Entertainment

Cate Blanchett Minta Penonton Teater di London Tak Merekam saat Pertunjukan

×

Cate Blanchett Minta Penonton Teater di London Tak Merekam saat Pertunjukan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Cate Blanchett latest star to ask theatre audience to stop filming

jurnalistik.co.id – Aktris Cate Blanchett kembali menegaskan pentingnya menjaga kekhusyukan pertunjukan langsung di teater London. Ia meminta penonton di National Theatre agar menyimpan ponsel selama acara berlangsung.

Blanchett, yang tampil bersama sutradara dan pemeran lainnya dalam Electra/Persona, menyampaikan imbauan tersebut saat momen curtain call pada Jumat. Ia melakukannya dengan nada yang tegas namun tetap menghargai suasana yang sedang diciptakan di ruang pertunjukan.

Menurut keterangannya, ia memahami alasan sebagian orang merekam, tetapi ia menilai tindakan itu mengganggu pengalaman penonton berikutnya. Ia mengatakan, “There are few places on this planet where we can simply be together and be present. ”

Di bagian lanjutan, Blanchett menambahkan penjelasan yang langsung menyasar praktik merekam saat pertunjukan. Ia menyatakan, “I understand you like filming the curtain call – and it is kind of flattering in a way – but for anyone who is filming the show, please don’t, because it spoils it for the next group of people who come in and are present with us. So thank you very much.”

Kalimat tersebut mendapat respons berupa sorak dan tepuk tangan dari penonton. Dalam suasana yang sama, ia juga menyinggung kejadian yang sempat terjadi lebih awal selama pertunjukan.

Satu orang penonton kemudian menjelaskan situasi yang ia lihat sebelumnya saat acara berjalan. Ia menulis bahwa perekaman berlangsung di sela dua bagian pertunjukan, tepat ketika perpindahan suasana sedang dilakukan dan staf mulai menyiapkan panggung untuk babak berikutnya.

“I was there on Friday, so just to clarify what happened: after the first act, while they were changing and preparing for the second, latecomers were being let in, the staff were cleaning the stage, and the cast were doing their makeup on stage,” tulisnya.

Ia melanjutkan bahwa Blanchett menyadari ada seseorang yang merekam pada jeda itu, bukan pada saat pertunjukan utama sedang berlangsung. Ia menuturkan Blanchett mendekati bagian depan panggung dan memberi isyarat agar berhenti.

“Cate noticed someone recording during that break. She came towards the front of the stage and gestured “no, no, no” with her finger for them to stop,” tambah penonton tersebut.

Penonton yang sama juga menyebut Blanchett menyampaikan hal itu kepada penonton lain di akhir pertunjukan sebelum mereka meninggalkan tempat. Ia menambahkan rincian bahwa perekaman tidak dilakukan saat penampilan inti, melainkan saat jeda, sementara para pemeran masih berada di panggung untuk keperluan rias.

“The person wasn’t filming the actual performance, but the interval between the two acts while the cast were still on stage,” tulisnya. Ia juga mengakui bahwa praktik seperti itu kerap terjadi dan biasanya staf tidak selalu menegur.

“To be fair, people do this quite often and the staff usually don’t say anything. It was my third time seeing the play, and I’ve seen people film during that break every time. Friday was simply the first time I saw Cate notice it herself, just after she had finished doing her makeup,” lanjutnya.

Detail pertunjukan Electra/Persona

Electra/Persona merupakan drama baru yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Benedict Andrews. Naskah ini memadukan tragedi Sophocles berjudul Electra dengan film Ingmar Bergman Persona.

Pertunjukan ini berlangsung hingga 10 Oktober. Dalam sajian tersebut, Blanchett berbagi peran Electra/Elisabeth dan Clytemnestra/Alma bersama rekan mainnya, Nina Hoss.

Perpindahan peran itu ditentukan melalui pengundian koin yang dilakukan secara langsung di atas panggung setiap malam. Penentuan tersebut dilakukan menjelang masing-masing pertunjukan.

Sejumlah teguran serupa di panggung teater

Imbauan agar penonton mematikan atau menyimpan ponsel selama pertunjukan bukanlah hal yang sama sekali baru. Sejumlah aktor di berbagai produksi sebelumnya juga menegur perilaku penonton yang tetap merekam atau mengirim pesan saat momen emosional berlangsung.

Rosamund Pike, misalnya, pernah menegur seorang penonton yang menulis pesan saat ia sedang tampil dalam West End play Inter Alia. Pike menyampaikan responsnya dalam konteks emosi yang ia rasakan, dengan mengatakan: “When I feel that and see it, it’s hard.”

Cynthia Erivo juga pernah menghentikan alur pertunjukannya ketika melihat seseorang merekam selama penampilan. Ia melakukan interupsi saat membawakan Dracula.

Selain itu, Andrew Scott pernah menghentikan soliloquy bertema “to be or not to be” dalam Hamlet setelah ada orang yang mulai menggunakan laptop. Kejadian tersebut menjadi contoh lain bagaimana gangguan perangkat di ruang pertunjukan dapat memecah fokus pemain maupun penonton.

Sejumlah nama lain juga pernah menyuarakan kritik yang serupa, termasuk Daniel Craig, Hugh Jackman, dan Patti LuPone. Mereka, bersama penegasan dari berbagai pihak, menunjukkan bahwa isu ini dianggap mengganggu kualitas pengalaman menyaksikan teater secara langsung.

Dalam wawancara di BBC Radio 4 pada awal tahun ini, Lesley Manville mengatakan ia merasa perilaku penonton yang mengambil foto itu “insulting”, bahkan ketika pengambilan gambar dilakukan pada momen curtain calls. Penilaian itu menekankan bahwa batas antara dokumentasi dan mengganggu pengalaman bersama kerap menjadi perdebatan di ruang publik pertunjukan.