Olahraga

49ers Gegarkan Rams di MCG: Menang 27-7 atas Favorit Super Bowl

×

49ers Gegarkan Rams di MCG: Menang 27-7 atas Favorit Super Bowl

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: NFL: San Francisco 49ers shock Los Angeles Rams at Melbourne Cricket Ground

jurnalistik.co.id – San Francisco 49ers mencetak kemenangan dominan 27-7 atas Los Angeles Rams pada laga NFL di Melbourne Cricket Ground (MCG), di depan lebih dari 100.000 penonton. Ini menjadi pertandingan NFL pertama yang digelar di wilayah Asia-Pasifik, sekaligus tonggak untuk rangkaian sembilan laga internasional pada 2026.

49ers tiba lebih awal di Melbourne, tepatnya satu pekan sebelum pertandingan. Sementara itu, Rams memilih waktu tinggal di Australia yang jauh lebih singkat, hanya lebih dari 24 jam sebelum laga dimulai.

Menurut skema rute tim, pertandingan ini juga tercatat sebagai perjalanan tandang terpanjang 49ers dalam sejarah franchise, bagian dari target penyelenggaraan rekor sembilan pertandingan internasional pada 2026. Rams tampil dengan status favorit Super Bowl setelah perubahan komposisi menjelang musim.

Perubahan itu datang lewat perekrutan defensive end Myles Garrett, serta kembalinya salah satu nama terbesar pertahanan NFL, Aaron Donald, dari masa pensiun. Dengan latar tersebut, ekspektasi tinggi otomatis menyelimuti pertemuan di MCG.

Deebo Samuel, penerima 49ers, menyampaikan suasana yang ia rasakan saat Rams keluar ke lapangan. Ia mengatakan dirinya “mencintai” momen ketika Rams didatangi oleh cemoohan dari penonton, seraya menyinggung persiapan tim yang harus berhadapan dengan jarak terbang panjang.

“Kita di sini selama seminggu. Kita menikmati kota ini. Saya tidak yakin Anda bisa terbang 16 jam dan siap bermain,” ujar Samuel kepada Channel Seven Australia. Pernyataan itu sekaligus menggambarkan konteks perjalanan dan persiapan yang menjadi bagian dari narasi laga.

Babak kedua jadi titik balik

Permainan mulai menghangat pada kuarter kedua. Kyren Williams berlari untuk touchdown yang membuat Rams memperoleh keunggulan empat poin, setelah sebelumnya 49ers lebih dulu mencetak field goal.

Namun, momentum Rams tidak bertahan lama. 49ers langsung merespons sebelum jeda melalui touchdown dari Demarcus Robinson, sehingga ritme pertandingan berbalik arah menjelang akhir paruh pertama.

Di babak setelahnya, 49ers terus menekan dengan rangkaian gol yang membuat jarak semakin melebar. Mike Evans lebih dulu mencatatkan skor, lalu Deebo Samuel menambah touchdown untuk memperkuat kendali tim.

Setelah rangkaian tersebut, Rams tidak mampu memotong laju 49ers hingga akhir laga. Sebuah field goal kedua akhirnya menjadi penutup yang memastikan kemenangan 49ers dengan skor 27-7.

Dari sisi performa quarterback, Brock Purdy menyelesaikan 25 dari 34 operan untuk total 205 yard, termasuk tiga operan touchdown. Catatan itu menjadi salah satu faktor penting mengapa 49ers mampu mengubah kesempatan menjadi poin secara konsisten.

Sementara itu, Sean McVay menanggapi hasil dengan nada evaluatif. Ia menyatakan tidak mencari alasan, entah soal perjalanan maupun faktor lainnya, serta menilai timnya tidak tampil cukup baik.

“Saya tidak membuat alasan. Jika Anda ingin mengatakan itu soal travel, apa pun itu, kami hanya tidak cukup bagus. Saya tidak melatih cukup baik, dan kami akan melihatnya lalu melangkah ke depan,” kata McVay. Dengan hasil ini, 49ers tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga mengirim pesan jelas bahwa mereka mampu tampil tajam di panggung internasional, tepat di hadapan kerumunan besar MCG.

Rincian waktu persiapan menjadi benang merah yang terasa sepanjang pratinjau pertandingan. 49ers punya jeda lebih panjang di Melbourne, sehingga mereka sempat beradaptasi dan menikmati suasana kota, sementara Rams datang dengan hitungan hari yang jauh lebih mepet sebelum laga dimulai. Kontras itu sejalan dengan pengamatan Deebo Samuel soal beratnya menghadapi jarak terbang panjang dan bagaimana kondisi seperti itu tetap memengaruhi fokus tim.

Di atas lapangan, efisiensi serangan 49ers ikut menjelaskan mengapa momentum bisa berubah cepat dan bertahan hingga akhir. Brock Purdy tampil akurat dengan menyelesaikan sebagian besar operan, termasuk tiga touchdown yang mengubah peluang menjadi poin secara konsisten. Setelah timnya menguasai ritme setelah jeda, Rams tidak menemukan cara untuk menghentikan laju tersebut, sehingga Sean McVay pun memilih menilai performa timnya secara langsung tanpa mencari pembenaran, apa pun konteks perjalanan yang menyertai laga.