Olahraga

Arteta Tegaskan Ethan Nwaneri Bertahan di Arsenal setelah Martinelli Menolak Galatasaray

×

Arteta Tegaskan Ethan Nwaneri Bertahan di Arsenal setelah Martinelli Menolak Galatasaray

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kata Arteta Soal Transfer Arsenal Usai Martinelli Tolak Galatasaray

jurnalistik.co.id – Mikel Arteta menegaskan bahwa Ethan Nwaneri akan tetap berada di Arsenal, meski rumor pergerakan pemain masih beredar menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026.

Menurut Arteta, keputusan itu berangkat dari kebutuhan jangka menengah dan panjang, bukan semata pertimbangan sesaat di bursa.

Dalam penjelasannya, Arteta menyatakan, “Saya ingin dia berada di klub. Namun, kami harus memikirkan jangka menengah dan panjang.”

Arteta kemudian menambahkan, “Apa yang terbaik bagi sang pemain? Ethan (Nwaneri) perlu bermain sepak bola. Jika dia bertahan di sini, kami harus bisa menjamin menit bermain baginya.”

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan logika yang sama berlaku bila kondisi di dalam skuad tidak mendukung perkembangan pemain: “jika tidak, hal itu tidak akan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” katanya.

Martinelli menolak hengkang, Napoli mulai mendekat

Di sisi lain, masa depan Gabriel Martinelli menjadi perhatian setelah pemain sayap Arsenal menolak kesempatan untuk bergabung dengan Galatasaray.

Tawaran itu kembali muncul setelah Martinelli enggan menerima peluang hengkang ke klub Liga Turki tersebut, dan kini Napoli disebut mulai melakukan pendekatan secara langsung.

Galatasaray sebelumnya menyiapkan tawaran sebesar 38 juta poundsterling (sekitar 917 miliar rupiah) untuk Martinelli yang berusia 25 tahun.

Bukan hanya Martinelli, Galatasaray juga dikabarkan menginginkan pemain muda Arsenal, Ethan Nwaneri, yang saat ini berusia 19 tahun.

Dalam prosesnya, Arsenal juga sempat memasukkan nama penyerang asal Nigeria, Victor Osimhen, dalam negosiasi yang dikaitkan dengan skenario transfer tersebut.

Namun, kesepakatan transfer pemain akhirnya tidak terwujud karena Martinelli memilih untuk tetap bertahan dan tidak bergabung ke Galatasaray.

Arteta kemudian menempatkan perkembangan skuad sebagai bagian dari pembacaan kondisi bursa yang realistis.

“Ada beberapa kemungkinan yang harus kami jajaki,” ujar Arteta, sebelum menambahkan bahwa Arsenal sejauh ini puas dengan komposisi skuad yang ada.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keputusan bisa berubah karena kenyataan di bursa: “Sejauh ini kami puas dengan komposisi skuad yang ada, namun kami harus menerima kenyataan bahwa ada pemain-pemain tertentu yang mungkin harus pindah,” imbuhnya.

Kontribusi Martinelli di Arsenal dan awal musim baru

Martinelli disebut menjadi bagian dari Arsenal dalam memutus puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun pada akhir musim 2025-2026.

Selama membela The Gunners, pemain yang pernah bermain untuk Ituano itu mencatatkan 11 gol dan tujuh assist dari total 53 penampilan di semua kompetisi.

Untuk jadwal kompetisi berikutnya, Arsenal akan memulai musim 2026-2027 dengan menghadapi Manchester City dalam laga Community Shield.

Pertandingan tersebut dijadwalkan pada hari Minggu (16/8/2026) di Stadion Millenium, Cardiff.

Setelahnya, tim promosi Liga Inggris, Coventry City, akan menjadi lawan perdana Arsenal di kompetisi liga.

Laga tersebut berlangsung pada Jumat (21/8/2026) waktu setempat di Stadion Emirates.

Dari rangkaian pernyataan Arteta dan perkembangan bursa yang menyertai Martinelli, fokus Arsenal terlihat bergeser pada pengelolaan menit bermain serta kesiapan skuad untuk perjalanan musim penuh.

Bagi Nwaneri, pesan Arteta cukup tegas: ia ingin pemain tetap berada di klub, tetapi jaminan menit bermain menjadi syarat penting agar keputusan tersebut menguntungkan semua pihak.

Menurut pembacaan Arteta, bursa bukan sekadar momen untuk bereaksi cepat, melainkan fase yang menuntut perhitungan terhadap jalur perkembangan pemain serta kebutuhan skuad. Ia menekankan bahwa Arsenal tetap menjaga kepuasan pada komposisi yang ada, tetapi tetap menilai opsi yang mungkin muncul ketika kondisi di bursa berkembang dan menuntut penyesuaian.

Dalam kasus Martinelli, penolakan untuk pindah turut membentuk arah negosiasi yang sempat bergerak ke beberapa nama. Setelah tawaran Galatasaray dan pembicaraan yang melibatkan skenario transfer lain termasuk nama Victor Osimhen, arah akhirnya kembali pada pilihan pemain untuk bertahan. Hal ini membuat diskusi berujung pada kesimpulan bahwa keputusan akhir tidak selalu mengikuti rumor, melainkan bergantung pada kesediaan pihak terkait.

Dengan kalender awal musim baru yang sudah menunggu, Arsenal juga perlu menyelaraskan perencanaan permainan setelah periode bursa. Community Shield melawan Manchester City menjadi pembuka yang akan menguji kesiapan tim, lalu laga liga menghadapi Coventry City menjadi langkah pertama dalam perjalanan panjang musim 2026-2027. Kerangka pengelolaan menit bermain dan penyesuaian strategi dari hasil dinamika transfer menjadi fokus agar skuad siap menjalani rangkaian pertandingan berikutnya.