Olahraga

Hasil Wimbledon 2026: Jannik Sinner menang comeback lima set atas Miomir Kecmanovic

×

Hasil Wimbledon 2026: Jannik Sinner menang comeback lima set atas Miomir Kecmanovic

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Wimbledon 2026 results: Jannik Sinner survives five-set scare against Miomir Kecmanovic

jurnalistik.co.id – Jannik Sinner memulai pertahanan gelarnya di Wimbledon dengan kemenangan comeback dramatis. Petenis nomor satu dunia itu memastikan tiket ke pertandingan berikutnya setelah menaklukkan Miomir Kecmanovic lewat laga lima set yang berlangsung sekitar tiga setengah jam.

Juara empat kali turnamen Grand Slam ini tampil tidak mulus di awal. Ia sempat terjebak pada start penuh kesalahan, lalu harus berjuang saat Kecmanovic memberi perlawanan yang membuat pertandingan berjalan ketat hingga set penentu.

Dalam duel yang digelar di Centre Court, Sinner tertinggal lebih dulu 4-6. Setelah itu, ia merespons dengan merebut set kedua 6-3, sebelum kembali terpaksa berkejaran pada set ketiga yang berakhir 6-7 dengan tie-break 6-8.

Kecmanovic, yang menempati peringkat ke-50, tetap tidak lengah saat tekanan meningkat. Ia sempat menuntaskan set pertama “tanpa angka” untuk Sinner dengan membuka keunggulan lewat game kesembilan, setelah rangkaian momen buruk dari kubu lawan.

Namun, cerita pertandingan berbalik ketika Sinner mulai menemukan ritmenya. Pada babak-babak berikutnya, ia memperbaiki kualitas servis dan menekan supaya poin-poin penting jatuh ke tangannya.

Tertinggal, lalu bangkit lewat tiga set yang saling menekan

Set pertama memperlihatkan Sinner tampil di bawah standar paling klinisnya. Pada fase awal pertandingan, ia mencatat 10 unforced errors dalam delapan game pertama dan tetap harus bertahan karena dua break point sempat luput dipadamkan oleh Kecmanovic.

Di momen yang menentukan, Sinner melakukan back-to-back double faults, lalu ada satu kesalahan lagi yang memberi Kecmanovic celah di game kesembilan. Setelah berhasil memegang momentum, Kecmanovic menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.

Di set kedua, Sinner langsung merespons. Ia menurunkan jumlah kesalahan dan memenangi semua 14 poin yang datang dari first serve, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat 6-3.

Tetapi Kecmanovic masih terus menguji batas pertahanan Sinner hingga set ketiga. Ketika tie-break berjalan, Kecmanovic sempat bangkit dari ketertinggalan 3-0, lalu mengunci kemenangan setelah merebut tiga poin beruntun dan memastikan set ketiga lewat kemenangan 7-6 (6-8).

Di tengah intensitas itu, Sinner juga mengalami insiden yang sempat membuat penonton tertegun. Ia sempat terpeleset di belakang garis pada set ketiga, membutuhkan waktu untuk kembali berdiri, dan wasit menghampiri untuk mengecek kondisinya.

Kesulitan fisik di set keempat tidak menghentikan laju

Menjelang set keempat, Sinner menghadapi tantangan yang lebih berat dari sekadar permainan. Saat pertarungan berada pada fase yang krusial, darah terlihat merembes dari sepatu pemain asal Italia itu.

Belakangan, Sinner menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan masalah pada kuku jari kakinya. Meski begitu, ia tetap bertahan dan mampu mengatur ritme hingga akhirnya menutup set keempat dengan kemenangan 6-2.

Dengan kedudukan kembali imbang, set kelima menjadi arena penentu. Sinner bahkan sempat terlihat seperti meninggalkan lapangan sebelum set terakhir dimulai, dan situasi itu menambah rasa kaget bagi kubu Kecmanovic karena lawan hanya memenangkan satu dari sembilan laga lima set terakhir yang mereka jalani.

Namun, ketika pertandingan memasuki set kelima, yang justru muncul adalah keberanian Sinner untuk menekan lebih konsisten. Ia memaksa laga bergeser sepenuhnya lewat empat kemenangan dari lima game terakhir.

Hasil akhirnya berpihak kepada Sinner dengan skor 6-3 pada set kelima. Dengan demikian, ia menutup pertandingan total 4-6, 6-3, 6-7 (6-8), 6-2, 6-3.

Untuk mengakhiri duel, Sinner mengandalkan peningkatan performa di dua set terakhir. Ia mengakhiri laga dengan 31 ace dan 72 winners, sementara dalam periode dua set penutup ia hanya melakukan 10 unforced errors dari total 52 kesalahan tak-terpaksa.

Tambahan penting lain datang dari konteks perjalanan Sinner hingga akhirnya tampil di Wimbledon. Ia tidak mengikuti turnamen lapangan rumput sebagai pemanasan menjelang Wimbledon, dan ini menjadi laga pertamanya sejak kekalahan luar biasa di babak kedua French Open.

Di Roland Garros, Sinner sempat memimpin dua set dan 5-1 atas Juan Manuel Cerundolo, sebelum akhirnya mengalami keruntuhan yang mengubah arah pertandingan. Kondisi setelahnya membuat ketahanan Sinner kembali diuji, dan malam ini ia menunjukkan kemampuan untuk pulih dari tekanan panjang melawan pemain yang lebih rendah peringkatnya.

Dengan kemenangan ini, Sinner juga memperpanjang langkahnya setelah menghindari risiko tersingkir lebih cepat. Ia tidak ingin menjadi hanya pemain ketiga yang mempertahankan gelar Wimbledon pada nomor tunggal putra namun kalah di putaran pertama, sebuah ancaman nyata karena statistik lima setnya belakangan tidak selalu stabil.

Setelah laga berat ini, Sinner akan melanjutkan persiapan pada pertandingan berikutnya. Ia dijadwalkan menghadapi petenis Portugal, Nuno Borges, dengan modal kemenangan comeback sekaligus momentum yang terbentuk dari kendali di set terakhir.