple menambahkan bahwa Liu juga membawa hubungan dekat dengan seorang karyawan Apple yang berulang kali membagikan informasi internal kepada Peng.

Bagian yang paling ditekankan Apple adalah adanya pengetahuan teknis terkait bug software. Apple menilai bug itu memberi Liu jalan masuk yang berkelanjutan ke server penyimpanan jaringan milik internal Apple, sehingga aksesnya bisa digunakan setelah Liu pindah ke OpenAI.

Apple kemudian mengaitkan akses tersebut dengan aktivitas pengunduhan berbagai materi. Dalam tuduhan Apple, Liu menggunakan jalur akses yang ia miliki untuk mengambil presentasi, desain hardware, detail manufaktur, serta prosedur pengujian—semuanya dilakukan ketika ia sudah bekerja di OpenAI.

Apple juga memaparkan bahwa pada saat Liu menemukan bug tersebut, Alyssa Peng disebut ikut terlibat. Dalam gugatan itu, Peng digambarkan menjawab dengan sikap siap membantu saat dihubungi terkait kemampuan akses yang ditemukan.

Di salah satu kutipan yang dicantumkan gugatan, Liu menulis kepada mantan rekan kerja di Apple, Alyssa Peng: “LOL, aku tahu kalau bisa mengakses [penyimpanan jaringan], ini menjadi lucu sekali”. Apple menafsirkan pesan itu sebagai indikasi Liu mengetahui adanya akses yang bisa dimanfaatkan lebih lanjut.

Masih menurut gugatan, ketika Peng dimintai keterlibatan atau respons atas temuan tersebut, ia menjawab, “Aku siap,”. Apple menyatakan bahwa Peng akhirnya membantu memperoleh informasi lebih lanjut dari laptopnya sendiri, bersamaan dengan keberadaan akses yang dinilai berasal dari bug software tersebut.

Beberapa bulan setelah rangkaian langkah itu, Apple menyebut Peng kemudian berpindah ke OpenAI. Dalam gugatan yang sama, Apple menuliskan bahwa Peng bergerak ke divisi perangkat keras OpenAI pada bulan April.

Bagi Apple, rangkaian fakta ini membentuk satu alur yang saling berkaitan antara perpindahan kerja, pembukaan akses internal, dan pengambilan materi yang diklaim sebagai rahasia dagang. Apple menempatkan bug akses server sebagai elemen kunci, karena menurut tuduhan itu, akses tidak berhenti setelah Liu pindah, melainkan masih bisa digunakan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Apple menekankan bahwa materi yang diambil mencakup komponen yang relevan dengan pengembangan produk, mulai dari presentasi hingga detail manufaktur dan prosedur pengujian. Dengan demikian, gugatan memandang tindakan tersebut bukan sekadar perpindahan pengetahuan umum, melainkan pemanfaatan celah akses untuk membawa informasi yang bersifat sensitif.

Di tengah perselisihan yang disebut melibatkan Apple dan OpenAI, Apple juga menyoroti keterlibatan orang-orang di sekitar proses temuan bug. Peran Alyssa Peng, menurut Apple, bukan hanya hadir dalam komunikasi awal, tetapi juga berlanjut pada upaya memperoleh informasi dari perangkat yang ia miliki.

Adapun dari sisi timeline, gugatan menempatkan hubungan antara Liu dan Peng dalam satu rentang yang diikat oleh perpindahan kerja, temuan bug, serta perpindahan Peng ke OpenAI pada bulan April. Apple melaporkan kasus ini dengan kerangka tuduhan bahwa akses server internal yang diperoleh Liu digunakan untuk mengunduh materi penting ketika ia sudah bekerja di perusahaan baru.

Dengan demikian, Apple memusatkan inti gugatan pada bagaimana bug akses server dipertahankan dan bagaimana informasi internal kemudian ditarik. Dalam narasi yang disampaikan gugatan, pesan “LOL, aku tahu kalau bisa mengakses [penyimpanan jaringan], ini menjadi lucu sekali” serta respons “Aku siap,” dipakai untuk menegaskan adanya pengakuan dan kesiapan yang, menurut Apple, mengarah pada akses serta pengambilan data rahasia dagang.