Internasional

Skytrax 2026: Singapore Airlines Rebut Lagi Predikat Maskapai Terbaik, Qatar Airways Tergusur

×

Skytrax 2026: Singapore Airlines Rebut Lagi Predikat Maskapai Terbaik, Qatar Airways Tergusur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Resmi! 20 Maskapai Terbaik Dunia 2026, Ada dari RI?

jurnalistik.co.id – Singapore Airlines dinobatkan sebagai maskapai terbaik dunia untuk tahun 2026 pada ajang Skytrax World Airline Awards. Pengumuman ini berlangsung dalam seremoni di Langham Hotel, London, Inggris.

Pencapaian tersebut menjadi kali keenam Singapore Airlines mengantongi penghargaan tertinggi Skytrax dalam rentang 25 tahun penyelenggaraan. Maskapai asal Singapura itu berhasil kembali menempati posisi teratas setelah sebelumnya direbut oleh Qatar Airways pada tahun lalu.

Pada gelaran 2026, Qatar Airways yang sebelumnya menjadi pemenang harus turun ke peringkat kedua. Sementara itu, Cathay Pacific Airways, All Nippon Airways (ANA), Turkish Airlines, serta Emirates melengkapi jajaran enam besar.

Selain predikat maskapai terbaik dunia, Singapore Airlines juga meraih penghargaan untuk kategori kelas ekonomi terbaik dan katering kelas ekonomi terbaik. Rangkaian hasil ini menegaskan konsistensi layanan yang dinilai dari perspektif penumpang.

Skytrax menyebut penghargaan ini ditentukan melalui survei kepuasan pelanggan global. Dengan pendekatan tersebut, penilaian tidak berhenti pada persepsi umum, melainkan berangkat dari pengalaman pengguna yang tersebar lintas negara.

CEO Singapore Airlines, Goh Choon Phong, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan cerminan komitmen internal maskapai. “Ini merupakan bukti dedikasi dan profesionalisme orang-orang kami,” kata Goh, dikutip dari CNN, Sabtu (19/9/20226).

Di saat bersamaan, industri penerbangan masih berhadapan dengan sejumlah tekanan yang dapat memengaruhi operasional dan layanan. Di antaranya konflik Iran, perang Rusia-Ukraina, kenaikan harga minyak, keterlambatan pengiriman pesawat baru, hingga memburuknya hubungan internasional Amerika Serikat.

CEO Skytrax, Edward Plaisted, mengatakan kualitas layanan maskapai tetap menunjukkan peningkatan walaupun kondisi industri tidak sepenuhnya mudah. “Pengalaman penumpang, terutama didorong oleh persaingan yang semakin ketat di industri, selalu menjadi lebih baik,” ujar Plaisted.

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2026 versi Skytrax

Berikut daftar 20 maskapai terbaik dunia 2026 versi Skytrax: 1. Singapore Airlines; 2. Qatar Airways; 3. Cathay Pacific Airways; 4. All Nippon Airways (ANA); 5. Turkish Airlines; 6. Emirates; 7. Air France; 8. Hainan Airlines; 9. Japan Airlines; 10. Korean Air; 11. EVA Air; 12. Qantas Airways; 13. STARLUX Airlines; 14. Lufthansa; 15. Saudi Arabian Airlines; 16. Iberia; 17. Air Canada; 18. Virgin Atlantic; 19. Swiss International Air Lines; 20. Thai Airways.

Hasil 2026 memperlihatkan dinamika kompetisi maskapai dalam menjaga standar layanan di tengah tantangan global. Dengan kemenangan kembali di posisi teratas, Singapore Airlines tidak hanya mempertahankan reputasi, tetapi juga menegaskan bahwa perbaikan pengalaman penumpang tetap menjadi fokus di tengah perubahan kondisi industri.

Kemenangan pada 2026 juga menegaskan posisi Singapore Airlines yang sempat “jatuh” dari puncak setelah tahun sebelumnya dimenangi Qatar Airways. Dengan raihan ini, maskapai asal Singapura meneguhkan rekam jejaknya di ajang Skytrax yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Selain predikat maskapai terbaik dunia, Singapore Airlines memperoleh pengakuan untuk layanan pada kelas ekonomi. Penghargaan untuk kelas ekonomi terbaik serta katering kelas ekonomi terbaik menunjukkan bahwa kualitas tidak hanya dinilai dari citra umum, tetapi juga dari aspek layanan yang langsung dirasakan penumpang.

Penilaian yang disebut Skytrax bertumpu pada survei kepuasan pelanggan global. Pendekatan ini membuat evaluasi tidak berhenti pada persepsi sepintas, melainkan berangkat dari pengalaman pengguna yang tersebar lintas negara, sehingga standar yang diukur mencakup beragam konteks perjalanan.

Meski industri penerbangan menghadapi berbagai tekanan seperti konflik, perang kawasan, kenaikan harga minyak, serta keterlambatan pengiriman pesawat baru, Skytrax menyatakan kualitas layanan maskapai tetap menunjukkan peningkatan. Edward Plaisted menekankan bahwa pengalaman penumpang justru didorong oleh kompetisi yang makin ketat, sehingga layanan terus berbenah di tengah perubahan kondisi global.