Otomotif

Mobil Hybrid dan EV Bekas Mulai Marak di Pasar: Mau Beli, Ini yang Perlu Dicek

0
×

Mobil Hybrid dan EV Bekas Mulai Marak di Pasar: Mau Beli, Ini yang Perlu Dicek

Sebarkan artikel ini
Mulai Muncul di Pasar, Mau Beli Mobil Hybrid dan EV Bekas? Otomotif 8 Juni 2026
Ilustrasi: Mulai Muncul di Pasar, Mau Beli Mobil Hybrid dan EV Bekas?

jurnalistik.co.id – Tren elektrifikasi di Indonesia tidak berhenti pada kendaraan baru. Kini mobil hybrid dan electric vehicle (EV) bekas mulai banyak tersedia di pasar mobil seken, sehingga sebagian konsumen melihat opsi ini sebagai alternatif yang lebih terjangkau.

Meski lebih mudah dijangkau, keputusan membeli mobil elektrifikasi bekas tetap perlu dibuat dengan kehati-hatian. Sebelum transaksi, ada komponen yang perlu diperiksa agar tidak menyesal di kemudian hari.

Prioritas: pemeriksaan baterai

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV Yogig Pramono menekankan bahwa langkah paling penting saat membeli mobil hybrid maupun EV bekas adalah memeriksa kondisi baterai. Yogig menyatakan perhatian utama ada pada baterai, sekaligus sistem-sistem yang bekerja pada mobil hybrid maupun sistem EV.

“Bagi yang ingin beralih ke mobil hybrid atau mobil EV, apalagi kalau mau beli mobil bekas, hal yang perlu diperhatikan itu yang terutama di baterainya, atau sistem-sistem di hybrid atau sistem EV-nya,” kata Yogig saat ditemui di Jakarta Utara, belum lama ini.

Menurut Yogig, menilai baterai tidak cukup hanya dari tampilan fisik atau melalui test drive singkat. Untuk mengetahui kesehatan baterai dengan lebih akurat, diperlukan alat scanner.

“Biasanya calon pemilik akan tahu untuk sistem ini bagus atau tidak untuk kondisi baterainya, itu biasanya by scanner,” kata Yogig.

Dengan metode pemeriksaan menggunakan scanner, calon pembeli dapat melihat sejumlah data penting terkait baterai. Data tersebut mencakup informasi voltase hingga State of Health (SOH) atau tingkat kesehatan baterai.

“Nanti kalian akan tahu nih kondisi voltasenya, terus SOH-nya itu ada di berapa persen,” kata Yogig.

Yogig menjelaskan bahwa semakin tinggi angka SOH, umumnya kondisi baterai masih semakin baik. Kapasitas penyimpanannya pun cenderung masih mendekati kondisi saat kendaraan masih baru.

Informasi voltase dan SOH yang terbaca melalui scanner itu membantu calon pembeli menilai kondisi baterai secara lebih konkret sebelum memutuskan membeli. Dengan demikian, pembeli tidak hanya mengandalkan kesan singkat, tetapi berpijak pada data kesehatan baterai.

Datang langsung ke bengkel resmi atau spesialis

Selain menegaskan pentingnya scanner, Yogig juga menyarankan agar kendaraan yang hendak dibeli dicek secara menyeluruh. Ia menyebut calon pembeli sebaiknya membawa unit ke bengkel resmi atau bengkel spesialis kendaraan elektrifikasi.

“Biasanya saya menyarankan, lebih enaknya dibawa ke bengkel resminya atau boleh dibawa ke sini nanti kita cek untuk kondisi baterainya dengan scanner,” kata Yogig.

Langkah ini, menurutnya, membantu pembeli mengetahui kondisi sebenarnya dari sistem hybrid maupun sistem kelistrikan kendaraan sebelum transaksi dilakukan.

Jangan fokus hanya pada mesin bensin

Untuk mobil hybrid, Yogig mengatakan pemeriksaan mesin bensin pada dasarnya tidak jauh berbeda dibanding mobil konvensional. Meski demikian, perhatian utama tetap harus diarahkan pada sistem hybrid dan kondisi baterainya.

“Karena itu, sebelum membeli mobil hybrid atau EV bekas, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat kondisi eksterior, interior, maupun performa mesin,” begitu arah perhatian yang ditekankan Yogig dalam penilaian sistem kendaraan.

Yogig menegaskan bahwa komponen dan sistem yang menjadi pembeda dibanding kendaraan bermesin konvensional adalah sistem hybrid pada mobil hybrid serta sistem EV pada kendaraan listrik. Karena itu, memeriksa kesehatan baterai dan sistem elektrifikasi menjadi langkah yang wajib dilakukan.

Tujuannya agar pembeli terhindar dari biaya perbaikan yang besar di kemudian hari. Dengan pemeriksaan yang tepat, keputusan membeli mobil elektrifikasi bekas dapat dibuat berdasarkan kondisi sistem yang benar-benar terukur, terutama melalui data baterai yang ditampilkan oleh scanner.