jurnalistik.co.id – Regulator penyiaran Inggris, Ofcom, telah membuka penyelidikan terhadap Sky News terkait tuduhan Reform UK yang dipimpin Nigel Farage. Dugaan yang dibawa Reform UK berkaitan dengan perlakuan yang dinilai melanggar privasi keluarga Farage.
Menurut pengaduan Reform UK, Farage sebelumnya menyatakan Sky News mendatangi rumah anggota keluarganya yang sudah dewasa. Farage menilai tindakan itu mengganggu privasi keluarganya, terutama pada saat pemberitaan dilakukan melalui peliputan reporter.
Pengaduan itu kemudian mendorong langkah formal dari Ofcom. Reform UK meminta Sky News untuk menyampaikan permintaan maaf di udara serta berkomitmen agar tidak lagi berupaya menghubungi keluarga Farage di rumah mereka.
Pada Jumat, anggota parlemen dari Clacton itu menyampaikan melalui unggahan di Facebook bahwa Ofcom kini sedang meninjau perkara tersebut. Dalam postingannya, Farage mengatakan ia “appalled at the way various members of my family have been treated”, sebagai respons atas perlakuan yang dialami keluarganya.
Sky News, di sisi lain, membantah tuduhan awal yang menyebut mereka mendekati putri Farage. Perusahaan penyiaran menyatakan mereka tidak melakukan interaksi dengan putri Farage sebagaimana yang dituduhkan.
Ofcom sendiri menyatakan tidak akan memberikan komentar mengenai penyelidikan yang sedang berjalan. Namun, regulator menegaskan bahwa pengaduan akan diproses dengan kerahasiaan yang ketat serta tidak akan “publicly confirm the identities of individuals concerned”.
Tuduhan Farage menyebut reporter Sky News mendatangi kediaman putrinya ketika ia sedang berada di luar negeri. Dalam versi yang disampaikan Farage, pendekatan tersebut terjadi saat ia tidak berada di negara, sehingga ia menganggap tindakan itu bagian dari upaya mengganggu keluarga.
Sky News membantah unsur penggangguan terhadap putri Farage. Dalam penjelasannya, Sky News menyatakan mereka tidak berinteraksi dengan putri Farage, dan menyebut bahwa tim mereka berupaya menanyakan Farage mengenai hadiah sebesar ÂŁ5m yang diterimanya dari investor kripto Christopher Harborne sebelum Farage masuk Parlemen pada Juli 2024.
Fokus pemberitaan dan konteks pemeriksaan aturan
Berita Terkait
Masalah ini muncul dalam rangka proses pemeriksaan kepatuhan yang sedang berjalan di parlemen. Investigasi standar parlemen terkait apakah hadiah tersebut melanggar aturan dilanjutkan pada awal bulan ini.
Pelaksanaan kembali pemeriksaan tersebut terjadi setelah Farage terpilih kembali sebagai anggota parlemen untuk Clacton. Ia meraih kemenangan menyusul pemilihan sela yang dipicu Farage, yang pada saat itu diboikot oleh partai-partai besar lainnya.
Setelah kembali ke negara, Farage dikatakan telah ditanyai Sky News mengenai hadiah yang dinilai belum diumumkan. Respons Farage, seperti yang tercatat dalam kutipan, menegaskan keberatan atas cara pertanyaan diajukan.
Farage menjawab: “You tell your bosses, you harass my family any more, there will be serious consequences, that’s what your organisation has done this morning, now go away.” Ketika ia kembali ditekan terkait donasi tersebut, ia menyampaikan: “Did you not hear me? You have broken all the rules, Leveson and everything else, cut.”
Dalam respons lanjutan, Sky News juga memuat penjelasan melalui unggahan di X. Sky News menyatakan bahwa mereka tidak berada di properti tersebut pada pukul 7.41am, dan menyebut bahwa rekaman pada pukul 10.19am menunjukkan tim mereka berada di luar sebuah properti yang terhubung dengan lokasi Farage terdaftar untuk memilih pada pemilihan sebelumnya.
Sky News menegaskan bahwa “Sky News did not interact with Mr Farage’s daughter”. Sky News juga menyebut bahwa pada satu kesempatan, mereka mendekati properti tanpa operator kamera, mengidentifikasi diri sebagai Sky News, dan penghuni dewasa memilih untuk tidak terlibat.
Sky News menyatakan tujuan pendekatan tersebut adalah untuk menghubungi Farage guna menanyakan pertanyaan terkait hadiah yang diterima, dengan menyebut “Mr Farage to ask questions about the gift he accepted from Mr Cottrell”. Dalam pernyataannya, Sky News menilai rekaman memperlihatkan bahwa mereka tidak “hound” atau mengejar putri Farage.
Menurut Sky News, pada tahap mana pun mereka tidak berupaya berbicara kepada pihak lain selain Farage terkait cerita tersebut. BBC juga disebut telah menghubungi Sky News untuk meminta komentar.
Di sisi lain, Ofcom menyebut target waktu penyelesaian pengaduan mengenai fairness dan privasi. Regulator mengatakan pihaknya bertujuan menyelesaikan perkara dalam waktu 90 hari kerja.












