jurnalistik.co.id – Timnas Indonesia memutus rekor buruk melawan Timnas Oman dengan kemenangan 3-0 pada laga uji coba internasional di FIFA Matchday Juni 2026. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026), skuad Garuda menunjukkan dominasi sejak awal hingga akhir pertandingan.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku senang dengan progres yang ditunjukkan timnya. Ia berharap Rizky Ridho dkk dapat terus berkembang agar peluang meraih kemenangan berikutnya semakin terbuka.
Indonesia memetik hasil positif dengan skor 3-0 atas Oman. Gol tuan rumah dicetak Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-28, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56, yang membuat jalannya laga kian mengarah kepada kemenangan Indonesia.
Kemenangan ini menjadi catatan penting bagi Herdman. Sebab, ini merupakan kemenangan kedua bersama Timnas Indonesia setelah sebelumnya skuadnya menumbangkan Timnas Saint Kitts dan Nevis dalam FIFA Series Maret silam.
Langkah penting memutus rekor 38 tahun
Herdman menilai kemenangan malam ini terasa lebih bermakna karena mengantarkan Indonesia memutus rekor buruk atas Oman dalam 38 tahun. Ia menyebut momen tersebut sebagai langkah penting sekaligus dorongan untuk menjaga kesinambungan penampilan tim.
“Malam ini adalah langkah penting melawan Oman. Ini kemenangan pertama setelah 38 tahun. Kami ingin terus melangkah,” kata Herdman selepas pertandingan.
Meskipun demikian, pelatih asal Inggris itu tidak menutup mata atas evaluasi yang masih harus dilakukan. Herdman menilai penampilan Indonesia masih jauh dari sempurna dan ada sejumlah hal yang perlu dibenahi menjelang laga berikutnya melawan Timnas Mozambik pada 9/6.
Ia menyoroti peran Emil Audero dalam laga tersebut. Menurut Herdman, kiper Indonesia tampil apik, termasuk saat menggagalkan penalti Oman di menit ke-38 yang berdampak positif terhadap jalannya permainan secara keseluruhan.
“Pertandingan tidak sempurna. Peran Emil sangat besar dengan (menahan) penalti itu. Selebihnya, kami mampu menguasai pertandingan dan kami ingin terus berkembang,” ujar pelatih asal Inggris.
Suporter jadi bagian dari energi pertandingan
Usai laga, Herdman juga menaruh perhatian pada dukungan suporter yang hadir langsung di stadion. Ia berharap atmosfer seperti yang terlihat saat melawan Oman dapat terus berlanjut ketika Indonesia menghadapi Mozambik pada Selasa (9/6/2026) nanti.
“Terima kasih banyak kepada semua penggemar. Mereka menakjubkan malam ini,” tutur Herdman.
“Melihat ini rasanya emosional ketika semua penggemar ada di stadion. Bagaimana mereka mengapresiasi pemain dan ofisial. Lihat saja semangat negara ini ke sepak bola. Kami berharap bisa terus berkembang. Semoga penggemar lebih banyak datang di hari Selasa,” tambah juru taktik 50 tahun itu.
Audero: kemenangan dirayakan, persiapan tetap jalan
Emil Audero yang keluar sebagai Player of The Match memuji performa timnya dalam kemenangan melawan Oman. Ia menekankan bahwa raihan positif perlu diikuti dengan peningkatan kualitas, bukan berhenti pada hasil pertandingan.
“Saya ingin memuji semua pemain di tim ini. Kami harus memasang standar tinggi untuk tim,” ucap Emil.
Ia juga menegaskan pentingnya latihan yang terarah setelah pertandingan. Menurutnya, keberhasilan hari ini sebaiknya dirayakan seperlunya, kemudian skuad kembali fokus pada proses untuk laga berikutnya.
“Kami harus rayakan kemenangan ini, tapi setelah itu kami harus latihan lagi dengan cara yang benar. Dalam sepak bola, yang kami lakukan belum banyak. Yang paling penting adalah mempersiapkan laga selanjutnya karena target kami adalah lolos ke Piala Dunia dalam empat tahun,” jelas dia.
Dengan kemenangan 3-0 atas Oman, Indonesia membawa momentum ke pertandingan berikutnya melawan Mozambik. Herdman dan Audero sama-sama menegaskan bahwa evaluasi terus berjalan, sementara target jangka panjang tetap menjadi arah utama persiapan tim.












