jurnalistik.co.id – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Bootle, Sefton, Merseyside, dan menewaskan empat orang. Satu korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar.
Petugas pemadam dipanggil pada pukul 03:45 BST setelah menerima panggilan darurat 999. Saat kobaran api berada pada puncaknya, enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Rumah yang terbakar merupakan bangunan semi-terpisah di Stone Square. Delapan petugas pemadam kemudian masuk dan melakukan pencarian di dalam rumah.
Mereka menemukan empat orang di sebuah kamar tidur di lantai atas. Merseyside Fire and Rescue Service menyebutkan korban-korban tersebut tidak menunjukkan tanda kehidupan.
Selain empat korban di dalam rumah, ada korban lain yang berada di luar properti saat petugas tiba. Korban tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit.
Pemeriksaan awal juga melibatkan Merseyside Police yang hadir di lokasi. Polisi melakukan pengamanan area, sementara penyelidikan bersama antara kepolisian dan layanan pemadam kebakaran masih berlangsung untuk mengetahui penyebab kebakaran.
North West Ambulance Service melalui tim hazardous area response team turut hadir di lokasi kejadian. Tim tersebut mengonfirmasi bahwa empat orang dinyatakan meninggal.
Kepala Pemadam Kebakaran, Nick Searle, menyatakan, “intense fire [had] spread very rapidly”. Pernyataan itu menekankan bahwa api menyebar dengan cepat selama kejadian berlangsung.
Di sekitar lokasi, jalan sempat ditutup dan area diamankan oleh polisi. Pada waktu yang sama, sejumlah warga juga terlihat saling memberi informasi satu sama lain saat petugas melakukan respons.
Berita Terkait
Salah satu warga yang tinggal di sekitar rumah yang terbakar menceritakan momen sebelum api terlihat lebih jelas. Ia mengatakan, “I heard shouting in the early hours but I just thought someone was having an argument, then I came downstairs and saw all the fire engines.”
Warga lain menyebut sirene membangunkan mereka dan melihat mobil pemadam sudah memenuhi jalan. Ia menambahkan, “The sirens woke me up and there were fire engines in the street.”
Setelah proses pemadaman berjalan, layanan pemadam kebakaran menyampaikan bahwa kobaran utama telah berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan tahap penanganan lanjutan dengan meredam dan menurunkan risiko di area terdampak.
Di sela respons tersebut, Kevin Longshaw selaku area manager untuk Manchester Fire and Rescue Service turut menyampaikan belasungkawa. Ia mengatakan, “This is a devastating incident, and our thoughts are very much with the family and friends of those who have lost their lives and been injured.”
Longshaw juga menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk menelusuri penyebab kebakaran. Ia menambahkan, “We will work closely with relevant colleagues to ascertain the cause of the fire, but in the immediate term, we again extend our sincere condolences to those affected by this tragic incident.”
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih menjadi fokus penyelidikan. Petugas terus memproses temuan di lokasi sebagai bagian dari penanganan bersama antara pemadam kebakaran dan kepolisian setempat.
Insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar Stone Square. Sementara pemulihan berjalan, para pihak terkait tetap berupaya memastikan laporan penyelidikan dapat menjawab apa yang memicu kebakaran tersebut.
Kejadian bermula ketika panggilan darurat diterima pada 03:45 BST, lalu personel dikerahkan hingga api dapat ditangani pada tahap awal. Setelah pemadaman utama, tim tetap melakukan pemeriksaan lanjutan dan penilaian ulang terhadap area yang terdampak.
Di lokasi, kerja lintas instansi terus berlanjut: polisi menjaga keamanan perimeter, sementara kepolisian dan layanan pemadam mengolah temuan untuk menentukan penyebab. Kehadiran ambulans bersama tim respons wilayah berbahaya juga memastikan korban yang tidak bisa diselamatkan ditangani sesuai prosedur.












