jurnalistik.co.id – Edisi Selasa sejumlah surat kabar kembali menempatkan kebakaran hutan di Prancis dan Spanyol sebagai perhatian utama. Di saat yang sama, berita duka untuk komedian dan naturalis Bill Oddie turut menghiasi halaman depan.
Koresponden koran menggambarkan halaman utama yang dipenuhi kobaran api dan upaya penanganan darurat. i menampilkan frasa “Race against time” berdampingan foto seorang petugas pemadam kebakaran Prancis di depan deretan pepohonan dan rumput tinggi yang terbakar.
Dalam liputan tersebut, Presiden Prancis Emmanuel Macron disebut “holds crisis meeting” dalam rangka rapat krisis. Sementara itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez memperingatkan “the consequence of climate emergency”, yang dihubungkan dengan situasi darurat terkait perubahan iklim.
Masih dari i, terdapat perhatian bahwa “UK fire crews braced for wildfires” karena gelombang panas berikutnya diperkirakan akan datang. Koran itu juga menyinggung “as fourth heatwave looms this week” dan mengaitkannya dengan potensi eskalasi kebakaran.
Perburuan sebelum gelombang panas baru
Independent mengusung “Race to contain wildfires before new heatwave” sebagai headline, dengan penekanan bahwa “flames race closer to Bordeaux” di wilayah barat daya Prancis. Laporan yang sama menyebut “Forecasters warn another spell of 40C heat” yang bisa meliputi Eropa bagian barat pada pekan ini.
Financial Times memakai narasi visual “Wall of flame” untuk menggambarkan “European inferno” di depan pembacanya. Foto yang dipilih koran juga mengaitkan kebakaran dengan wilayah-wilayah terdampak, termasuk situasi yang digambarkan dekat Madrid.
Di halaman yang sama, terdapat penggambaran bahwa api mendekati kota-kota dan memaksa otoritas bersiap menghadapi skenario terburuk. Surat kabar memotret respons lokal dan konteks cuaca yang berulang sebagai latar untuk membentuk kesan “berlomba melawan waktu”.
Rencana pendidikan dan arah kebijakan di Inggris
Sementara fokus cuaca masih dominan, sejumlah surat kabar Inggris membahas perubahan kebijakan pendidikan di masa kepemimpinan Andy Burnham. Laporan koran menyebut Burnham “is preparing to tell schools to tailor their curriculum to the needs of local employers” dan mendorong agar lebih banyak anak muda masuk ke dunia kerja.
The Times menggambarkan usulan kurikulum yang “re-jigged” sebagai “Burnham’s ‘hard hat’ schools”. Disebutkan bahwa anak-anak “as young as 14 will be encouraged into technical training rather than academic education”, sebagai pergeseran dari model akademik murni menuju pelatihan teknis.
Berita Terkait
Daily Telegraph juga mengangkat gagasan serupa dengan headline “Hard hats ‘as important as graduation caps,’” yang memandang rencana itu sebagai “axe” terhadap visi mantan Perdana Menteri Sir Tony Blair terkait target “50 per cent target for university attendance”.
Selain pendidikan, rangkaian foto politik ikut menjadi bagian dari halaman depan. Burnham ditampilkan berdampingan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Portsmouth pada Senin, dengan keterangan “Brothers in arms”.
Guardian memuat pendekatan yang lebih langsung lewat judul “Teach pupils for local jobs, Burnham to tell schools”. Adapun Daily Telegraph menampilkan sudut pandang yang menekankan pentingnya pelatihan vokasional dibanding jalur akademik tradisional.
Duka Bill Oddie dan sorotan berita lain
Di luar isu kebakaran dan kebijakan domestik Inggris, sejumlah koran menyoroti kematian Bill Oddie. Guardian menulis “Tributes as Goodies’ Bill Oddie dies at 85,” dengan foto Oddie yang tersenyum dan dikenali sebagai salah satu anggota trio “the Goodies”.
Daily Star menambahkan nuansa yang lebih populer melalui headline “We’ve lost a Goodie & a bestie”. Dalam bingkai yang disebut BBC presenter Chris Packham memimpin “tribute to Springwatch star,” koran itu juga mengingat program tersebut, yang dikelola Oddie di BBC hingga 2009.
Di sisi lain, Daily Mail mengangkat topik pajak warisan yang diklaim akan dibahas pemerintah. Koran tersebut menyebut “Fears that PM will try to impose 10% levy on ALL inheritances to fund social care,” lalu mengutip kritik yang menggambarkannya sebagai £18bn “death tax”.
Berita gaya yang menjadi perhatian juga muncul di The Sun. Koran itu menampilkan “Andy Burnham’s ‘dead ringer’” yang memerankan diri di media sosial dengan nama “Mandy Burnham”, dengan keterangan bahwa “Chaplain Emma Roberts, 54, and the Labour chief, 56, share the same haircut, brows, thick-rimmed specs and smile,” sehingga koran membingkainya sebagai permainan “spot the difference”.
Lebih suram, Metro mengusung “How could someone be so cruel?” terkait awal persidangan seorang direktur pemakaman di Hull. Koran melaporkan bahwa pengadilan mendengar ia “left 31 bodies – including a stillborn baby’s – to rot on an ‘almost industrial scale’ in a parlour that became a horror scene”.
Daily Express menyoroti proses persidangan dengan narasi “families hear distressing evidence as rogue funeral director faces sentencing”. Koran itu menyebut Robert Bush “shameless” dan mengatakan ia “breached the trust of grieving families”.
Daily Mirror menutup rangkaian pemberitaan dengan pernyataan pihak keluarga yang digambarkan “heartbroken”. Koran mengutip sikap mereka yang “reject cruel undertaker’s apology as he arrives at court,” serta memasang kutipan: “Even if he grovelled to us on his knees, it wouldn’t be enough.”












