jurnalistik.co.id – Istana Buckingham menyatakan Pangeran Harry tidak akan menginap di kediaman tersebut selama kunjungannya ke London pekan ini. Pernyataan ini muncul setelah timnya sebelumnya menyampaikan bahwa ia telah menerima undangan untuk tinggal.
Menurut keterangan pejabat istana, Pangeran Harry tidak memberikan respons resmi terhadap tawaran akomodasi di salah satu kediaman kerajaan sebelum batas waktu yang ditetapkan. Batas itu jatuh pada akhir pekan lalu, lalu pada akhir pekan berikutnya pihak istana menyampaikan bahwa kesempatan untuk menginap di Buckingham Palace sudah tidak bisa dilanjutkan.
Istana juga menyebutkan kebutuhan periode pemberitahuan minimum. Tujuannya agar kehadiran tamu dapat diatur dan staf dari lingkungan Kerajaan bisa menyiapkan layanan yang diperlukan.
Sementara itu, juru bicara Pangeran Harry mengatakan keputusan tersebut terasa mengecewakan. Mereka menyatakan bahwa meski pernyataan awal menyebut tawaran tersebut telah diterima, pihak istana kemudian menginformasikan bahwa undangan itu “withdrawn”.
Pangeran Harry dijadwalkan bepergian ke Inggris untuk rangkaian kegiatan yang terkait Invictus Games. Ajang tersebut akan berlangsung di Birmingham tahun depan, dan dalam kunjungannya ia juga dijadwalkan mengikuti kegiatan amal.
Dalam rencana perjalanan yang dipahami, Pangeran Harry tidak akan ditemani oleh istrinya, Meghan, serta dua anak mereka, Archie dan Lilibet, saat berada di London. Hal ini terjadi setelah keputusan yang dikonfirmasi bahwa keluarga tersebut tidak akan memperoleh pengamanan kepolisian yang dibiayai pajak.
Meski demikian, masih ada kemungkinan Meghan dan anak-anaknya bergabung dengan Pangeran Harry di Birmingham pada bagian lain pekan tersebut. Dengan demikian, pemisahan jadwal antara London dan Birmingham disebut masih terbuka, tergantung kelanjutan agenda.
Di sisi lain, belum jelas apakah pertemuan antara Raja Charles dan dua cucunya—yang masing-masing berusia tujuh dan lima tahun—akan terlaksana. Kedua anak itu tidak pernah bertemu secara langsung dengan Raja Charles selama empat tahun terakhir, sehingga potensi pertemuan dalam jadwal yang diperbarui menjadi sorotan.
Selama berada di Birmingham, Pangeran Harry diperkirakan menempuh sejumlah agenda terkait Invictus Games. Ia dijadwalkan mengunjungi rumah sakit anak di kota tersebut, serta beraktivitas di National Exhibition Centre yang akan menjadi lokasi penyelenggaraan Invictus Games.
Invictus Games sendiri diikuti oleh personel militer yang terluka. Karena itu, kunjungan ke fasilitas terkait acara menjadi bagian dari agenda yang mengarah pada dukungan bagi para peserta.
Berita Terkait
Sebelumnya, sempat beredar laporan bahwa bagian lanjutan dari perjalanan juga mencakup kunjungan ke Althorp di Northampton. Althorp dikenal sebagai kediaman keluarga milik ibu Pangeran Harry, Diana, Putri Wales.
Dari informasi yang dipahami, ada rencana agar Pangeran Harry membawa serta istrinya dan anak-anaknya ke makam pribadi Diana. Detail rencana tersebut kini berada dalam bayang-bayang perubahan, seiring ketidakpastian apakah keluarga akan ikut serta di fase kunjungan tertentu.
Perselisihan Pangeran Harry yang sudah lama berlangsung dengan pemerintah Inggris berkaitan dengan isu keamanan. Sengketa ini ditelusuri kembali ke keputusan Pangeran Harry mundur dari peran sebagai senior royal pada 2020, sebelum ia pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya.
Dalam konteks itu, Pangeran Harry pernah menantang penilaian yang dibuat oleh Royal and VIP Executive Committee’s Risk Management Board. Panel tersebut menilai pengamanan harus dievaluasi secara kasus-per-kasus, dengan alasan Pangeran Harry akan menjadi tamu yang datang dalam frekuensi jarang.
Pangeran Harry sebelumnya juga menyampaikan bahwa ia tidak melihat kemungkinan membawa keluarga kembali ke Inggris tanpa adanya pengaturan keamanan yang lebih baik. Ia pernah mengatakan kepada BBC pada 2025, “I could not ‘see a world in which I would be bringing my wife and children back to the UK at this point’.”
Terakhir kali Pangeran Harry dan Meghan terlihat bersama di Inggris adalah pada 2022, saat pemakaman Ratu Elizabeth II. Setelah itu, Pangeran Harry dilaporkan melakukan perjalanan ke Inggris sendirian.
Ia juga disebut telah bertemu ayahnya, Raja Charles, dalam sebuah kunjungan pada September tahun lalu. Dengan rangkaian kunjungan tersebut, perubahan jadwal terkait akomodasi di London dan kemungkinan keterlibatan keluarga menjadi bagian dari dinamika yang sedang berjalan.
Dalam perkembangan terakhir, penjelasan Istana Buckingham menegaskan bahwa tawaran menginap di Buckingham Palace tidak lagi berlaku untuk kunjungan pekan ini. Sementara itu, pihak Pangeran Harry menilai pengumuman perubahan tersebut datang setelah pernyataan awal yang sempat memberi harapan bahwa undangan sudah diterima.
Perbedaan versi antara pihak istana dan tim Pangeran Harry kemudian mengarah pada pertanyaan mengenai bagaimana jadwal keluarga akan disusun, termasuk kemungkinan mereka bergabung di Birmingham. Di tengah agenda Invictus Games dan kegiatan amal, keputusan terkait keamanan dan pengaturan perjalanan tetap menjadi faktor penentu yang mempengaruhi komposisi rombongan.
Dengan agenda yang berpusat pada Birmingham—meliputi kunjungan ke rumah sakit anak dan lokasi penyelenggaraan Invictus Games—kunjungan ini tetap diarahkan pada dukungan terhadap para penerima manfaat. Namun, rencana keluarga dan kemungkinan pertemuan dengan Raja Charles masih berada dalam wilayah yang belum dipastikan sepenuhnya.












