Internasional

Serangan drone “double-tap” Rusia di mal Ukraina tewaskan 14 orang, kata pejabat

×

Serangan drone “double-tap” Rusia di mal Ukraina tewaskan 14 orang, kata pejabat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Russian double-tap drone strike kills 14 in Ukrainian mall, officials say

jurnalistik.co.id – Sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas akibat serangan drone “double-tap” Rusia ke sebuah pusat perbelanjaan di Kryvyi Rih, Ukraina bagian tengah, menurut pejabat setempat.

Peristiwa itu terjadi di kota terbesar mereka, di mana pusat belanja tersebut menjadi lokasi serangan dan menimbulkan korban baik dari dampak ledakan maupun runtuhan bangunan.

Selain korban jiwa, serangan itu juga melukai 121 orang, termasuk 22 anak-anak. Para pejabat menyebut masih ada kemungkinan korban bertambah karena sejumlah orang dilaporkan terjebak di reruntuhan.

Pada Jumat malam, kepala wilayah Dnipropetrovsk, Oleksandr Hanzha, menyampaikan jumlah korban tewas kini sudah “terkonfirmasi” mencapai 14 orang.

Hanzha juga menyebut 121 orang mengalami luka-luka, dengan 29 di antaranya berada dalam kondisi serius. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa angka korban jiwa dapat meningkat.

Presiden Volodymyr Zelensky menilai serangan siang hari di kota kelahirannya dilakukan dalam “two waves”. Menurut Zelensky, gelombang kedua menargetkan petugas darurat yang sedang menangani lokasi setelah serangan pertama.

Zelensky menggambarkan serangan itu sebagai “absolutely cynical and despicable”. Ia juga menegaskan karakter ganda dari serangan tersebut dengan istilah “double-tap”.

BBC melaporkan bahwa rekaman video yang mereka verifikasi menunjukkan drone kedua menghantam pusat perbelanjaan yang sudah terbakar di wilayah Dnipropetrovsk.

Sementara itu, militer Rusia belum memberikan komentar terkait serangan tersebut.

Wali kota Kryvyi Rih, Oleksandr Vilkul, sebelumnya mengatakan drone-drone Rusia terbang pada ketinggian yang “extremely low altitudes”. Ia juga menyebut para penyerang sebagai “animals”.

Vilkul menambahkan bahwa ada warga yang hilang dan tidak merespons panggilan. Pernyataan ini muncul seiring proses pencarian yang masih berlangsung di sekitar bangunan yang terdampak.

Kasus di Kryvyi Rih terjadi setelah serangan besar sehari sebelumnya di Kyiv. Pejabat Ukraina menyatakan 17 orang tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka dalam serangan gabungan rudal dan drone terhadap ibu kota pada hari itu.

Dalam laporan pejabat setempat, serangan ke Kyiv menyasar blok-blok apartemen dan gudang-gudang pada malam hari. Sebuah rumah sakit anak-anak dan sekolah juga mengalami kerusakan.

Selain peristiwa di Kyiv, pada Jumat lebih awal militer Ukraina menyebut mereka melakukan serangan terhadap kilang minyak dan sebuah pangkalan udara militer di dalam wilayah Rusia yang jaraknya jauh.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan ke fasilitas energi Rusia, serta gudang milik perusahaan ritel daring terbesar Rusia, Wildberries. Kyiv menggambarkan sasaran-sasaran tersebut sebagai target yang sah karena dinilai membantu membiayai perang.

Sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, Moskow kini menguasai sekitar seperlima wilayah Ukraina di bagian tenggara.

Dengan laporan korban yang terus diperbarui, para pejabat setempat masih berupaya memastikan jumlah luka-luka, termasuk mereka yang berada dalam kondisi kritis, serta menyisir kemungkinan adanya korban lain yang tertimbun di reruntuhan pusat perbelanjaan.

Menurut Zelensky, serangan tersebut berlangsung dengan skema “two waves”, di mana gelombang kedua diarahkan untuk memukul petugas darurat yang tengah menangani dampak ledakan setelah serangan pertama. Penilaian itu sejalan dengan penekanan kata “double-tap” yang digunakan untuk menggambarkan sifat serangan, serta diperkuat oleh laporan BBC bahwa rekaman video yang mereka verifikasi menunjukkan drone kedua menghantam pusat perbelanjaan yang sebelumnya telah terbakar.

Di sisi lain, wali kota Kryvyi Rih, Oleksandr Vilkul, menyoroti karakter teknis serangan dengan menyebut drone-drone terbang pada ketinggian yang “extremely low altitudes”. Ia juga mengatakan ada warga yang hilang dan tidak merespons panggilan, sementara proses pencarian tetap dilakukan di sekitar bangunan yang terdampak. Seiring penyelidikan lapangan, pihak berwenang terus memperbarui data, termasuk kemungkinan adanya korban tambahan yang sebelumnya belum terhitung karena kondisi reruntuhan.

Insiden di Kryvyi Rih juga muncul dalam rangkaian peristiwa yang lebih luas di hari-hari terakhir. Kasus itu terjadi setelah serangan besar sehari sebelumnya di Kyiv yang menelan 17 korban tewas dan lebih dari 40 lainnya terluka, dengan sasaran mencakup blok apartemen serta gudang pada malam hari, selain kerusakan pada rumah sakit anak-anak dan sekolah. Pada Jumat yang sama, militer Ukraina juga menyebut melakukan serangan terhadap kilang minyak serta pangkalan udara militer di wilayah Rusia yang jaraknya jauh, yang oleh Kyiv diposisikan sebagai bagian dari upaya menekan fasilitas energi dan rantai logistik yang dinilai membantu pembiayaan perang.