Hukum & Kriminal

Hari Kedua TCC, Brimob Gorontalo Asah Kemampuan Komando dan Manajemen Operasi

×

Hari Kedua TCC, Brimob Gorontalo Asah Kemampuan Komando dan Manajemen Operasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hari Kedua Tactical Commander Course, Personel Brimob Gorontalo Perdalam Kemampuan Taktis dan Manajemen Operasi

jurnalistik.co.id – Satbrimob Polda Gorontalo melanjutkan rangkaian Tactical Commander Course (TCC) memasuki hari kedua. Fokus latihan diarahkan pada penguatan kemampuan komando, pengambilan keputusan, serta pengendalian taktis agar kesiapan personel makin matang saat menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pada tahap ini, peserta memperoleh materi yang lebih aplikatif dan terhubung langsung dengan kebutuhan pelaksanaan operasi. Melalui pembelajaran yang terukur, mereka dilatih untuk menyusun langkah berdasarkan gambaran situasi serta menguji koordinasi dalam skenario tugas.

Pelatihan hari kedua menitikberatkan kemampuan menyusun rencana, mengendalikan pelaksanaan, hingga menilai hasilnya. Dengan cara itu, peserta diharapkan mampu menjalankan fungsi komando secara lebih profesional ketika berhadapan dengan situasi nyata.

Materi hari kedua TCC

Dalam TCC, Tactical Floor Game (TFG) menjadi salah satu bagian penting yang memberi latihan gambaran situasi operasional. Peserta dibiasakan untuk menyusun langkah penanganan, menentukan pola tindakan, serta menguji kemampuan koordinasi dan keputusan dalam sebuah skenario.

Selain TFG, peserta juga mendapatkan materi Tata Laksana Gladi Posko, TFG dan Gladi Lapang. Materi ini membekali pemahaman tentang bagaimana sebuah rencana operasi dipersiapkan, disimulasikan, lalu diterapkan secara terukur sebelum benar-benar dilaksanakan di lapangan.

Pada sisi lain, manajemen logistik turut dipelajari sebagai bagian dari rangkaian penguatan kemampuan taktis. Peserta diajak memahami pengelolaan dukungan kebutuhan personel dan peralatan agar tetap efektif dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.

Tak kalah penting, peserta juga memperoleh arahan terkait Manajemen Pengamanan Markas. Materi ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan personel menjaga keamanan sekaligus memastikan kesiapsiagaan lingkungan markas menghadapi berbagai potensi gangguan.

Dengan keseluruhan materi tersebut, pelatihan berupaya menyatukan aspek perencanaan, pengendalian, dukungan operasional, hingga pengamanan pada satu alur pemahaman. Peserta kemudian memprosesnya melalui latihan dan simulasi sesuai kebutuhan tugas.

Dansat Brimob Polda Gorontalo Kombes Pol Danu Waspodo, S.I.K., menegaskan bahwa kemampuan komando perlu dibangun lewat latihan yang terarah serta pemahaman yang menyeluruh terhadap setiap bagian pelaksanaan tugas.

Ia menyampaikan, “Seorang komandan harus mampu melihat tugas secara utuh, mulai dari membaca situasi, menyusun rencana, mengendalikan personel, sampai memastikan dukungan logistik dan keamanan markas berjalan dengan baik. TFG dan materi lainnya dalam TCC ini menjadi sarana untuk melatih kemampuan tersebut agar semakin matang,” ujar Kombes Pol Danu Waspodo.

Menurutnya, latihan di dalam TCC juga menjadi sarana pembentukan sikap profesional dalam mengambil keputusan dan mengarahkan pelaksanaan. Peserta diharapkan mampu menempatkan setiap komponen tugas secara tepat sesuai tujuan operasi.

“Latihan ini bukan hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi bagaimana setiap peserta mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi situasi nyata di lapangan. Kuasai materi, pahami tugas dan tanggung jawab, serta selalu utamakan profesionalitas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.

Menjelang akhir hari kedua, pelaksanaan Tactical Commander Course diharapkan semakin mempertajam kemampuan para peserta dalam merencanakan, mengendalikan dan mengevaluasi suatu pelaksanaan tugas. Penajaman tersebut dilakukan agar setiap proses komando lebih jelas, runtut, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pelatihan yang berkelanjutan, Satbrimob Polda Gorontalo berkomitmen membangun personel dengan kemampuan komando, kepemimpinan, serta pengendalian taktis yang semakin profesional. Harapannya, personel mampu menghadapi berbagai tantangan tugas dengan cepat, tepat, dan terukur.

Dengan demikian, hari kedua TCC tidak hanya menjadi kelanjutan materi, tetapi juga langkah penguatan kesiapan operasional. Peserta memperoleh rangkaian latihan yang saling melengkapi antara taktik, tata laksana, logistik, hingga pengamanan markas.