jurnalistik.co.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kota Bandar Lampung, berlangsung dengan suasana yang tetap ceria pada tahun ajaran 2026/2027. Untuk kelas 1, sekolah yang beralamat di Jalan Lada 3 Nomor 19, Kelurahan Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, hanya menerima dua siswi baru.
Pada Senin (13/7/2026), kedua siswi tersebut hadir dengan perlengkapan baru, termasuk seragam, topi, dan sepatu. Mereka diantar orangtua langsung dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama siswa kelas lainnya di halaman sekolah.
Meski jumlah peserta didik baru di kelas 1 terbilang sangat sedikit, kegiatan hari pertama tetap diwarnai antusiasme para siswa. Di lokasi yang sama, suasana pembelajaran awal tampak berjalan tertib dengan perhatian penuh dari pihak sekolah.
Dalam pantauan di lapangan, total siswa yang hadir di SDN 1 Gedung Meneng mencapai sekitar 40 orang. Rinciannya, kelas 1 diisi dua siswa, kelas 2 sebanyak enam siswa, kelas 3 tiga siswa, kelas 4 tujuh siswa, kelas 5 sebanyak 13 siswa, dan kelas 6 berjumlah sembilan siswa.
Saat kegiatan dimulai, para siswa berdiri di bawah tiang bendera Merah Putih. Setelah itu, mereka melanjutkan rangkaian MPLS dengan mengikuti arahan sekolah dan menjalankan aktivitas yang telah disiapkan.
Orangtua murid, Andi Irawan, menyampaikan bahwa putrinya menunjukkan semangat yang tinggi mengikuti MPLS. Menurut Andi, anaknya bahkan bangun lebih awal untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat ke sekolah.
“Anak saya sangat antusias dalam mengikuti MPLS dan memang siswa baru di sekolah tempat saya menimba ilmu ini cukup sedikit hanya 2 siswa saja,” kata Andi saat ditemui di halaman SDN 1 Gedung Meneng, Senin.
Andi juga menilai kebersamaan pada hari pertama terasa lebih berarti karena putrinya didampingi langsung selama kegiatan. Ia menuturkan putrinya merasakan suasana yang menyenangkan saat diantar.
Berita Terkait
“Cukup baik dan antusias. Anak saya ngerasa bahagia, senang, dengan diantar abinya ke sekolah,” ucap Andi.
Dengan komposisi kelas 1 yang hanya diisi dua siswi baru, Andi tetap memaknai hal tersebut sebagai momen awal yang penting bagi anaknya. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap proses yang dijalani meskipun jumlah peserta tidak besar.
“Ya sebenarnya saya ya banggalah. Artinya walaupun dua siswa, ya mudah-mudahan untuk ke depannya bisa lebih sukses lagi, lebih banyak siswa,” kata Andi.
Harapan itu muncul bersamaan dengan upaya sekolah menyiapkan masa pengenalan agar siswa mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar. Keberlangsungan MPLS menjadi penanda dimulainya kegiatan tahun ajaran baru, sekaligus menjadi langkah awal membangun kebiasaan sekolah.
Di hari pertama, para siswa tampak mengikuti setiap agenda dengan penuh perhatian. Situasi tersebut menunjukkan bahwa keceriaan tidak semata bergantung pada jumlah, melainkan juga pada kesiapan kegiatan dan dukungan keluarga.
Bagi para orangtua, MPLS pada awal tahun ajaran seperti ini menjadi ruang penguatan kesiapan anak, terutama untuk siswa baru. Sementara bagi sekolah, kegiatan hari pertama menjadi titik berangkat untuk memastikan transisi berjalan nyaman hingga siswa benar-benar memahami ritme kegiatan di kelasnya.
Setelah rangkaian kegiatan resmi dimulai, siswa dan siswi terlihat mengikuti tahapan yang telah dijadwalkan oleh pihak sekolah. Mereka tetap berada di area halaman sekolah dan merespons arahan yang diberikan, sehingga aktivitas berjalan rapi serta tidak menimbulkan gangguan selama proses MPLS berlangsung.
Orangtua juga ikut berperan sejak awal, terutama dalam memastikan perlengkapan dasar anak sudah siap sebelum kegiatan dimulai. Dalam pantauan, kedatangan para siswa dengan perlengkapan baru menunjukkan kesungguhan keluarga dalam mendukung masa pengenalan, sekaligus membantu siswa baru merasa siap mengikuti kegiatan hari pertama.
Andi Irawan menegaskan bahwa antusiasme putrinya menjadi salah satu hal yang menonjol pada momen tersebut. Menurutnya, meski jumlah peserta didik baru di kelas 1 hanya dua siswi, proses pengenalan tetap dipandang sebagai langkah penting agar anak dapat beradaptasi dengan suasana belajar di SD Negeri 1 Gedung Meneng. Ia pun berharap agar ke depan kegiatan ini bisa membawa keberhasilan yang lebih baik bagi sekolah.












