Daerah

Kabid Humas Polda Gorontalo Pimpin Dialog Penguatan Internal Literasi Digital

0
×

Kabid Humas Polda Gorontalo Pimpin Dialog Penguatan Internal Literasi Digital

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: OPTIMALKAN LITERASI DIGITAL, KABID HUMAS POLDA GORONTALO PIMPIN DIALOG PENGUATAN INTERNAL PERSONEL

jurnalistik.co.id – KOTA GORONTALO — Bid Humas Polda Gorontalo menggelar Dialog Penguatan Internal untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personel dalam menghadapi dinamika era informasi digital. Forum yang mengusung tema “Optimalkan Literasi Digital untuk Personel Humas yang Presisi dan Profesional” itu berlangsung khidmat di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, pada Selasa (26/05/2026).

Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol. Desmon Harjendro, S.I.K., M.T. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh personel Bid Humas serta perwakilan dari seluruh Satker jajaran Polda Gorontalo.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Desmon menegaskan bahwa transformasi digital yang bergerak sangat cepat menuntut setiap insan Humas Polri untuk terus memperbarui wawasan dan keterampilan teknis. Menurut dia, fungsi Humas tidak lagi sebatas pendukung, melainkan menjadi instrumen strategis yang berada di garis depan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Literasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan pilar utama dalam mewujudkan postur Humas Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Setiap personel harus memiliki kecerdasan digital dalam mengelola informasi, menyaring berita, serta memproduksi konten yang edukatif dan faktual,” ujar Kombes Pol. Desmon.

Dialog internal ini dirancang secara interaktif untuk memetakan tantangan komunikasi publik yang dihadapi saat ini. Salah satu isu yang mengemuka adalah penyebaran disinformasi dan dinamika media sosial yang terus berubah dan kerap memengaruhi persepsi publik terhadap institusi kepolisian.

Kombes Pol. Desmon juga menekankan pentingnya objektivitas dan profesionalisme dalam setiap narasi kehumasan. Ia meminta agar personel mampu merespons setiap perkembangan situasi di masyarakat dengan cepat, tepat, dan humanis.

“Melalui penguatan literasi digital, personel diharapkan mampu merespons setiap perkembangan situasi di masyarakat secara cepat, tepat, dan humanis,” ujar Kombes Desmont.

Sejumlah poin krusial menjadi fokus pembahasan dalam dialog tersebut. Salah satunya adalah analisis media dan tren informasi, termasuk upaya mengoptimalkan perangkat digital untuk memantau situasi kamtibmas di ruang siber secara berkala.

Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya kualitas produksi konten. Informasi terkait kinerja kepolisian diharapkan dapat disajikan secara transparan, kreatif, dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat, sehingga pesan yang disampaikan tidak hanya informatif tetapi juga efektif menjangkau publik.

Aspek etika komunikasi digital turut mendapat perhatian khusus. Dalam setiap publikasi, personel diminta menjaga integritas institusi dengan mematuhi kode etik jurnalistik dan regulasi penyiaran yang berlaku. Dengan begitu, setiap konten yang diproduksi tetap berada dalam koridor profesional dan bertanggung jawab.

Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari itu kemudian ditutup dengan sesi diskusi kelompok terarah atau focus group discussion. Forum ini dimanfaatkan untuk merumuskan standar operasional prosedur komunikasi publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman dan tantangan ruang digital.

Melalui agenda tersebut, Bid Humas Polda Gorontalo menegaskan kembali komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi pusat informasi yang modern, tepercaya, dan senantiasa hadir memberikan pencerahan di tengah ruang digital masyarakat. Penguatan literasi digital diposisikan sebagai langkah penting agar fungsi kehumasan semakin presisi, profesional, dan relevan dengan kebutuhan publik saat ini.

Dalam forum itu, para peserta juga diajak melihat bahwa penguatan kemampuan digital bukan semata soal mengikuti perkembangan teknologi, melainkan juga soal menjaga ketepatan pesan publik di tengah arus informasi yang kian padat. Karena itu, setiap personel Humas dituntut lebih sigap membaca situasi, memahami konteks pemberitaan, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan tetap akurat serta mudah diterima masyarakat.

Dengan pola kerja yang semakin menuntut kecepatan sekaligus kehati-hatian, Bid Humas Polda Gorontalo menempatkan kegiatan ini sebagai ruang penyamaan persepsi agar seluruh personel memiliki arah kerja yang selaras. Harapannya, hasil dialog tersebut dapat memperkuat kualitas komunikasi publik yang lebih tertib, responsif, dan konsisten dalam mendukung citra institusi yang profesional di ruang digital.