jurnalistik.co.id – Maverick Vinales dipastikan absen pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini. Cedera yang dialaminya membuat pebalap Red Bull KTM Tech3 itu harus memberi jalan, sementara Pol Espargaro ditunjuk menjadi pengganti.
Langkah tersebut diambil setelah Vinales menjalani rangkaian evaluasi medis dan konsultasi lanjutan bersama tim. Tech3 juga terlibat langsung dalam keputusan untuk menunda partisipasi Vinales pada seri berikutnya.
Cedera Lengan Kiri Jadi Alasan Utama
Vinales menepi karena masalah pada cedera lengan kiri yang bermula sejak insiden di Sachsenring pada musim 2025 lalu. Walaupun sempat menjalani operasi awal tahun ini serta melakukan rehabilitasi secara intensif, proses pemulihannya dinilai belum mencapai kondisi yang diharapkan.
Keputusan mundur dari rangkaian MotoGP Inggris muncul usai Vinales berkonsultasi dengan tim medis, Tech3, serta mengunjungi Red Bull Athlete Performance Centre (APC) selama jeda musim panas. Pemeriksaan lanjutan kemudian mengungkap penyebab belum pulihnya kekuatan pada bagian tersebut.
Dalam penjelasannya, Vinales menyampaikan bahwa selama masa libur musim panas tim terus menelusuri faktor yang menghambat perbaikan. Ia menekankan perbedaan antara kemampuan rotasi yang telah meningkat dan kondisi yang belum kembali seperti semula: “Selama libur musim panas, kami terus mencari tahu penyebab mengapa kekuatan rotasi eksternal pada lengan kiri saya belum kembali, sementara rotasi internalnya sudah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir,” kata Vinales, dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (6/8/2026).
Vinales juga menanggapi hasil evaluasi medis tersebut dengan nada yang tetap realistis. Ia mengatakan, “Ini bukan kabar baik saat paruh kedua musim dimulai, tetapi saya akan memberikan segalanya untuk proses pemulihan ini,” tutur Vinales.
Pol Espargaro Kembali Mengisi RC16
Berita Terkait
Absennya Vinales sekaligus menjadi momentum bagi Pol Espargaro untuk kembali mengambil alih kursi di garasi Tech3. Espargaro dikenal dekat dengan lingkungan tim tersebut, sekaligus pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan Tech3 di kelas premier.
Juara Dunia Moto2 2013 itu memulai kiprah di kelas premier bersama Tech3 pada 2014. Sepanjang perjalanannya, ia tercatat telah mengemas 70 penampilan dengan tim satelit asal Prancis tersebut.
Dalam konteks pengisian kursi, Espargaro juga memiliki pengalaman sebelumnya. Disebutkan, ia pernah menggantikan Vinales pada musim 2025.
Menanggapi penugasan tersebut, Espargaro mengaku memiliki perasaan campur aduk. “Di satu sisi saya merasa sedih, tidak pernah menyenangkan naik motor dalam situasi seperti ini saat pebalap lain cedera, terutama Maverick. Namun di sisi lain, balapan ada di dalam darah saya. Saya sangat merindukannya, jadi ini adalah kesempatan besar bagi saya,” ujar Espargaro.
Ia menambahkan bahwa adaptasi tetap dibutuhkan karena ritme aktivitas balapnya tidak berjalan seperti biasanya. Menurutnya, waktu yang dibutuhkan untuk kembali menyesuaikan diri diperlukan karena baru-baru ini lebih banyak melakukan pengujian motor RC16 untuk proyek baru serta belum lama mengendarai motor 1.000 cc dalam kondisi balapan. Espargaro menjelaskan, “Saya butuh sedikit waktu untuk beradaptasi kembali karena belakangan ini lebih banyak menguji motor RC16 untuk proyek baru dan sudah lama tidak menunggangi motor 1.000 cc dalam kondisi balap. Namun setelah beberapa sesi latihan, saya akan siap dan berupaya memberikan hasil terbaik untuk Tech3,” kata Espargaro.
Respons Manajemen Tech3 dan Harapan untuk Vinales
Manajer Tim Red Bull KTM Tech3, Nicolas Goyon, menyampaikan rasa prihatin atas situasi yang dialami Vinales. Meski demikian, ia menilai penunjukan Espargaro sebagai opsi pengganti yang paling tepat dalam kondisi tersebut.
Goyon juga menegaskan bahwa Pol sudah lama menjadi bagian dari keluarga Tech3. “Kami merasa prihatin untuk Maverick, tetapi Pol sudah lama menjadi bagian dari keluarga Tech3 dan merupakan pengganti yang paling tepat dalam situasi ini. Kami mendoakan Maverick cepat pulih dan berharap melihatnya kembali di atas motor pada seri berikutnya di Aragon,” kata Goyon.
Dengan demikian, MotoGP Inggris menjadi seri yang menampilkan peralihan sementara di kubu Red Bull KTM Tech3, sekaligus memberi kesempatan bagi Espargaro untuk kembali tampil menggunakan RC16 ketika Vinales masih fokus pada pemulihan cedera lengan kiri.












