Otomotif

AHM-TSC 2026 Digelar, Ini Daftar Juara Kontes Teknisi AHASS

×

AHM-TSC 2026 Digelar, Ini Daftar Juara Kontes Teknisi AHASS

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: AHM Gelar Kontes Teknisi AHASS, Ini Daftar Juaranya

jurnalistik.co.id – Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar ajang kompetisi untuk menguatkan kualitas layanan purna jual di jaringan AHASS. Melalui Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) 2026, AHM menempatkan peningkatan kompetensi teknisi dan service advisor sebagai agenda yang berkelanjutan.

Memasuki tiga dekade penyelenggaraan, kontes ini tidak hanya menjadi ruang unjuk kemampuan. Ajang tersebut juga dirancang sebagai sarana kalibrasi kompetensi sekaligus bentuk apresiasi bagi tenaga terbaik Honda dari seluruh Indonesia.

Lebih dari 9.700 teknisi dan 2.500 service advisor ikut ambil bagian dalam proses seleksi AHM-TSC 2026. Seluruhnya berasal dari sekitar 3.657 jaringan AHASS dan mengikuti tahapan sejak awal tahun.

Seleksi dilakukan secara berjenjang untuk memastikan standar penilaian tetap konsisten di setiap level. Peserta mulai melalui tahap subregional (kabupaten/kota), lalu berlanjut ke regional (provinsi), hingga akhirnya menuju babak nasional yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor bersama jaringan Main Dealer Honda.

Seluruh peserta yang mengikuti proses kompetisi merupakan lulusan Technical Training Level 2 (TTL 2). Di samping itu, mereka juga telah memiliki pengalaman bekerja di AHASS minimal selama dua tahun.

Kontes sebagai wadah mengkalibrasi kompetensi

Executive Vice President PT AHM, Thomas Wijaya, menyampaikan bahwa kontes ini diarahkan bukan sekadar untuk mengasah keterampilan. AHM menempatkannya sebagai forum pembelajaran agar kompetensi yang dimiliki terus selaras dengan kebutuhan layanan.

Menurut Thomas, ajang ini menjadi wadah untuk saling mengkalibrasi kompetensi. Dengan kalibrasi tersebut, sumber daya Honda diharapkan mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus bergerak semakin maju.

Thomas juga menegaskan rasa bangga terhadap pengakuan yang diterima kompetensi teknisi Honda Indonesia. Ia menyebut bahwa capaian tersebut tidak hanya muncul di level nasional, tetapi juga mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.

Ia menilai prestasi itu menunjukkan kualitas teknisi Honda di Indonesia mampu bersaing dengan teknisi terbaik dari berbagai negara. Namun, pencapaian tersebut juga dipandang sebagai tanggung jawab agar kualitas tetap terjaga dari waktu ke waktu.

Babak final digelar di AHSRTC

Uji kompetensi di tingkat nasional diselenggarakan di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHSRTC), Cikarang, Jawa Barat. Babak final ini mempertemukan peserta terbaik hasil seleksi dari berbagai daerah.

Kompetisi mempertandingkan tiga kategori, yaitu Teknisi Pit Reguler, Service Advisor, serta Teknisi Big Bike. AHM menyebut ajang ini diadakan setiap dua tahun sekali, sehingga menjadi ukuran periodik untuk menilai sekaligus menyelaraskan kemampuan layanan di jaringan.

Dalam kategori Teknisi Pit Reguler, jumlah peserta terbaik yang tampil sebanyak 29 orang. Untuk kategori Service Advisor, juga ada 29 peserta, sementara kategori Teknisi Big Bike diikuti 11 peserta.

Pengujian dirancang meniru kondisi kerja lapangan

Proses penilaian disusun agar mencerminkan kondisi kerja di lapangan. AHM menitikberatkan pada aspek akurasi, efisiensi, keselamatan kerja, serta kebersihan selama proses servis.

Untuk kategori teknisi, peserta menjalani rangkaian pengujian yang mencakup teori, praktik meja, hingga troubleshooting. Tahapan tersebut membantu mengukur kemampuan teknis mulai dari pemahaman dasar sampai penanganan permasalahan di lapangan.

Sementara itu, untuk kategori service advisor, penilaian dilakukan melalui materi teori, studi kasus, role play, serta praktik pelayanan kepada konsumen. Pola ujian ini menilai kesiapan peserta dalam menghadapi situasi pelayanan nyata dan berinteraksi dengan kebutuhan konsumen.

AHM juga menempatkan penilaian sebagai upaya penyelarasan standar kompetensi layanan teknisi di seluruh jaringan AHASS. Dengan demikian, kualitas layanan diharapkan tetap konsisten seiring perkembangan teknologi sepeda motor.

Di sisi lain, AHM memandang meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap layanan purna jual sebagai alasan penting untuk terus menjaga standar kompetensi. Kontes ini menjadi salah satu mekanisme yang menguatkan keseragaman kualitas layanan, sekaligus menjaga kompetensi agar relevan dengan tuntutan zaman.

Melalui rangkaian seleksi yang berjenjang dan pengujian yang meniru kondisi kerja, AHM-TSC 2026 diarahkan untuk menghasilkan layanan yang lebih baik bagi konsumen. Ajang ini pada akhirnya bertujuan memastikan para tenaga ahli Honda dapat memberikan pelayanan yang akurat, efisien, aman, dan rapi di setiap proses servis.