jurnalistik.co.id – Tim Nasional (Timnas) Indonesia meraih kemenangan 2-0 atas Singapura pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Hasil tersebut membawa skuad Garuda mengantongi tiga poin sekaligus melonjak dua posisi dalam ranking FIFA dunia ke peringkat 116.
Menurut perhitungan yang dirilis, Indonesia diperkirakan menambah 4,12 poin setelah mengalahkan Singapura. Dengan tambahan itu, Indonesia mengumpulkan 1.161,17 poin dan melewati Sudan serta Gambia dalam daftar peringkat FIFA.
Kemenangan ini menjadi bekal penting bagi Indonesia untuk melanjutkan persaingan di Grup A. Meski demikian, posisi di peringkat 116 masih mungkin bergeser, karena Gambia dijadwalkan menghadapi Somalia dalam waktu dekat dan memiliki peluang menambah poin bila meraih kemenangan.
Tekanan sejak awal dan gol cepat
Indonesia tampil agresif sejak menit-menit awal pertandingan. Pelatih John Herdman menurunkan Ole Romeny dan Mitchell Baker secara bersamaan di lini depan, sementara Luke Vickery mendapat kesempatan menjalani debut sebagai winger kanan.
Keunggulan Indonesia datang lebih cepat pada menit ke-13. Ragnar Oratmangoen berhasil mencetak gol pembuka sehingga Garuda unggul 1-0 atas Singapura.
Setelah gol tersebut, Indonesia terus memberi tekanan hingga akhir babak pertama. Masuk ke paruh kedua, situasi makin menguntungkan karena Singapura harus bermain dengan sepuluh pemain setelah menerima kartu merah atas Safuwan Baharudin.
Penalti dan keunggulan yang bertahan
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Indonesia untuk memperbesar skor. Pada menit ke-74, Indonesia memperoleh hadiah penalti.
Ole Romeny yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan tersebut kemudian mampu dipertahankan sampai peluit akhir pertandingan berbunyi.
Berita Terkait
- Javon Walton: dari akar tinju ke bintang Euphoria, siap duel Henry Cejudo di Miami
- Nations League: ‘Brilliant’ Charles bersaudara antar Northern Ireland ke kemenangan bersejarah atas Georgia di Tbilisi
- Oktagon 94: Christian Eckerlin, Bantuan untuk Brighton dan Duel di Frankfurt dengan Hampir 60.000 Penonton
Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026). Dengan demikian, Indonesia secara resmi memulai kampanye FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 dari Singapura.
Malaysia menunggu di laga berikutnya
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A. Duel Indonesia vs Malaysia dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (29/9/2026) pukul 19.30 WIB.
Malaysia sendiri mengawali turnamen dengan hasil positif. Pada Jumat (25/9), Malaysia mengalahkan Bangladesh 3-0 sehingga mereka sementara memimpin klasemen Grup A karena selisih gol lebih baik dibanding Indonesia.
Laga melawan Malaysia menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali mengamankan poin. Selain itu, hasil pertandingan berikutnya juga berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan Grup A sekaligus menjaga momentum dari kemenangan atas Singapura.
Dengan tambahan poin yang diproyeksikan dan perubahan peringkat yang terjadi setelah laga tersebut, Indonesia kini punya dorongan untuk tetap konsisten di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Namun, tantangan tetap datang dari dinamika perolehan poin tim lain, termasuk kemungkinan perubahan yang dipengaruhi hasil pertandingan Gambia vs Somalia.
Kemenangan 2-0 ini juga memperlihatkan strategi Herdman sejak menit awal. Ole Romeny dan Mitchell Baker mulai bersama di lini depan, sementara Luke Vickery mendapat kepercayaan untuk menjalani debut sebagai winger kanan. Pola permainan yang cepat dan agresif membuat Singapura dipaksa bekerja lebih keras sejak fase awal, hingga akhirnya peluang langsung berbuah gol pembuka pada menit ke-13 melalui Ragnar Oratmangoen.
Setelah keunggulan didapat, Indonesia tidak mengendurkan tempo dan tetap menekan hingga akhir babak pertama. Di babak kedua, dinamika makin menguntungkan karena Singapura harus menghadapi sisa pertandingan dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Safuwan Baharudin. Dengan kondisi tersebut, Indonesia memiliki ruang untuk menguasai serangan, dan pada menit ke-74 tim akhirnya mendapat penalti yang mengunci kemenangan menjadi 2-0.
Dari sisi peringkat, hasil tersebut dinilai memberi dampak langsung. Berdasarkan perhitungan yang dirilis, Indonesia diperkirakan menambah 4,12 poin sehingga totalnya menjadi 1.161,17 dan meloncat melewati Sudan serta Gambia. Meski kini bertengger di peringkat 116, pergerakan masih terbuka karena ada laga Gambia vs Somalia yang dapat memengaruhi perolehan poin tim-tim di sekitar posisi tersebut.
Langkah berikutnya menjadi ujian lanjutan bagi Garuda ketika menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A. Pertandingan Indonesia vs Malaysia dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (29/9/2026) pukul 19.30 WIB. Malaysia sendiri memulai turnamen dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh pada Jumat (25/9), membuat mereka sementara memimpin Grup A karena selisih gol lebih baik dibanding Indonesia. Karena itu, duel berikutnya penting untuk menjaga momentum dari hasil atas Singapura sekaligus memperkuat posisi dalam klasemen.












