Otomotif

KTB Memberi Sertifikasi ke 34 Karoseri Nasional pada Fuso Karoseri Award 2026

×

KTB Memberi Sertifikasi ke 34 Karoseri Nasional pada Fuso Karoseri Award 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: 34 Karoseri Nasional Terima Sertifikasi di Fuso Karoseri Award 2026

jurnalistik.co.id – Tangerang menjadi salah satu fokus penyegaran industri kendaraan niaga pada gelaran GIIAS 2026. Di acara tersebut, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) resmi menganugerahkan sertifikasi kepada pelaku karoseri nasional melalui Fuso Karoseri Award 2026.

Acara berlangsung pada Rabu (5/6/2026) dan melibatkan 34 perusahaan karoseri nasional. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat standar kualitas serta keselamatan di industri karoseri, seiring meningkatnya kebutuhan kendaraan logistik, distribusi, dan konstruksi di Tanah Air.

Sertifikasi untuk 34 perusahaan karoseri nasional

KTB menyampaikan bahwa program sertifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem yang lebih terarah bagi perakitan kendaraan niaga berbasis sasis Mitsubishi Fuso. Dalam konteks ini, sinergi antara distributor dan industri karoseri dinilai menjadi faktor penting agar produk sasis Fuso dapat melengkapi kebutuhan konsumen dengan lebih andal.

Sales and Marketing KTB, Yosuke Odake, menekankan bahwa kerja sama dengan industri karoseri sangat krusial untuk menyempurnakan produk sasis Fuso menjadi solusi transportasi. Ia menyatakan, “Dedikasi terhadap kualitas, keselamatan, dan kepatuhan standar ini merupakan tolak ukur penting bagi industri otomotif nasional,” ujar Odake di GIIAS 2026, Rabu (5/6/2026).

Odake juga menjelaskan bahwa sertifikasi yang diberikan tidak diperoleh secara instan. Mitsubishi Fuso melakukan evaluasi menyeluruh lebih dulu sebelum memutuskan perusahaan mana yang memenuhi kriteria.

Evaluasi ketat dari 40 perusahaan

Menurut penjelasan yang disampaikan, proses penilaian mencakup fasilitas produksi dan manufaktur. Di samping itu, sistem pengendalian kualitas turut diuji melalui pengujian kepatuhan mutu secara berkala.

Proses seleksi juga memasukkan pemeriksaan dokumen teknis sebagai kelengkapan administrasi, sekaligus memastikan rancangan dan bangun sesuai spesifikasi sasis. Odake menyebut evaluasi dilakukan terhadap 40 perusahaan sebelum akhirnya 34 perusahaan dinyatakan lolos.

Jaminan standar mutu selama dua tahun

Melalui program Fuso Karoseri Award 2026, sertifikasi resmi dinyatakan berlaku selama dua tahun sebagai jaminan standar mutu. Pernyataan ini disampaikan Odake dalam acara tersebut, “Sertifikasi resmi ini berlaku selama dua tahun sebagai jaminan standar mutu,” kata Yosuke.

MFTBC melalui program ini juga menegaskan upaya perkuatan standardisasi industri karoseri nasional. Penekanan pada standar menjadi bagian dari komitmen agar ekosistem kendaraan niaga tumbuh lebih profesional, aman, dan berkelanjutan.

Pendampingan melalui factory tour dan pembekalan

Dalam rangka penguatan kompetensi, para peserta diajak mengikuti Factory Tour ke fasilitas produksi PT Krama Yudha Ratu Motor di Pulogadung, Jakarta Timur. Selain kunjungan, kegiatan juga disertai sesi pembekalan mengenai regulasi teknis terbaru.

Program pendampingan ini mendapat sambutan dari pelaku industri karoseri. Salah satunya disampaikan oleh Direktur PT Adiputro Wirasejati, David Jethrokusumo, yang menyebut sertifikasi resmi dari pemegang merek sasis sudah lama dinantikan untuk meningkatkan kepercayaan diri perakit karoseri.

David mengatakan, “Supaya setiap proses itu sesuai dengan standar dari Mitsubishi Fuso, karena itu penting. Kita jadi lebih percaya diri karena sudah di- certified ,” kata David pada acara yang sama.

Dengan rangkaian penilaian, sertifikasi, serta pembekalan teknis, Fuso Karoseri Award 2026 memperlihatkan fokus pada kepatuhan standar sejak tahap fasilitas produksi hingga kelengkapan dokumen. Hasilnya, 34 perusahaan yang lolos diharapkan dapat menghasilkan pekerjaan karoseri yang lebih konsisten dari sisi kualitas dan keselamatan.

Langkah sertifikasi ini juga diposisikan sebagai pijakan agar kebutuhan kendaraan niaga yang makin beragam bisa direspons dengan standar yang seragam. Dengan adanya penilaian yang berlapis, KTB menilai proses perakitan karoseri tidak hanya berorientasi pada kelayakan produksi, tetapi juga pada aspek keselamatan dan kepatuhan mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui rangkaian tahapan mulai dari proses penilaian, pengumuman perusahaan yang dinyatakan lolos, hingga sesi pendampingan, program Fuso Karoseri Award 2026 menekankan bahwa standar harus diterapkan secara konsisten di seluruh rantai kerja. Peserta juga memperoleh pembekalan terkait regulasi teknis terbaru, sehingga pemahaman lapangan diharapkan selaras dengan ketentuan yang ditetapkan pemegang merek sasis.

Dengan masa berlaku sertifikasi selama dua tahun, perusahaan yang memperoleh pengakuan diharapkan menjaga performa kualitas dan keselamatan sesuai acuan yang telah dievaluasi. Harapannya, ekosistem karoseri nasional dapat bergerak lebih profesional dan terarah, sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap produk sasis Mitsubishi Fuso yang terintegrasi dengan kebutuhan konsumen.