jurnalistik.co.id – Xpeng G6 tampil dengan pendekatan teknologi bantuan pengemudi yang fokus pada kemudahan. Salah satu fitur yang paling menonjol saat dijajal adalah parkir otomatis yang bekerja praktis dan minim intervensi dari pengemudi.
Parkir memang masih menjadi tantangan bagi sebagian pengendara, terutama ketika harus masuk ke area parkir yang sempit atau padat kendaraan. Pada Xpeng G6, kebutuhan itu dijawab lewat kemampuan sistem untuk mendeteksi ruang parkir dan mengeksekusi manuver secara otomatis.
Fitur ini dibangun di atas kelengkapan Advanced Driver Assistance System (ADAS). Dengan dukungan teknologi tersebut, SUV listrik asal China ini mampu membantu proses parkir mulai dari pemilihan lokasi hingga masuk ke garis parkir dengan presisi.
Parkir Tinggal Pilih Lokasi
Saat mencoba fitur parkir otomatis, langkah yang perlu dilakukan terbilang sederhana. Pengemudi hanya perlu menjalankan mobil secara perlahan di area parkir hingga sistem mendeteksi slot yang tersedia.
Setelah slot terdeteksi, pengemudi memindahkan tuas transmisi ke posisi mundur (R). Sistem kemudian menampilkan pilihan area parkir yang terdeteksi pada layar tengah berukuran 14,96 inci.
Begitu lokasi dipilih, pengemudi tinggal mengikuti instruksi yang muncul di layar. Selanjutnya, mobil mengambil alih sebagian besar proses parkir, termasuk pengaturan sudut kemudi, maju, dan mundur agar posisi kendaraan masuk ke dalam garis parkir.
Dalam pengujian, proses parkir otomatis terasa halus. Setir bergerak sendiri mengikuti perhitungan sistem, sementara pengemudi cukup mengawasi kondisi sekitar dan bersiap mengambil alih apabila diperlukan.
Rangkaian kerja sistem tersebut membuat proses parkir terasa lebih terbantu, terutama bagi pengguna yang sering parkir di pusat perbelanjaan atau gedung perkantoran dengan ruang parkir terbatas. Alih-alih mengandalkan kontrol penuh dari awal, pengemudi memperoleh panduan dan bantuan hingga mobil berada pada posisi yang diharapkan.
Didukung Full-Stack LoFIC Architecture, Sensor, dan NVIDIA Orin-X
Kemampuan parkir otomatis pada Xpeng G6 tidak hanya bertumpu pada kamera semata. Mobil ini menggunakan Full-Stack LoFIC Architecture yang dipadukan dengan berbagai sensor serta prosesor NVIDIA Orin-X.
Konfigurasi perangkat tersebut memungkinkan sistem mendeteksi objek di sekitar kendaraan secara lebih akurat. Akurasi deteksi ini penting bukan hanya saat manuver parkir, tetapi juga ketika berkendara dalam aktivitas sehari-hari.
Selain untuk kebutuhan parkir, teknologi yang menjadi fondasi itu juga diarahkan untuk mendukung beragam fitur bantuan pengemudi yang tergabung dalam sistem XPILOT Assist. Dengan demikian, peran arsitektur dan komputasi tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi basis pengoperasian fitur-fitur ADAS.
ADAS Lengkap untuk Perjalanan Jarak Jauh
Di luar fitur parkir otomatis, Xpeng G6 juga dibekali fitur keselamatan aktif yang cukup lengkap. Salah satunya adalah Adaptive Cruise Control (ACC) yang dapat menjaga kecepatan dan jarak aman dengan kendaraan di depan.
Fitur lain yang disebut dalam sistem XPILOT Assist adalah Lane Centering Control. Fungsi ini membantu mobil tetap berada di tengah lajur sehingga pengemudi memperoleh dukungan tambahan saat melaju di jalan.
Kombinasi fitur-fitur tersebut menjadikan pengalaman berkendara lebih terarah, terutama ketika perjalanan membutuhkan kontrol kecepatan dan posisi kendaraan yang stabil. Pada konteks ini, ADAS tidak hanya berperan saat manuver di area terbatas, tetapi juga saat pengemudi melakukan perjalanan jarak jauh.
Secara keseluruhan, Xpeng G6 menempatkan teknologi bantuan pengemudi sebagai elemen yang terasa nyata saat digunakan. Parkir otomatis memberikan alur yang praktis untuk memilih slot dan mengarahkan manuver, sementara pendukung ADAS seperti ACC dan Lane Centering Control memperkuat pengalaman berkendara sehari-hari maupun di lintasan yang lebih panjang.












