jurnalistik.co.id – Rabu (26/8/2026), Wakil Kepala Kepolisian Daerah Brigjen Pol Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si. hadir dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) Agama Kristen. Acara tersebut digelar di gedung serba guna lingkungan Polda Gorontalo.
Kehadiran wakapolda berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi personel beragama Kristen untuk sejenak menenangkan diri dan melakukan refleksi atas pelaksanaan tugas yang dijalani.
Selain sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, Binrohtal juga dimaksudkan untuk mempererat hubungan batin setiap anggota. Dengan begitu, arah pelaksanaan tugas diharapkan tetap sejalan dengan nilai-nilai rohani yang dihayati.
Dalam kesempatan itu, wakapolda menekankan bahwa tugas kepolisian tidak hanya memerlukan kemampuan profesional serta kondisi fisik yang prima. Menurutnya, kekuatan iman dan mental yang kokoh juga menjadi penopang penting dalam menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat.
“Pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi anggota Polri yang berintegritas, humanis, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa pembinaan internal hendaknya tercermin dalam sikap saat menjalankan pekerjaan sehari-hari. Wakapolda memandang nilai keagamaan tidak berhenti pada kegiatan ibadah semata.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui perilaku konkret di lapangan. Dalam pelaksanaan tugas, personel diharapkan mampu menjaga sikap ketika menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
Wakapolda menyebut sejumlah nilai yang dianggap sangat dibutuhkan. Nilai itu meliputi kejujuran, kesabaran, kepedulian, kasih kepada sesama, serta kemampuan mengendalikan diri.
Menurut wakapolda, kelima nilai tersebut relevan untuk membentuk sosok anggota Polri yang dipercaya dan dicintai masyarakat. Integritas yang dibangun bukan hanya lewat aturan, tetapi juga lewat kebiasaan bersikap yang konsisten.
Berita Terkait
“Jadikan nilai-nilai firman Tuhan sebagai pedoman dalam setiap langkah dan keputusan. Dengan iman yang kuat, kita diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan hati yang tulus, penuh tanggung jawab, dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat,” pesannya.
Ia juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam mengambil keputusan saat bertugas. Dengan pedoman rohani yang dipegang, personel diharapkan mampu bertindak secara bertanggung jawab dan tidak mengedepankan kepentingan pribadi.
Pada pelaksanaan Binrohtal, rangkaian kegiatan diisi dengan doa dan penyampaian renungan firman Tuhan. Renungan tersebut diarahkan untuk mendorong seluruh personel agar terus meningkatkan kualitas kehidupan rohani di tengah kesibukan tugas kepolisian.
Wakapolda mengajak agar semangat pelayanan tetap berjalan melalui ketulusan. Ia memandang bahwa pendekatan rohani dapat turut memperkuat cara pandang dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.
Pesan penutup wakapolda
“Demikian, semangat melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat dapat diwujudkan dengan penuh ketulusan, sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman, nyaman, dan manfaat bagi masyarakat”, tutupnya.
Melalui Binrohtal Agama Kristen yang digelar pada 26/8/2026 tersebut, wakapolda berharap personel dapat membawa manfaat pembinaan ke dalam praktik tugas. Dengan iman dan mental yang terjaga, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin terasa nyata dalam tindakan sehari-hari.
Dalam rangkaian tersebut, doa yang dipanjatkan serta renungan firman memberi kesempatan kepada seluruh peserta untuk menyelaraskan kembali sikap batin sebelum kembali menjalankan tanggung jawab sebagai anggota Polri.
Pembinaan yang digelar juga diarahkan agar nilai-nilai rohani yang dipahami dapat menjadi dasar dalam setiap langkah saat bertugas. Dengan begitu, personel diharapkan mampu menunjukkan sikap yang jujur, penuh kesabaran, peduli terhadap sesama, serta menjaga pengendalian diri dalam menghadapi berbagai situasi.
Melalui penguatan iman dan mental, wakapolda berharap semangat pelayanan tetap tumbuh dari dalam diri dan tampak pada tindakan nyata. Harapannya, kehadiran Polri dapat dirasakan masyarakat sebagai bentuk perhatian yang manusiawi, sekaligus memperkuat keyakinan publik melalui perilaku yang konsisten.












