Peristiwa

Orangtua: Bocah 3 tahun menjalani lima operasi setelah diserang buaya

×

Orangtua: Bocah 3 tahun menjalani lima operasi setelah diserang buaya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Boy has had five surgeries after crocodile attack say parents

jurnalistik.co.id – Orang tua seorang bocah berusia tiga tahun menyampaikan kabar terbaru pasca serangan di kandang buaya sebuah kebun binatang di Cambridgeshire. Mereka menyebut anaknya telah menjalani lima operasi, sementara proses pemulihan dan rehabilitasinya masih panjang.

Dalam pembaruan yang disampaikan setelah dua pekan lebih berada di rumah sakit, keluarga mengatakan kondisi fungsi gerak serta rasa di lengan, pergelangan, dan tangan “still unknown” pada tahap ini. Orang tua juga menggambarkan suasana yang mereka hadapi dengan istilah “uncertainty”.

Serangan tersebut terjadi di Johnsons of Old Hurst, Cambridgeshire, pada 18 Juni. Keluarga menyatakan bahwa saat ini mereka “living” di rumah sakit, seolah-olah kehidupan sehari-hari mereka sepenuhnya berpindah ke ruang perawatan.

Orang tua menyampaikan pembaruan ini sekaligus bentuk terima kasih kepada para donatur. Hingga saat kabar itu dirilis, penggalangan dana yang dibuat untuk membantu pemulihan dan rehabilitasi keluarga telah mengumpulkan sekitar ÂŁ26.000.

“These last two weeks have been a very uncertain and unsettling time.” demikian pernyataan yang disampaikan orang tua terkait dua pekan terakhir. Mereka juga menekankan bahwa hasil akhir terkait cedera baru bisa dinilai saat prosedur medis lanjutan dan perlengkapan penanganan pada anggota tubuh sudah dilepas.

Menurut keterangan keluarga, evaluasi lanjutan hanya dapat dilakukan ketika gips dan perban sudah bisa dilepas dan anak mulai menapaki tahap rehabilitasi. Keluarga menegaskan, “This will only be identified after casts and bandages are able to be removed and he can begin his rehabilitation journey.”

Mereka juga menyatakan bahwa perjalanan rehabilitasi tidak dapat dipastikan durasinya. Namun keluarga menegaskan, “His rehabilitation journey is uncertain but we do know that it won’t be a short process.” Dengan kata lain, proses perawatan tidak diharapkan selesai dalam waktu singkat.

Dalam pembaruan tersebut, keluarga mengungkapkan bahwa mereka menghadapi tanggung jawab lain di rumah. Mereka mengatakan ada seorang bayi yang baru lahir sehingga mereka harus membagi perhatian, sambil tetap mengikuti perkembangan medis anak.

Mereka menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada banyak pihak yang membantu. “We are extremely grateful for everyone’s generosity. We could never thank you enough for the support you have given our family in this horrible time.”

Orang tua juga menegaskan bahwa anaknya telah menjalani lima operasi dan akan memerlukan operasi tambahan. Keluarga menyebut, “We have been living at the hospital for two weeks now and our son has undergone five surgeries.” Mereka menambahkan bahwa anaknya akan memerlukan setidaknya dua operasi lagi.

Di sisi penegakan hukum, Kepolisian Cambridgeshire menyatakan mereka dipanggil ke kebun binatang pada 18 Juni sekitar pukul 13:34 BST setelah insiden terjadi. Pada kasus ini, seorang pria berusia 30 tahun dari Norfolk ditangkap dan kemudian dijamin dengan jaminan (“bailed”) dengan dugaan percobaan pembunuhan.

Keluarga dan pihak berwenang menyebut rincian kasus tersebut juga dipublikasikan melalui laman penggalangan dana. Kepolisian menambahkan bahwa pria yang ditangkap diyakini memiliki disabilitas belajar dan sedang berada di lokasi sebagai bagian dari kunjungan bersama pendamping (“carers”). Pria tersebut dinyatakan tidak diduga mengetahui anak korban.

Pihak kepolisian juga menyatakan pria itu dilepas dengan status jaminan hingga 18 September. Selain itu, mereka menyebut pria tersebut “assessed as not being fit for interview”.

Penanganan di lapangan dan tindakan otoritas

Menurut keterangan, setidaknya satu buaya diduga menyerang bocah tersebut. Dalam konteks insiden, otoritas juga dilaporkan tidak menyita atau mematikan buaya-buaya terkait, sebagaimana disebut dalam informasi visual yang menyertai laporan.

Direktur National Centre for Reptile Welfare, Chris Newman, sebelumnya menyampaikan bahwa tiga anggota keluarga Johnson diketahui telah memasuki area kandang. Kemudian, pada hari Jumat, pengelola kebun binatang memuji respons cepat para penolong dengan frasa “incredible speed and determination”.

Pada Rabu sebelumnya, keluarga menyatakan keinginan mereka untuk “thank the staff at the zoo who rescued our son from the enclosure”. Keluarga menempatkan tindakan staf kebun binatang sebagai bagian penting dalam upaya penyelamatan.

Kebun binatang tersebut memiliki lebih dari 100 hewan, termasuk singa, harimau, dan meerkat. Buaya-buaya dan hewan reptil lain sudah hadir di lokasi sejak 2006; spesies yang disebut mencakup broad snouted caiman, Nile crocodiles, dan American alligator.

Dalam situasi pemulihan yang masih berlangsung, fokus utama keluarga kini berada pada proses medis dan tahap rehabilitasi yang harus dijalani anak. Walau pemulihan membutuhkan waktu, orang tua tetap menyampaikan harapan sekaligus kewaspadaan, mengingat “still unknown” di bagian fungsi gerak dan sensasi pada lengan dan tangan.