jurnalistik.co.id – Pemerintah Kota Meksiko memperketat langkah pengamanan menyongsong laga timnas Meksiko melawan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Keputusan itu disampaikan pada Senin (6/7/2025) pukul 07.00 WIB, sebagai respons atas insiden yang terjadi saat perayaan kemenangan di fase sebelumnya.
Menurut laporan pemerintah setempat, empat suporter dilaporkan meninggal dunia ketika ribuan penggemar memadati kawasan Monumen Angel of Independence, Mexico City. Mereka berkumpul untuk merayakan keberhasilan “El Tri” setelah Meksiko mengalahkan Ekuador 2-0 pada babak 32 besar, tepatnya pada Selasa (1/7/2026) waktu setempat.
Pihak berwenang menyebut penyebab awal yang masih diduga, yaitu sesak napas (asfiksia) dan serangan jantung. Hingga kini, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan faktor paling tepat di balik insiden tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengumumkan pembatasan jumlah penonton di Angel of Independence. Saat Meksiko menghadapi Inggris pada Minggu (5/7/2026) waktu setempat, kapasitas di kawasan itu dibatasi maksimal 25.000 orang.
Pemerintah tidak hanya membatasi jumlah orang, tetapi juga menyiapkan sejumlah skema pendukung agar kerumunan tidak menumpuk. Di antaranya, penambahan jumlah layar raksasa dan penataan lokasi nonton bareng di sekitar area tersebut, sehingga warga memiliki opsi tempat menonton selain satu titik utama.
Kebijakan serupa disebut juga diterapkan di alun-alun utama Mexico City. Dengan perluasan titik berkumpul, otoritas berharap arus penonton lebih terdistribusi sejak sebelum pertandingan dimulai, sekaligus mengurangi risiko kepadatan berlebih di satu lokasi.
Berita Terkait
Secara keseluruhan, otoritas menyiapkan lebih dari 50 titik nonton bareng resmi di berbagai penjuru kota. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari rencana pengelolaan massa untuk menjaga ketertiban pada periode euforia publik menjelang laga besar.
Meksiko sendiri tengah menikmati suasana antusias setelah mengunci kemenangan 2-0 atas Ekuador di babak 32 besar. Catatan tersebut menjadi kemenangan pertama “El Tri” di fase gugur Piala Dunia sejak edisi 1986, yang membuat perayaan di kota semakin ramai.
Dengan momentum itu, timnas Meksiko kini memiliki peluang melanjutkan performa ketika berhadapan dengan Inggris pada babak 16 besar. Jika hasil positif diraih, Meksiko berpeluang melangkah ke babak perempat final Piala Dunia.
Dalam sejarah partisipasinya, Meksiko tercatat baru dua kali mencapai fase perempat final, yaitu pada Piala Dunia 1970 dan 1986, saat negara tersebut berstatus tuan rumah. Pada kedua kesempatan tersebut, langkah Meksiko berhenti sebelum memasuki semifinal, sehingga laga melawan Inggris dipandang sebagai kesempatan untuk menembus batas yang pernah terhenti.
Adanya pembatasan kapasitas dan penambahan sarana nonton bareng menunjukkan bahwa pemerintah berupaya menjaga perayaan publik tetap berada dalam koridor keselamatan. Dengan pembenahan rencana kerumunan setelah insiden empat suporter, otoritas berharap kegiatan menonton laga berlangsung tertib serta minim risiko bagi warga dan penggemar yang hadir.
Hingga laporan ini disusun, proses investigasi atas insiden saat perayaan kemenangan sebelumnya masih berlanjut. Sementara itu, pengumuman Clara Brugada menjadi pedoman utama bagi warga yang ingin menyaksikan laga dari kawasan Angel of Independence, termasuk batas maksimal 25.000 orang dan opsi nonton bareng di lokasi-lokasi tambahan yang disiapkan pemerintah.
Pemerintah Kota Meksiko juga menegaskan bahwa antisipasi kepadatan akan diperkuat melalui berbagai titik resmi di seluruh kota. Upaya pengaturan massa tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan euforia suporter dengan pengamanan yang lebih ketat, menjelang laga Meksiko vs Inggris yang menjadi sorotan besar pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.












