Internasional

Seluruh Unit A&E di Inggris Mulai Menerapkan Martha’s Rule

×

Seluruh Unit A&E di Inggris Mulai Menerapkan Martha’s Rule

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Martha's Rule rolled out across all A&E departments in England

jurnalistik.co.id – Kementerian Kesehatan Inggris melalui NHS memperluas penerapan Martha’s Rule ke seluruh unit layanan gawat darurat (A&E) di Inggris. Kebijakan ini dirancang agar pasien dan keluarga bisa meminta peninjauan cepat ketika mereka merasa kekhawatiran mereka tidak didengar, terutama bila kondisi pasien terlihat memburuk.

Langkah nasional ini mulai berlaku sekarang dan ditargetkan selesai pada Maret 2028. Ekspansi tersebut mengikuti keberhasilan uji coba di tujuh rumah sakit (trust) yang sebelumnya menunjukkan mekanisme panggilan khusus dapat menuntun pada penanganan yang lebih cepat.

Di setiap A&E, pasien maupun orang terdekat dapat menghubungi nomor telepon khusus untuk memicu peninjauan segera. Peninjauan ditujukan untuk memastikan bahwa kekhawatiran mengenai kondisi pasien benar-benar ditangani, termasuk ketika pihak keluarga merasa tidak mendapatkan respons yang memadai.

Kebijakan serupa juga sudah berjalan di seluruh bangsal perawatan rawat inap. Dengan perluasan ke A&E, NHS ingin konsistensi akses terhadap mekanisme eskalasi keselamatan pasien, baik saat kasus datang dari IGD maupun ketika pasien sudah dirawat di bangsal.

Diambil dari pengalaman Martha Mills

Martha’s Rule dinamai Martha Mills, yang meninggal pada usia 13 tahun di King’s College Hospital di London pada 2021. Martha wafat setelah mengembangkan infeksi yang kemudian menunjukkan tanda sepsis, kondisi ketika respons tubuh terhadap infeksi menjadi berlebihan hingga dapat merusak jaringan dan organ sendiri.

Kasus Martha menjadi titik perubahan setelah keluarganya menyampaikan bahwa kekhawatiran mereka tidak didengar sebelum kondisinya berkembang. Perubahan budaya yang dicari keluarganya diwujudkan lewat pembuatan aturan ini, agar situasi serupa tidak terulang.

Seorang koroner pada 2022 menyatakan Martha kemungkinan besar akan selamat bila ia dipindahkan lebih cepat ke unit perawatan intensif dan menerima penanganan yang tepat. Martha sebelumnya dirawat setelah kecelakaan sepeda yang menyebabkan cedera serius pada pankreasnya.

Selama liburan keluarga, Martha tergelincir di atas pasir saat bersepeda dan jatuh dengan keras mengenai setang. Beberapa minggu kemudian, ia mengalami infeksi dan kemudian tanda sepsis, namun—menurut temuan koroner—pengelolaannya tidak dilakukan dengan semestinya.

Uji coba delapan bulan dan dampak panggilan

Uji coba delapan bulan di tujuh trust menghasilkan 69 panggilan ke nomor telepon khusus Martha’s Rule. Beberapa panggilan berkaitan dengan penurunan kondisi yang terjadi setelah adanya peninjauan klinis mendesak.

Dalam sejumlah kasus, panggilan tersebut berujung pada tindakan segera seperti pembedahan, atau pasien dipindahkan ke unit perawatan intensif. Rangkaian respons itu menunjukkan bahwa mekanisme yang semula bersifat “eskalasi” dapat berubah menjadi intervensi medis yang lebih cepat ketika kekhawatiran terbukti relevan.

Prof Aidan Fowler, national director of patient safety di NHS England, menyebut perluasan Martha’s Rule memberi keluarga dan staf layanan kesehatan “a critical new lifeline”. Menurutnya, tujuan kebijakan adalah memperbaiki kualitas perawatan sekaligus membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Fowler juga menegaskan bahwa staf di A&E tidak hanya menunggu arahan, tetapi dapat meminta peninjauan dari tim lain bila mereka menilai tindakan yang seharusnya tidak sedang diambil. Pernyataan ini memperluas makna aturan: bukan hanya akses bagi keluarga, melainkan juga jalur profesional untuk mencegah keputusan yang terlambat.

Dalam penilaian awal, Prof Fowler menyatakan: “Early testing has shown that Martha’s Rule can work well in busy A&Es”. Ia menambahkan bahwa kebijakan ini membangun bukti dari penerapan di bangsal dewasa maupun bangsal anak, di mana hingga saat ini ribuan panggilan dilakukan oleh pasien, keluarga, dan staf; banyak di antaranya mengarah pada perubahan penanganan dan intervensi yang berpotensi menyelamatkan nyawa.

Bagian dari upaya keselamatan pasien

Sementara itu, Menteri Kesehatan Baroness Merron menyatakan inisiatif ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menempatkan keselamatan pasien sebagai inti dari NHS. Dengan perluasan cakupan, NHS berupaya memastikan bahwa kekhawatiran yang muncul saat kondisi pasien berubah tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi diterjemahkan menjadi evaluasi segera.

Bagi pasien dan keluarganya, ketersediaan Martha’s Rule dapat dicek melalui rumah sakit setempat atau trust NHS dengan melihat situs trust atau menanyakan langsung kepada staf. Di bagian lain wilayah Britania, Skotlandia mulai menerapkan Martha’s Rule, sementara Irlandia Utara mempertimbangkannya.

Di Wales, terdapat skema yang sejenis dengan nama Call4Concern. Dengan demikian, perluasan di Inggris mencerminkan tren kebijakan keselamatan pasien yang menekankan kanal komunikasi cepat antara keluarga, staf, dan keputusan klinis.