Olahraga

Garcia vs Benn: Ryan Garcia Menggoda Conor Benn dengan Telur saat Konferensi Pers Penuh Drama

×

Garcia vs Benn: Ryan Garcia Menggoda Conor Benn dengan Telur saat Konferensi Pers Penuh Drama

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Garcia vs Benn: Champion taunts Briton with an egg during a theatrical news conference

jurnalistik.co.id – Konferensi pers jelang pertarungan Ryan Garcia vs Conor Benn di Las Vegas berlangsung penuh sandiwara, jauh dari suasana formal yang biasa ditemui di pekan pertandingan. Di tengah keramaian yang sudah memadati T-Mobile Arena, Garcia tampil sebagai pusat perhatian dengan rentetan umpatan dan aksi teatrikal yang berulang.

Garcia, yang akan mempertahankan sabuk WBC kelas welternya melawan Benn pada Sabtu, menutup momen itu dengan gerak yang langsung menarik perhatian penonton. Ketika konferensi bergulir di venue yang sama untuk laga hari H, ia berkali-kali melontarkan tantangan, sementara Benn memilih menjaga ketenangan.

Awalnya, “ritual” yang paling mencolok terjadi tak lama setelah Garcia mengambil tempat duduk. Ia meraih telur rebus dari sebuah tas, mengupasnya dengan tenang, lalu memakannya habis di hadapan kamera dan kerumunan.

Garcia menjelaskan tindakannya dengan mengaitkan kejadian di kubu Benn. Ia menyebut, “He has a lot of familiarity with eggs so I thought I’d eat some,” tepat ketika Nigel Benn—ayah Conor Benn—menggelengkan kepala. Umpatan itu merujuk pada dua tes positif Conor Benn untuk clomifene pada 2022 serta keputusan WBC berikutnya yang memandang konsumsi telur dapat memberi penjelasan yang masuk akal.

Tak berhenti sampai di situ, Garcia ikut menambahkan detail suasana yang dibuatnya sendiri. Ia mengatakan telurnya terasa agak kering dan butuh sedikit madu. Di sisi lain, ia juga pernah menjalani skorsing akibat doping setelah terdeteksi ostarine seusai laga 2024 melawan Devin Haney, sementara kedua petinju sama-sama menegaskan mereka tidak berniat dan tidak mengetahui asupan zat terlarang tersebut.

Menjelang “face-off”, keamanan sempat menyita telur yang sebelumnya diselipkan Garcia ke saku. Langkah itu berpotensi mencegah terulangnya insiden tahun lalu ketika Chris Eubank Jr menampar Benn dengan telur di acara peluncuran. Pada pertemuan mereka di New York pada Juli, keduanya juga harus dipisahkan, namun kali ini tak ada kejadian serupa yang kembali terulang.

Garcia terus berbicara saat Benn memilih merespons dengan sikap yang lebih terukur. Benn menempelkan satu jari ke bibir, tersenyum, lalu akhirnya berbalik dan meninggalkan panggung. Dalam sesi yang sama, Benn menegaskan fokusnya pada pertarungan ketimbang adu sindir yang datang dari lawan.

Di tengah panggung yang dipagari tirai untuk sebagian penonton, Benn menjelaskan soal pesan ke pendukungnya. Ia berkata, “All the talking, tweeting, typing and streaming is done – I’m ready to fight,” sembari mengenakan rompi dengan tampilan bergaya antipeluru. Benn juga berbicara mengenai “value for money” dan tidak terlalu ingin terpancing oleh provokasi-provosasi Garcia.

Keramaian di T-Mobile Arena sendiri tergolong ramai. Para penggemar sudah antre lebih dari satu jam sebelum pintu dibuka, dengan dukungan Britania yang terdengar dari jarak tertentu. Garcia menerima sambutan yang lebih keras namun bercampur, dan ia bahkan sempat menyinggung hal-hal di luar isu teknis.

Garcia menyebut Benn telah “lit a fire” dengan mempertanyakan warisan Meksiko miliknya. Benn kemudian menanggapinya dengan menjawab dalam bahasa Spanyol yang fasih—mengingat ia menghabiskan 12 tahun masa kecilnya di Majorca. Ada pula momen teatrikal lain ketika juara dunia WBA “Super” kelas welter Teofimo Lopez berdiri di antara penonton dengan jenggot palsu sebelum akhirnya mengajukan pertanyaan dan membuat sorak bergema.

Setelah menyelesaikan bagian pamer panggung, Garcia mengalihkan sorotan ke isu berat badan Benn. Ia sempat mengomentari manajer Benn, Keith Connolly, termasuk garis rambutnya, lalu kembali mengarah pada batas timbangan.

Conor Benn diketahui tidak pernah membuat limit 10st 7lb dalam lebih dari empat tahun terakhir. Ia pernah bertarung dua kali melawan Chris Eubank Jr pada kelas menengah. Garcia menyarankan Benn bisa “rehydrate” ke bobot yang diinginkan setelah weigh-in Jumat, tetapi Garcia mempertanyakan apakah otak Benn bisa pulih dari proses pemotongan berat.

Benn menimpali tanpa memberi celah untuk perdebatan berlarut. Ia berkata, “It started as a joke, a fantasy” tidak muncul dalam konteks jawaban yang diberikan, namun respon Benn atas provokasi Garcia jelas tegas. Benn menjawab: “[Garcia should] worry about himself,” lalu menambahkan, “He seems to have enough problems as it is.” Benn kemudian menegaskan, “I don’t look at him, I just worry about myself and don’t cut corners. We’ll see who makes weight tomorrow.”

Menutup rangkaian komentarnya, Garcia mengakui sebagian besar pertunjukan hanyalah strategi suasana. Ia menyatakan, “All this is noise, I’ve done my job and I’m the better fighter,” serta menambahkan, “This is fun but we know what to do.” Meski Benn sudah meninggalkan panggung, Garcia tetap berada di tempat, melenturkan tubuh, berteriak, dan berinteraksi dengan penonton.