Hukum & Kriminal

Polwan Polres Gorontalo Beri Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Pelajar

×

Polwan Polres Gorontalo Beri Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual untuk Pelajar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polwan Polres Gorontalo Edukasi Pelajar tentang Pencegahan Kekerasan Seksual

jurnalistik.co.id – Kegiatan Goes To School digelar oleh Polwan Polres Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia Tahun 2026. Program ini diwujudkan melalui kunjungan langsung ke sekolah-sekolah di Kecamatan Limboto pada Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polwan menyampaikan pesan kepedulian terhadap dunia pendidikan, sekaligus menekankan pentingnya kemampuan menjaga diri dari berbagai bentuk pelecehan maupun kekerasan seksual. Materi yang diberikan diarahkan agar para pelajar memahami risiko, mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai, serta mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi berbahaya.

Sebanyak 11 personel Polwan Polres Gorontalo terlibat dan bertindak langsung dalam proses edukasi. Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang dekat, sehingga pesan pencegahan dapat diterima dengan lebih mudah oleh siswa.

Para Polwan menyambangi beberapa institusi pendidikan di wilayah Limboto. Kunjungan dilakukan ke SD Negeri 05 Hutuo Limboto, SMP Negeri 3 Limboto, serta SMK Teknologi Muhammadiyah Limboto.

Di setiap sekolah, pelajar diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kekerasan seksual yang mungkin terjadi, termasuk ciri-ciri yang perlu diwaspadai. Selain itu, siswa juga diarahkan untuk memahami langkah yang dapat diambil sebagai bentuk perlindungan diri.

Polwan turut menekankan bahwa pencegahan tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi juga sikap berani untuk menyampaikan informasi ketika mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan maupun pelecehan. Pesan ini disampaikan agar siswa tidak merasa takut atau ragu untuk bercerita.

Para pelajar didorong agar dapat menyampaikan permasalahan kepada orang yang dipercaya, termasuk guru, orang tua, maupun pihak yang berwenang. Dengan demikian, bantuan dan penanganan yang tepat dapat segera dilakukan sesuai jalur yang tersedia.

Penguatan komunikasi dan dukungan lingkungan sekolah

Selain memberikan edukasi pencegahan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan peran dan tugas Polisi Wanita. Melalui interaksi langsung, Polwan berharap siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang institusi kepolisian dan bagaimana dukungan bisa diperoleh.

Interaksi yang terjadi selama kegiatan berlangsung diarahkan agar membangun komunikasi yang positif serta menumbuhkan kepercayaan dari generasi muda kepada institusi Kepolisian. Suasana dialog dinilai penting agar pesan yang disampaikan tidak sekadar informasi satu arah, tetapi juga mendorong keterbukaan siswa.

Antusiasme para siswa dan pihak sekolah tampak selama rangkaian materi berlangsung. Pelajar mengikuti pembahasan dengan baik dan memperoleh pengetahuan tambahan terkait cara menjaga keselamatan serta upaya melindungi diri dari kekerasan seksual.

Polwan Polres Gorontalo menyampaikan harapan agar edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, sehingga proses belajar dapat berlangsung tanpa rasa takut bagi seluruh warga sekolah.

Dengan pola kunjungan seperti Goes To School, kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pencegahan kekerasan seksual memerlukan kolaborasi banyak pihak. Sekolah, keluarga, dan pihak berwenang diharapkan tetap berjalan bersama untuk memastikan setiap kejadian dapat dicegah sedini mungkin dan ditangani dengan tepat bila terjadi.

Dalam penyampaian materi, para Polwan mengajak siswa memahami bahwa pencegahan dimulai dari kewaspadaan terhadap situasi yang tidak nyaman, sekaligus mengetahui bahwa ada tindakan lanjutan yang dapat dilakukan ketika ancaman muncul. Siswa juga diarahkan agar tidak menghadapi situasi berbahaya sendirian.

Kegiatan kunjungan yang menjangkau SD Negeri 05 Hutuo Limboto, SMP Negeri 3 Limboto, serta SMK Teknologi Muhammadiyah Limboto memberi ruang agar pesan dapat diterima oleh beragam jenjang pendidikan. Interaksi langsung dan dialog yang terbangun diharapkan membantu siswa lebih mudah menangkap inti edukasi keselamatan dan perlindungan diri.

Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya dukungan lingkungan agar siswa berani menyampaikan informasi kepada pihak yang dipercaya, seperti guru, orang tua, maupun pihak berwenang. Dengan adanya keterbukaan, penanganan yang tepat dapat dilakukan segera sesuai jalur yang tersedia, sehingga suasana belajar tetap aman dan nyaman.