Hukum & Kriminal

Daniel Thomas alias Danny Tommo Ditangkap Usai Video Perahu Migran Dibacok di Selat Inggris

×

Daniel Thomas alias Danny Tommo Ditangkap Usai Video Perahu Migran Dibacok di Selat Inggris

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Daniel Thomas arrested after dinghy slashed in Channel

jurnalistik.co.id – Polisi menahan Daniel Thomas alias Danny Tommo setelah menelusuri video yang menunjukkan pria tersebut membacok sebuah perahu berisi migran di Selat Inggris. Penangkapan ini dilakukan menyusul pemeriksaan atas siaran langsung yang sempat beredar.

Hampshire and Isle of Wight Constabulary menyatakan seorang pria berusia 37 tahun dengan status “no fixed abode” (tanpa alamat tetap) ditangkap setelah sebuah perahu yang membawa seorang “emergency responder” mengalami kerusakan di wilayah tersebut. Ia ditangkap dengan dugaan melakukan kerusakan kriminal dengan maksud membahayakan nyawa.

Dalam keterangan yang disampaikan kepolisian, Thomas juga dikaitkan dengan sejumlah ketentuan hukum terkait keselamatan pelayaran. Dugaan tersebut mencakup “destroying ships” berdasarkan Aviation and Maritime Security Act 1990, serta “conduct endangering ships” menurut Merchant Shipping Act 1995.

Hingga saat ini, Thomas masih berada dalam tahanan. Polisi sebelumnya menyebut tengah memeriksa rekaman video yang menampilkan Thomas, yang dikenal oleh pendukungnya sebagai Danny Tommo, saat melakukan aksi tersebut.

Rekaman yang menjadi dasar penyelidikan berasal dari video siaran langsung yang, menurut keterangan, diunggah pada hari Selasa. Dalam video itu, Thomas tampak melakukan serangan dengan menggunakan pisau terhadap kapal yang sedang berada di Selat Inggris.

Seorang pejabat coastguard Prancis dikabarkan berada di atas kapal ketika Thomas muncul melakukan aksi tersebut. Informasi itu menjadi bagian dari proses penelusuran polisi atas konteks kejadian dan kondisi di lokasi.

Perahu yang menjadi target itu membawa sekitar 50 migran yang menempuh perjalanan dari Normandia. Setelah kejadian, mereka telah dipindahkan ke kapal penyelamat milik RNLI.

Menurut penuturan kepolisian, setelah transit di RNLI, para migran kemudian dipindahkan lagi ke kapal milik UK Border Force. Selanjutnya, mereka dibawa menuju Dover untuk menjalani proses penanganan.

Di luar investigasi kepolisian, Thomas juga dikenal sebagai aktivis anti-migran. Tommy Robinson membagikan video penangkapan Thomas di media sosial pada Rabu malam, disertai klaim bahwa hal itu berkaitan dengan upaya menghentikan apa yang disebutnya sebagai “invasi” ke negara.

Rangkaian pemberitaan di media sosial itu muncul setelah polisi menegaskan bahwa Thomas ditahan terkait dugaan perbuatannya terhadap perahu migran. Keterangan tersebut menyebutkan fokus penyelidikan adalah tindakan yang terlihat di rekaman, termasuk penggunaan senjata.

Thomas disebut pernah mengorganisasi protes anti-migran di Dover dan Portsmouth pada awal September. Aksi demonstrasi tersebut melibatkan ratusan orang dan dilaporkan sempat menyebabkan jalan terblokir.

Dalam protes awal September itu, beberapa kelompok pria dilaporkan menggunakan penutup wajah berwarna hitam atau balaclava. Detail ini menjadi bagian dari gambaran tentang bagaimana Thomas dan jajarannya menggelar aksi di dua kota tersebut.

Di periode yang sama, Thomas juga disebut terus menggalang dukungan melalui usahanya yang bernama Patriot Platform. Menurut narasi yang disampaikan dalam pemberitaan, ia mendorong gagasan “mass resistance” atau perlawanan massal untuk “take our country back”.

Pemberitaan juga menyebut Patriot Platform didirikan pada awal tahun ini. Aktivitas dan penyeruan yang dilakukan dalam gerakan tersebut dipaparkan sebagai latar yang membuat Thomas dikenal luas di kalangan pendukungnya maupun pihak yang menentangnya.

Dengan penangkapan ini, proses hukum akan berlanjut pada tahap berikutnya. Polisi menegaskan Thomas tetap dalam tahanan, sementara pemeriksaan atas video dan konteks kejadian di Selat Inggris masih menjadi perhatian penyidik.

Kasus ini mempertemukan investigasi atas siaran langsung dengan dampak insiden terhadap perjalanan migran dari Normandia. Langkah pemindahan migran ke RNLI, lalu ke kapal UK Border Force, serta pengantaran ke Dover menjadi rangkaian penanganan yang disebut menyertai peristiwa tersebut.