Internasional

Lawrence Wong Tiba di Istana Jakarta Pusat, Prabowo Sambut Langsung

×

Lawrence Wong Tiba di Istana Jakarta Pusat, Prabowo Sambut Langsung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: PM Singapura Tiba di Istana, Disambut Langsung oleh Prabowo

jurnalistik.co.id – Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong tiba di Istana Jakarta Pusat pada Senin (6/7/2026) sekitar 11:21 WIB. Di depan kompleks istana, Presiden RI Prabowo Subianto menjemput langsung kunjungan tersebut.

Pantauan di lokasi menunjukkan Prabowo hadir dengan setelan jas gelap serta peci hitam, dan mengenakan kacamata hitam. Begitu Lawrence Wong turun dari mobilnya, keduanya langsung mendekat dan berjabat tangan erat.

Setelah momen sambutan berlangsung, Prabowo dan Lawrence Wong kemudian memperkenalkan jajaran menteri yang mendampingi mereka dalam pertemuan di Indonesia. Dari pihak Indonesia, para pejabat yang turut hadir adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto; Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani; Menteri ESDM Bahlil Lahadalia; Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Mensesneg Prasetyo Hadi; serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Pertemuan selanjutnya dilakukan secara tertutup. Setelah sesi pembahasan tertutup berlangsung, kedua pemimpin kemudian melanjutkannya dengan makan siang bersama.

Tujuan kunjungan ke Jakarta

Berdasarkan keterangan Kantor PM Singapura, kunjungan Lawrence Wong ke Jakarta berfokus pada kehadirannya dalam pertemuan tahunan Leaders’ Retreat antara Singapura dan Indonesia yang diselenggarakan oleh Prabowo. Pertemuan tersebut diposisikan sebagai agenda tingkat puncak antarkedua negara.

Kantor PM Singapura menyampaikan bahwa kunjungan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua pemimpin untuk bertemu kembali dalam format yang lebih intens. Menurut pernyataan Kantor PM Singapura yang disampaikan pada Minggu (5/7/2026), “Perdana Menteri merangkap Menteri Keuangan Lawrence Wong akan mengunjungi Jakarta, Indonesia, pada tanggal 6 Juli 2026 untuk menghadiri Pertemuan Puncak Pemimpin ( Leaders’ Retreat ) tahunan Singapura-Indonesia,”.

Dalam keterangan yang sama, Leaders’ Retreat tersebut disebut akan menjadi pertemuan puncak kedua bagi kedua pemimpin negara. Artinya, pertemuan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian pertemuan sebelumnya dalam kerangka kemitraan bilateral Singapura-Indonesia.

Selain itu, pertemuan di Jakarta juga diarahkan untuk menegaskan kembali hubungan bilateral yang dinilai erat. Keterangan resmi menyebut adanya komitmen kedua pemerintah untuk memperdalam kerja sama pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama.

“Para pemimpin akan menjajaki langkah-langkah untuk memperkuat kolaborasi di bidang-bidang yang menjadi kepentingan dan memberikan manfaat bersama bagi Singapura dan Indonesia,” jelas Kantor PM Singapura. Pernyataan itu menekankan bahwa diskusi tidak berhenti pada penegasan hubungan, melainkan diarahkan pada langkah penguatan kolaborasi yang saling memberi manfaat.

Dalam agenda pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga dijadwalkan menerima laporan perkembangan terkini mengenai proyek-proyek bilateral yang telah dijalankan sejak pertemuan puncak terakhir di Singapura pada bulan Juni 2025. Dengan demikian, pertemuan di Jakarta dipakai sebagai titik evaluasi atas progres kerja sama yang telah berjalan.

Masuk dalam bagian diskusi, kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan mengenai dinamika di luar lingkup proyek bilateral semata. Kantor PM Singapura menyebut akan ada pembahasan mengenai perkembangan situasi di tingkat regional maupun global, sebagai bahan pertimbangan dalam memperluas arah kerja sama kedua negara.

“Selain itu, kedua pemimpin akan bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi di tingkat regional maupun global,” kata Kantor PM Singapura. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa pertemuan juga menempatkan konteks kawasan dan situasi internasional sebagai elemen yang turut dibahas.

Dengan rangkaian agenda yang dimulai dari penyambutan langsung di Istana Jakarta Pusat, pengenalan para menteri pendamping, hingga pertemuan tertutup serta makan siang bersama, kunjungan Lawrence Wong menjadi salah satu agenda penting dalam kalender hubungan diplomatik Singapura-Indonesia. Leaders’ Retreat yang dihadiri dua pemimpin ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama bilateral serta menindaklanjuti proyek-proyek yang berjalan sejak pertemuan sebelumnya.