jurnalistik.co.id – Seorang guru perempuan asal Hemel Hempstead, Hertfordshire, dinyatakan bersalah atas pelecehan seksual tak senonoh terhadap dua murid laki-laki di sebuah sekolah khusus putra pada akhir 1980-an.
Sally-Anne Bowen, 65 tahun, diputus bersalah oleh juri di Harrow Crown Court pada Kamis, setelah berkas perkara memuat tujuh dakwaan pelecehan seksual tak senonoh.
Bowen mengajar di Christ’s College di Finchley, London utara. Pengadilan menyidangkan bahwa tindakan yang dituduhkan dilakukan ketika para korban berusia sekitar 14 hingga 15 tahun.
Dalam periode yang sama, Bowen disebut berada pada usia pertengahan 20-an, sehingga perbedaan usia antara guru dan murid sangat menonjol dalam perkara ini.
Kesaksian terkait hubungan selama berbulan-bulan
Salah satu pengadu menyampaikan kepada pengadilan bahwa ia berhubungan seksual dengan Bowen “sekitar 20 sampai 30 kali” selama beberapa bulan.
Pengadu itu juga mengatakan ia mendatangi Bowen di rumah, meyakini Bowen sebagai “pacarnya”, dan menyebut dirinya kemudian “jatuh cinta” pada guru tersebut.
Menurut keterangan di persidangan, rangkaian pertemuan itu berlangsung dalam rentang waktu yang panjang, bukan terjadi sekali-dua kali.
Juri kemudian menilai seluruh keterangan dan dakwaan yang diajukan, hingga akhirnya memutus Bowen bersalah atas keseluruhan hitungan yang ditetapkan dalam perkara.
Penyangkalan Bowen dan penjelasan kondisi medis
Bowen menyangkal seluruh tuduhan selama persidangan. Ia menyatakan bahwa dakwaan tersebut merupakan “rekayasa sepenuhnya” atau “total fabrication”.
Selain membantah, Bowen juga mengemukakan alasan medis. Ia mengatakan bahwa pada akhir 1980-an, terdapat kondisi medis yang belum terdiagnosis pada saat itu, sehingga hubungan seksual baginya menjadi sulit dan menimbulkan rasa nyeri.
Berita Terkait
Pembelaan tersebut menjadi bagian dari argumen Bowen untuk menolak dakwaan pelecehan seksual tak senonoh yang dikenakan kepadanya.
Namun, setelah menimbang proses persidangan, juri tetap menyimpulkan Bowen terbukti bersalah sesuai tujuh dakwaan yang didakwakan.
Status tahanan dan jadwal putusan berikutnya
Meski dinyatakan bersalah, Bowen diberi jaminan atau bail. Artinya, ia tidak langsung berada dalam status penahanan setelah vonis bersalah dibacakan.
Langkah hukum berikutnya adalah proses penjatuhan hukuman oleh pengadilan. Sally-Anne Bowen dijadwalkan untuk dijatuhi hukuman pada 20 November.
Dengan demikian, putusan yang dikeluarkan pada Kamis menutup tahap penentuan kesalahan, sementara sidang berikutnya akan berfokus pada pertimbangan hukuman yang layak berdasarkan perkara yang sama.
Perkara ini menyoroti pelanggaran serius yang dilakukan oleh figur otoritas terhadap murid di lingkungan sekolah, dengan latar waktu yang berlangsung pada masa ketika korban masih berada pada rentang usia belasan tahun.
Bagi pihak pengadu, pengadilan telah menetapkan bahwa tuduhan yang mereka ajukan beralasan berdasarkan penilaian juri atas keseluruhan bukti dan keterangan yang dibahas selama persidangan.
Sementara itu, bagi Bowen, vonis bersalah mengakhiri upayanya untuk membatalkan tuduhan melalui bantahan menyeluruh dan penjelasan terkait kondisi medis yang ia sebut tidak terdiagnosis pada akhir 1980-an.
Di Harrow Crown Court, juri menilai keseluruhan berkas perkara yang berisi tujuh dakwaan pelecehan seksual tak senonoh. Setelah mendengar pemaparan yang disampaikan sepanjang persidangan, juri kemudian menetapkan bahwa Bowen terbukti memenuhi setiap hitungan yang dipersengketakan, sehingga putusan bersalah tersebut mencakup seluruh tuduhan yang diajukan.
Dalam pembelaannya, Bowen tidak hanya membantah dengan menyebut dakwaan sebagai rekayasa sepenuhnya, tetapi juga menguraikan bahwa pada masa akhir 1980-an ia memiliki kondisi medis yang saat itu belum terdiagnosis. Menurut penjelasan yang disampaikan, kondisi tersebut membuat hubungan seksual terasa sangat sulit dan menimbulkan rasa nyeri, namun penilaian juri akhirnya tetap mengarah pada kesimpulan bahwa tuduhan tidak terbantahkan dalam perkara ini.
Setelah vonis bersalah dibacakan, langkah berikutnya berada pada tahap penjatuhan hukuman. Bowen diberi jaminan atau bail, sehingga ia tidak langsung berada dalam status penahanan. Sidang untuk menentukan hukuman dijadwalkan pada 20 November, dan pada waktu itu pengadilan akan berfokus pada pertimbangan mengenai sanksi yang dianggap layak berdasarkan perkara yang sama.












