Olahraga

Danny Welbeck Resmi, Chelsea Mengincar Bek Atalanta Giorgio Scalvini untuk Musim Panas 2026

×

Danny Welbeck Resmi, Chelsea Mengincar Bek Atalanta Giorgio Scalvini untuk Musim Panas 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Selepas Datangkan Welbeck, Chelsea Arahkan Bidikan ke Giorgio Scalvini

jurnalistik.co.id – Chelsea mulai merapikan aktivitas bursa transfer setelah mengamankan Danny Welbeck. Langkah berikutnya kini diarahkan untuk memperkuat lini pertahanan dengan menargetkan bek Atalanta, Giorgio Scalvini, pada musim panas 2026.

Welbeck sendiri telah resmi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama The Blues. Pemain tersebut dipersiapkan sebagai opsi penyerang pelapis dalam skema skuad asuhan Xabi Alonso.

Meski baru saja menyelesaikan kedatangan tersebut, Chelsea disebut tidak melambat dalam perburuan pemain baru. Nama Scalvini kemudian muncul sebagai bidikan selanjutnya di bursa transfer musim panas mendatang.

Chelsea menaruh fokus pada Scalvini

Giorgio Scalvini merupakan bek berusia 22 tahun yang selama ini menjadi bagian penting Atalanta. Ia telah mencatat 100 kali penampilan untuk klub tersebut dan ikut membawa tim meraih gelar Liga Europa pada musim 2023-2024.

Di tengah ketertarikan berbagai klub, Chelsea melakukan kontak dengan perwakilan Scalvini untuk membuka ruang negosiasi. Komunikasi itu menjadi sinyal bahwa The Blues menilai pemain tersebut sebagai kebutuhan skuad.

Namun Chelsea tidak bertindak sendirian dalam persaingan mendapatkan Scalvini. Sejumlah klub Liga Inggris lain juga diberitakan memiliki minat serupa, termasuk Newcastle United dan Tottenham Hotspur.

Dalam situasi kompetitif itu, Atalanta memasang banderol sekitar 42 juta poundsterling untuk Scalvini. Angka tersebut menjadi indikator bahwa negosiasi tidak akan berjalan mudah dan Chelsea perlu menyiapkan skema yang sesuai.

Dari sisi pemain, Scalvini disebut memiliki keinginan untuk merasakan tantangan baru di Liga Inggris. Ia menilai musim 2026-2027 adalah momen yang tepat untuk mengambil keputusan karier.

Chelsea sendiri sudah melakukan pergerakan rekrutmen sebelumnya. The Blues disebut telah mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa, Maxence Lacroix dari Crystal Palace, serta Marco Palestra dari Atalanta.

Dengan tambahan Welbeck, Chelsea mengisi skuad lewat beberapa posisi berbeda dalam satu periode. Meski demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa setelah merekrut empat pemain, The Blues tidak menutup kemungkinan melanjutkan pengeluaran besar guna membentuk kedalaman tim.

Di antara dinamika bursa, Tottenham Hotspur juga dikaitkan dengan rencana penjualan. Klub tersebut diberitakan berupaya menjual Cristian Romero dengan nilai sekitar 34 juta poundsterling, yang disebut dapat membuka peluang bagi kepindahan ke Liga Italia bersama Inter Milan.

Rencana skuad dan proyeksi musim

Khusus Chelsea, ada sinyal mengenai pembenahan komposisi lini belakang. The Blues disebut memiliki sepuluh bek tengah setelah kedatangan Maxence Lacroix, dan Xabi Alonso dikabarkan berpotensi melepas lima di antaranya.

Trevoh Chalobah kemudian disebut masuk daftar yang dipantau, termasuk oleh Como yang dilatih Cesc Fabregas. Selain Chalobah, Axel Disasi juga diberitakan menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan ketertarikan klub-klub Liga Italia.

Musim 2025-2026 sendiri berakhir tanpa perjalanan Chelsea ke kompetisi Eropa. The Blues menutup klasemen akhir di posisi ke-10 dan karenanya mempersiapkan langkah untuk musim 2026-2027 dengan fokus berbeda.

Untuk menguji kondisi skuad, Xabi Alonso dijadwalkan menghadapi beberapa pertandingan persahabatan. Chelsea akan menantang Juventus, AC Milan, Johor Darul Ta’zim, dan Real Sociedad.

Dalam konteks itu, minat terhadap Scalvini bisa dibaca sebagai bagian dari upaya menyusun fondasi tim yang lebih kompetitif. Bila negosiasi berjalan, Chelsea akan menambah satu pemain dengan pengalaman di level Eropa dari perjalanan Atalanta.

Sementara banderol 42 juta poundsterling menjadi angka utama yang harus dituntaskan, keinginan Scalvini untuk merapat ke Liga Inggris menjadi faktor penentu lain. Chelsea kini berada pada fase penting: menyeimbangkan kebutuhan skuad, kesiapan finansial, serta dinamika persaingan dengan klub-klub Inggris lain.