jurnalistik.co.id – Abbey Road Music Photography Awards 2026 merilis daftar 40 finalis yang menyoroti beragam momen musik, dari reuni Oasis hingga kemeriahan panggung yang membawa “Brat” ke Glastonbury.
Seleksi tahun ini, yang mencakup karya dari lebih dari 24.500 pengajuan fotografer di 42 negara, memilih para kontestan lintas delapan kategori. Pengumuman shortlist dilakukan pada hari Selasa, menempatkan nama-nama besar seperti Kendrick Lamar, Fontaines DC, Tame Impala, dan Sombr dalam rangkaian nominasi.
Lokasi pameran dan mekanisme pemilihan
Karya-karya finalis akan dipamerkan di LED tunnel pada kompleks hiburan Outernet London, berlangsung mulai 8 hingga 14 September. Di pameran tersebut juga akan dimuat lima karya yang dipilih untuk dipertimbangkan pada ajang “music moment of the year”, penghargaan yang ditentukan melalui suara penggemar.
Pemungutan suara tersedia secara daring melalui situs resmi, serta dapat dilakukan langsung saat kunjungan ke pameran. Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 24 September, dalam sebuah seremoni di London studios—lokasi yang dikenal lewat album Beatles tahun 1969 dengan nama yang sama.
Penilaian dan sorotan dari juri
Abbey Road Music Photography Awards kali ini dipimpin oleh British photographer dan sutradara Rankin. Ia menilai, “2026 feels like the strongest year yet” bagi ajang yang telah berjalan selama lima tahun. Menurutnya, “The quality of the work entered was genuinely exceptional – not just technically brilliant, but full of energy, emotion and a real point of view.”
Rankin menambahkan, “Music photography is in a really exciting place right now, and these awards are a brilliant snapshot of that.” Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa penilaian tidak hanya menyoroti keterampilan teknis, tetapi juga energi, emosi, serta sudut pandang visual yang kuat.
Tahun ini juga membuka kategori tamu yang merayakan 50 tahun punk. Pengumuman sebelumnya menyebut fotografer Roberta Bayley dan Masayoshi Sukita akan menerima special recognition pada malam acara.
Panel juri berisi figur dari persilangan dunia musik dan fotografi, termasuk Nile Rogers—Chic guitarist dan produser—serta penyanyi Raye, yang meraih Brit Award.
Berita Terkait
Cuplikan beberapa karya yang menarik perhatian
Dari kategori “music moment of the year”, salah satu potret yang masuk sorotan berasal dari Harriet T K Bols: menampilkan Liam dan Noel Gallagher Oasis berbagi momen di panggung, namun berada “but off mic” saat pertunjukan Wembley Stadium yang menjadi penampilan comeback tour mereka pada tahun 2025 sebelum babak berikutnya.
Di slot nominasi lain, Joshua Halling menangkap sebuah penggemar Oasis yang terseret di tengah pusaran kerumunan bergaya hiruk-pikuk di Stadion River Plate, Buenos Aires, Argentina. Sementara itu, Lewis Evans memilih gambaran di belakang panggung: band asal New York Geese membersihkan ruang studio mereka menjelang sesi pemotretan.
Penelusuran pada kategori portrait juga menampilkan detail khas, seperti karya Daniel Rojos dengan potret fisheye The OGM—salah satu dari HO99O9—yang tersenyum sambil memperlihatkan grill kustom. Di kategori “Music moment”, Jenn Devereaux menampilkan Kendrick Lamar di pusat panggung saat Super Bowl halftime show, dengan para penampil membentuk bendera Amerika Serikat berwarna merah-putih-biru di sekelilingnya.
Foto dari Frances Carter menghadirkan Billie Marten, penyanyi-penulis lagu asal Yorkshire, menunggang kuda putih saat senja di Aotearoa, Selandia Baru—dipilih dalam kategori “Emerging photographer of the year”. Dari sisi festival, Danny North menampilkan penggemar metal yang membentuk piramida manusia di campsite pada Download Festival.
Kategori “Live music” diisi oleh Charlie Barclay Harris, yang memperlihatkan Fontaines DC tampil di festival di Irlandia, berhadapan dengan sebuah ferris wheel. Detailnya juga menyertakan informasi bahwa band tersebut menjadi kepala panggung dalam Reading dan Leeds pada tahun ini.
Di kategori “music moment”, Jessie Morgan memotret Phoebe Lunny dari grup Lambrini Girls berbasis Brighton yang melompat mundur dari bagian atas pengeras suara, kemudian jatuh ke lautan tangan penonton yang terangkat. Karya lain yang masuk kategori “Emerging photographer” adalah bidikan Bryce Glenn tentang musisi AS Sombr yang memainkan—atau tampak seperti—menempatkan tangannya di piano dari arah terbalik sambil menatap langsung kamera.
Memasuki perayaan 50 tahun punk, Wayne Spike Large menampilkan adegan dengan Dolly dan Harriet, sekaligus menghadirkan Ian Anderson—yang kemudian menjadi penyanyi bersama Crazyhead—dan Robber Byker, yang selanjutnya berperan sebagai bass player bersama Gaye Bykers on Acid. Foto itu diambil di Leicester pada 1979.
Sementara itu, Caity Krone memilih momen yang berbeda lewat kategori “Behind the scenes”, menangkap Kevin Parker dari Tame Impala dalam suasana hening yang terasa seperti kesendirian penuh kebahagiaan di set video musik berdimensi cahaya redup untuk lagu “Loser”. Suzanne Phoenix juga membawa nuansa yang lebih mentah dari “Underground scenes”, menampilkan grup punk rock Australia Private Function yang bermain dalam salah satu penampilan terakhirnya di sebuah pesta di Gold Street, Melbourne, dengan Chris Penney terlihat menyelam ke kerumunan halaman belakang.
Dalam kategori 50 tahun punk lainnya, Jamie Wdziekonski menyajikan foto sudut terbalik Amy Taylor—frontwoman Amyl and the Sniffers—yang melakukan crowd surfing pada langit-langit yang sangat rendah di Soda Bar, San Diego, pada 2019. Di kategori “Judges’ award”, Gabrielle Ravet menampilkan FKA Twigs bersama para penarinya yang melepaskan teriakan primordial secara kolektif saat menjadi headliner LadyLand Festival di Under the K Bridge Park, Brooklyn—dengan foto tersebut diambil sebagai bagian dari liputan Rolling Stone atas festival yang merayakan bakat queer dan ikon gay; kredit fotografer untuk kategori ini tercatat pada Sacha Lecca.












