jurnalistik.co.id – Pemerintah Kanada mengumumkan desain uang kertas baru senilai 20 dolar yang menampilkan Raja Charles III. Ini menjadi kemunculan raja baru pertama di uang kertas Kanada dalam lebih dari 70 tahun.
Pengumuman tersebut disampaikan pada sebuah acara Bank of Canada pada hari Kamis. Gubernur bank sentral, Tiff Macklem, menyebut momen itu sebagai “very special day”.
Uang kertas polimer 20 dolar itu menggunakan orientasi vertikal, dengan tampilan potret Charles III di bagian depan. Ciri orientasi vertikal ini disebut menjadi fitur yang menonjol dibanding uang kertas sebelumnya.
Di sisi belakang, uang kertas menampilkan gambar monumen Vimy Ridge di Prancis. Visual tersebut dimaksudkan untuk memperingati peran Kanada dalam Perang Dunia II.
Menurut keterangan yang disampaikan, Charles III menjadi tokoh yang menggantikan tempat Raja di mata uang Kanada mengikuti wafat Ratu Elizabeth II pada 2022. Bank of Canada menghadirkan ini sebagai perubahan simbolik yang terkait pergantian figur monarki di tingkat nasional.
Wayne Long, anggota parlemen Liberal dan sekretaris negara untuk Canada Revenue Agency, hadir dalam acara perkenalan. Dalam kesempatan itu ia menyatakan bahwa simbol-simbol pada uang kertas tersebut berfungsi sebagai pengingat kuat tentang jati diri bangsa dan nilai yang dianut.
Bank sentral juga menambahkan bahwa sejumlah elemen dipilih melalui konsultasi dengan dewan penasihat adat. Langkah tersebut dimaksudkan agar unsur desain memiliki pertimbangan yang lebih luas.
Selain potret raja, uang kertas juga menampilkan motif tapis bunga dan daun. Motif tersebut disebut “terinspirasi oleh dedikasi sepanjang hidup Raja terhadap lingkungan”, sebagaimana disampaikan Bank of Canada.
Canterbury—atau lebih tepatnya, kawasan Persemakmuran—telah lebih dulu menampilkan Raja di berbagai media. Selandia Baru dan Australia menampilkan Charles III di koin mereka, tetapi sikap mereka berbeda ketika masuk ke desain uang kertas.
Australia, misalnya, menyatakan bahwa Raja tidak akan muncul pada uang kertasnya. Sebagai gantinya, Australia berencana mengembangkan uang kertas 5 dolar baru yang menghormati “the culture and history” masyarakat adat Australia untuk menggantikan desain yang selama ini menampilkan Ratu Elizabeth II.
Berita Terkait
Untuk posisi Charles III di Kanada, Bank of Canada menempatkan keputusan ini sebagai langkah yang bersifat pertama di kelasnya. Kanada disebut sebagai negara Persemakmuran pertama yang menampilkan Raja pada uang kertas, di luar Britania, sejak ia naik takhta.
Kanada juga menegaskan bahwa uang kertas 20 dolar vertikal ini bukan yang pertama. Ini merupakan uang kertas vertikal kedua yang diterbitkan Kanada, setelah uang kertas 10 dolar yang menampilkan Viola Desmond.
Viola Desmond pada uang kertas 10 dolar direpresentasikan sebagai advokat hak-hak sipil warga kulit hitam. Desain uang kertas tersebut kemudian dipilih sebagai yang terbaik di dunia pada 2018 oleh International Bank Note Society.
Bank sentral menyampaikan bahwa uang kertas 20 dolar baru akan mulai beredar pada awal tahun berikutnya. Macklem menyatakan rencana itu sebagai kelanjutan dari proses pengenalan seri desain yang lebih modern.
Dalam konteks penerimaan publik, laporan tersebut juga menyinggung hasil survei. Polling menunjukkan bahwa banyak warga Kanada menilai negara seharusnya mengakhiri hubungan formal dengan monarki Britania, khususnya di provinsi Quebec yang berbahasa Prancis.
Namun, tingkat popularitas monarki disebut sempat mengalami kenaikan kecil. Peningkatan itu dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan antara Kanada dan Amerika Serikat, termasuk perang dagang yang masih berlangsung dan komentar Presiden AS Donald Trump yang menyebut Kanada sebagai “51st state”.
Perdana Menteri Mark Carney juga disebut mengambil langkah diplomatik terkait Raja. Ia mengundang Charles III untuk membuka parlemen Kanada pada bulan Mei.
Carney pada saat itu menyatakan bahwa kunjungan tersebut “clearly underscores the sovereignty of our country”. Pernyataan itu memperlihatkan penekanan pada kedaulatan Kanada dalam momen seremonial.
Di Kanada sendiri, Raja berperan sebagai kepala negara. Ia diwakili oleh Gubernur Jenderal Mary Simon dalam menjalankan fungsi kenegaraan di wilayah Kanada.
Dengan rilis uang kertas baru ini, Kanada memperlihatkan cara pengelolaan simbol negara yang berkaitan dengan monarki sekaligus memilih elemen desain yang dirancang untuk dibaca sebagai pesan identitas. Dari orientasi vertikal hingga pemilihan motif lingkungan dan konsultasi dewan penasihat adat, Bank of Canada tampak menempatkan narasi visual sebagai bagian dari perubahan kebijakan simbolik.
Bagi publik, uang kertas baru ini juga akan menjadi penanda bahwa pergantian figur monarki tidak berhenti pada agenda politik. Ia diterjemahkan ke dalam media sehari-hari yang digunakan masyarakat dalam transaksi, mulai dari bentuk polimer hingga visual monumen Vimy Ridge.












