Olahraga

Koeman Menilai Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Terlalu Awal

×

Koeman Menilai Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Terlalu Awal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Belanda Vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026, Ronald Koeman Sebut Terlalu Dini

jurnalistik.co.id – Ronald Koeman menilai duel Belanda vs Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 terlalu dini digelar. Menurutnya, laga yang mempertemukan dua tim besar seharusnya hadir lebih jauh di fase turnamen.

Pertandingan Belanda vs Maroko dijadwalkan berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6/2026) pukul 08.00 WIB. Koeman mengaku tetap antusias menghadapi Maroko, namun ia menyayangkan timing pertandingan yang menurutnya datang lebih cepat dari seharusnya.

Koeman meyakini Belanda dan Maroko sama-sama membawa target tinggi untuk memperbaiki capaian sebelumnya. Baginya, memulai babak-babak krusial dengan lawan sekelas Maroko membuat persaingan terasa lebih cepat daripada yang diharapkan.

“Pertandingan ini sangat penting karena kami berdua adalah tim yang seharusnya bisa melangkah lebih jauh dari tahap ini,” kata Koeman dikutip dari Reuters. Ia menambahkan bahwa laga seperti ini idealnya muncul pada momen yang lebih menentukan di turnamen.

“Ini adalah pertandingan yang sangat penting antara dua tim yang ingin melaju sejauh mungkin di turnamen ini dan pertandingan seperti ini datang terlalu cepat di Piala Dunia,” menurut saya. Koeman ingin pertandingan tersebut menjadi ajang pembuktian, tetapi ia tetap memandangnya sebagai terlalu dini.

Dalam pandangannya, Belanda punya alasan kuat untuk memaksimalkan peluang. Ia mengisyaratkan timnya akan mengambil inisiatif permainan, karena ia menilai pertandingan berpotensi berjalan menarik dan tidak hanya bertumpu pada satu strategi bertahan.

“Tapi begitulah adanya dan ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik. Kami akan bermain menyerang,” janjinya. Koeman berharap pendekatan itu memberi ruang bagi Belanda menekan ritme permainan sejak awal.

Ia juga menegaskan bahwa duel ini akan mempertemukan pemain-pemain berkualitas dari kedua tim. Namun, ia percaya skuadnya memiliki cara untuk meredam kekuatan Maroko tanpa merasa gentar.

“Mereka memiliki banyak talenta, tetapi kami juga, dan kami tahu di mana kami perlu menghentikan mereka, menghancurkan mereka, dan kami tidak khawatir,” kata Koeman. Fokusnya, menurut narasinya, adalah memastikan penguasaan dan momentum permainan Maroko tidak berkembang bebas.

Sebelum pertandingan, perhatian juga tertuju pada bagaimana Maroko tampil di edisi sebelumnya. Di Qatar, Maroko bahkan melaju lebih jauh dari Belanda dengan finis di peringkat keempat, sementara Belanda kalah melalui adu penalti dari Argentina pada babak perempat final yang akhirnya menjadi juara.

Kapten Belanda, Virgil van Dijk, senada dalam menilai kualitas pemain yang dimiliki Maroko. Ia menyoroti sejumlah nama yang dianggapnya menonjol, termasuk Achraf Hakimi, Ismael Saibari, serta Brahim Diaz.

Van Dijk juga menaruh perhatian pada pemain muda Ayyoub Bouaddi. “Mereka memiliki banyak pemain bagus. Gelandang bertahan yang sedang naik daun saat ini, pemain muda yang berprestasi, adalah salah satunya,” tambahnya, merujuk pada Ayyoub Bouaddi.

Bagi Van Dijk, yang terpenting adalah kesiapan tim setelah mempelajari karakter lawan. Ia menegaskan bahwa proses persiapan tidak berhenti pada analisis, tetapi berlanjut melalui latihan yang terstruktur.

“Kami telah menganalisis mereka, kami telah berlatih, kami telah menjalani dua sesi latihan yang sangat baik dan semuanya telah selesai dan sekarang semuanya tergantung pada kami.” Dengan begitu, ia menempatkan hasil akhirnya sepenuhnya pada performa Belanda di lapangan.

Kapten Oranje pun menyatakan rasa antusiasnya meski laga ini datang lebih awal dari fase yang biasanya dianggap paling menentukan. Menurutnya, tantangan justru menjadi bagian yang membuat pertandingan seperti ini layak dinantikan.

“Saya sangat menantikannya. Ini akan menjadi pertandingan yang menantang dalam keadaan yang menantang tetapi saya menantikannya. Inilah pertandingan-pertandingan yang ingin Anda ikuti,” ungkapnya. Bagi Belanda, laga babak 32 besar ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa target besar bisa dipertahankan sejak fase awal turnamen.