Olahraga

GP Inggris: Kimi Antonelli Menyalip Lewis Hamilton dan Menang Sprint di Silverstone

×

GP Inggris: Kimi Antonelli Menyalip Lewis Hamilton dan Menang Sprint di Silverstone

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: British Grand Prix: Kimi Antonelli passes Lewis Hamilton to win Silverstone sprint race

jurnalistik.co.id – Kimi Antonelli memimpin balapan sprint GP Inggris di Silverstone dengan cara yang menegangkan, setelah akhirnya menyalip Lewis Hamilton dan memastikan kemenangan dalam balapan penuh adu cepat. Di saat sejumlah rival saling bertukar posisi sejak awal, Antonelli memilih bersabar sebelum melancarkan serangannya pada momen yang paling menentukan.

Antonelli, pembalap Mercedes berusia 19 tahun, terlebih dahulu “menunggu” ritme balapan terbentuk. Pada lap-lap awal, Lando Norris bersama George Russell dan Max Verstappen terlibat pertarungan saling susul yang membuat persaingan tetap rapat, sementara Antonelli menjaga jarak dan menyiapkan peluangnya.

Setelah balapan mulai sedikit mereda, Antonelli mulai menemukan momentum di bagian depan. Ia kemudian mengincar Hamilton dan melancarkan manuver di Hangar Straight pada lap delapan, tepat setelah sebelumnya menghemat daya baterainya secara strategis.

Sebelum keberhasilan itu, Antonelli sempat mencoba melakukan serangan di Brooklands corner pada akhir Wellington Straight. Namun, Hamilton berhasil menahan laju, sehingga percobaan tersebut tidak langsung berbuah posisi.

Begitu kesempatan terbuka lagi, Antonelli kembali menyerang dengan pendekatan yang sama: mengatur tenaga baterai dan mengeksekusi pada lintasan lurus. Hasilnya, ia berhasil melibas Hamilton di Hangar Straight pada lap delapan dan sekaligus mengunci kemenangan sprint tersebut.

Hamilton sebenarnya bertahan dengan keras, tetapi jarak dan momen yang diciptakan Antonelli membuatnya tidak mampu mencegah pergeseran posisi. Setelah hasil balapan itu, Antonelli juga memperlebar keunggulan klasemen ke 43 poin atas George Russell.

Reaksi Antonelli dan Hamilton

Antonelli menilai sepuluh lap pertama sebagai bagian yang seru bersama Hamilton. “It was a very fun first 10 laps with Lewis,” ujar Antonelli. Ia melanjutkan, “We were both pushing very hard. When I got into overtake (mode), I knew my chance was coming.”

Ia menambahkan detail soal pilihan saat menempel di belakang dan memilih timing untuk menyalip. “When I got alongside in Brooklands he used the boost and I decided to wait and then I got close and used everything.”

Sementara itu, Hamilton menyebut perlombaan sebagai tantangan tersendiri menjaga Mercedes tetap berada di belakangnya, sesuai dinamika yang ia perkirakan. Hamilton mengatakan, “Tough race to keep the Mercedes behind, as I said it might be. And with it being so windy today, big headwind down the back straight, he came flying past. We have work to do to try and close that gap as we can keep up.”

Di belakang duet terdepan, Norris tampil menonjol dengan lompatan posisi yang cepat sejak awal. Ia memulai dari urutan keenam dan langsung melonjak ke posisi keempat pada lap pertama, sebelum menyalip Russell pada lap kedua.

Namun, balapan tidak berjalan lurus bagi Norris. Ada beberapa lap yang diwarnai perpindahan tempat antara Norris, Russell, dan Verstappen. Setelah itu, Norris mampu menstabilkan posisinya di peringkat ketiga dan menjauh dari pertarungan yang terjadi tepat di belakangnya.

Max Verstappen pada lap sembilan sempat berhadapan dengan momen balik arah, setelah Russell berhasil melewatinya pada lap tersebut. Setelah pertukaran itu, Verstappen kembali terjebak dalam situasi yang melibatkan Ferrari, ketika Charles Leclerc bergerak melewati Red Bull pada satu lap setelahnya.

Verstappen kemudian sempat terpukul mundur, tetapi tetap mampu mempertahankan tempatnya dengan menahan Oscar Piastri dari McLaren untuk meraih posisi keenam. Di bagian papan poin terakhir, Liam Lawson dari Racing Bulls juga tampil tahan serangan, saat menahan upaya Red Bull melalui Isack Hadjar pada fase penutupan balapan.

Sementara itu, agenda berikutnya untuk GP Inggris adalah kualifikasi pada Minggu, yang dijadwalkan berlangsung pukul 16:00 BST pada Sabtu. Dengan sprint ini, Antonelli membawa momentum besar sekaligus memperjelas bahwa persaingan di Silverstone berjalan hingga detik-detik terakhir.