jurnalistik.co.id – Dua petugas kepolisian dilaporkan mengalami luka setelah kerusuhan memasuki malam kedua di Thetford, sebuah kota pasar di Norfolk. Norfolk Police menyatakan pihaknya mengerahkan âsignificant police resourcesâ untuk menjaga keselamatan publik setelah kerumunan besar berkumpul di Clover Way.
Menurut keterangan kepolisian, anggota kelompok tersebut âbecame physically aggressive towards officers â a male officer was struck with a rock and a female officer was seriously bitten, breaking the skin.â
Assistant chief constable Julie Dean menegaskan sikap tegas polisi terhadap kekerasan. Ia mengatakan, âWe will not stand by and allow violence to take place, whether that is directed towards members of the public, local residents or police officers carrying out their duties.â
Julie Dean juga menyampaikan bahwa pihaknya menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam penanganan situasi. Ia menyatakan, âOur role is to keep people safe. We have a duty to protect everyone in our communities, maintain public order and prevent harm. We will not stand by and allow violence to take place, whether that is directed towards members of the public, local residents or police officers carrying out their duties.â
Kekerasan berlanjut dari malam sebelumnya
Kerusuhan tersebut menyusul insiden pada Selasa di beberapa lokasi, yakni St Johnâs Way, Bracken Road, dan Elm Road. Kepolisian melaporkan properti dirusak, termasuk jendela yang pecah dan pagar yang dirusak, serta ada upaya untuk masuk ke sebuah properti tempat tinggal.
Saksi melaporkan jumlah massa di Clover Way mencapai lebih dari 200 orang. Di lokasi itu, telur dan batu dilemparkan ke rumah-rumah, sementara massa melantunkan sorak âWe want them outâ.
Setelah situasi memanas, polisi memisahkan para demonstran ke dalam dua kelompok sebelum mengeluarkan mereka dari area tersebut.
Julie Dean menyebut pihaknya akan mengambil tindakan yang ârobust actionâ terhadap kerusuhan. Ia menambahkan, polisi akan âalways facilitate and support the right to peaceful protestâ serta memahami bahwa orang dapat memiliki pandangan dan perasaan yang kuat terkait persoalan yang dipermasalahkan.
Penangkapan dan status para tersangka
Di tengah rangkaian gangguan pada Rabu, seorang pria berusia awal 30-an ditangkap dengan dugaan pelanggaran ketertiban umum. Ia kemudian dibebaskan dan menerima conditional caution.
Pada dini hari Kamis, setelah kerusuhan Rabu, dilakukan dua penangkapan lagi. Salah satu tersangka, seorang pria berusia 40-an, masih berada dalam tahanan.
Sementara itu, seorang pria berusia 68 tahun dari Thetford didakwa atas kepemilikan senjata ofensif, yaitu sebuah pemukul kayu (wooden bat).
Berita Terkait
- Safine Hamadi dan Owen Cenazandotti divonis bersyarat atas kematian streamer Prancis Raphaël Graven
- Polisi menyebut tersangka pembakaran di Spokane menunggu cuaca panas-kering dan berangin untuk menyalakan api
- Hakim New Mexico Perintahkan Meta Bayar Tambahan $567 Juta dalam Gugatan Keselamatan Anak
Respons politisi: âugly scenesâ dan kecaman vigilantisme
Terry Jermy, anggota parlemen dari Partai Buruh untuk South West Norfolk, menyebut situasi di Thetford dalam beberapa hari terakhir mengkhawatirkan. Ia mengatakan, âugly scenes in Thetford over the past few days have been difficult to watch and are deeply concerningâ.
Dalam pernyataan lanjutan, Jermy mengecam bahwa âmob rule and vigilantism is not acceptable.â Ia juga menyampaikan bahwa âPeople have been pulled from their homes â a place of safety â and forcibly removed, with reports of members of the public breaking into homes, taking property and smashing windows.â
Jermy menambahkan, âThis would have been utterly terrifying for the people in these properties and also very worrying for neighbouring residents.â Ia juga menyatakan, âI do not know the immigration status of the people placed in these properties or their legal status, but I know they are human beings that must be afforded the same rights that we all expect in this country.â
Di bagian penutup pernyataannya, Jermy menegaskan, âWhatever our own individuals views on immigration â mob rule and vigilantism is not acceptable.â
Jermy sebelumnya menyerukan agar Home Office mengakhiri âsecrecy and confusionâ terkait rencana penempatan lebih banyak pencari suaka di bekas barracks militer, termasuk RAF Barnham dekat Thetford.
Perspektif anggota dewan: protes bermula damai
Scott Hussey, anggota dewan dari Partai Reform untuk Brecks division di Norfolk County Council, menyatakan bahwa âa peaceful protestâ dimulai di kantor polisi setempat pada Rabu malam sebelum bergerak ke Clover Way. Ia menyebut estimasi jumlah petugas dan massa yang hadir.
Hussey mengatakan, âI counted up to the 30 officers lined up on one side of the street and on the other side maybe up to 100 protesters,â serta menambahkan, âThere were some skirmishes, it was a spirited protest but I didn’t see any violence.â
Ia kemudian menyatakan Home Office âopening a number of these HMOs across Thetfordâ dan âtrying to rush through the site for asylum seekers at Barnham.â Meski demikian, Hussey menyatakan dukungannya pada hak protes warga: âWe fully support their right to protest. I’d encourage people to protest peacefully and most of what I saw yesterday was peaceful.â
Kebijakan penegakan pada malam berikutnya
Norfolk Police mengatakan akan menambah kewenangan penertiban di Thetford pada Kamis malam sebagai bagian dari rencana memastikan keselamatan publik. Kepolisian menyatakan petugas dapat âdirect anyone committing, or who may commit anti-social behaviour to leave the areaâ mulai pukul 18:00.
Kepolisian menambahkan bahwa siapa pun yang menolak melepas penutup wajah juga dapat ditangkap. Home Office telah dihubungi BBC untuk dimintai komentar.












