jurnalistik.co.id – Rumor terkait masa depan Rodri kembali menghangat setelah Barcelona muncul sebagai klub yang disebut paling serius membidik gelandang kapten Timnas Spanyol itu. Isu ini ikut memicu reaksi pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, yang disebut merasa proses yang sudah ia susun tidak berjalan sesuai harapan.
Nama Rodri sempat dikaitkan dengan Real Madrid lebih dulu. Namun, perkembangan terbaru justru menempatkan Barcelona di posisi terdepan sebagai tujuan karier berikutnya, sehingga perhatian berubah lagi menjelang bursa transfer musim panas 2026.
Barcelona disebut siap melontarkan tawaran senilai 50 juta euro atau sekitar 1,035 triliun rupiah untuk mengamankan tanda tangan Rodri. Tawaran tersebut disebut menjadi alasan menguatnya kabar bahwa Rodri akan condong merapat ke Barcelona dibanding opsi lain yang sempat dibicarakan sebelumnya.
Dalam pemberitaan yang memuat perkembangan itu, Mourinho dikabarkan berang karena gagal mendatangkan Rodri. Ia disebut mengaku sudah banyak menghabiskan waktu untuk meramu taktik yang dianggap paling sesuai dengan karakter Rodri, sehingga kabar yang terus bergeser membuatnya kehilangan kendali atas rencana yang telah disusun.
Menurut informasi yang beredar, Mourinho tidak sepenuhnya menerima dinamika kabar tersebut begitu saja. Ia disebut mempertanyakan situasi yang berkembang, terutama ketika Real Madrid sempat berada dalam jalur diskusi yang intens sebelum akhirnya dianggap tidak berujung pada transfer Rodri.
Selain soal kegagalan mendapatkan pemain incarannya, situasi internal Real Madrid juga disebut makin memanas. Proses untuk mendatangkan Rodri disebut melewati beberapa kali pembicaraan, tetapi pada titik tertentu keputusan justru membuat pintu untuk tambahan di lini tengah ditutup lebih cepat dari yang diharapkan.
Dalam kondisi itu, Mourinho disebut sebenarnya sudah menyiapkan pemain alternatif bila Rodri tidak jadi datang. Meski demikian, petinggi Real Madrid dikabarkan buru-buru menghentikan ruang untuk penambahan, sehingga rencana cadangan Mourinho tidak bisa bergerak dengan fleksibel.
Kocok ulang taktik di lini tengah
Dengan situasi yang tidak sesuai rencana, Mourinho disebut akan mengubah pendekatan untuk menutup celah yang ditinggalkan kegagalan transfer Rodri. Fokusnya adalah memaksimalkan dua nama yang disebut berpotensi mengalami pergeseran peran, yakni Bernardo Silva dan Arda Guler.
Perubahan posisi Arda Guler disebut menjadi bagian penting dari strategi baru yang disusun Mourinho. Guler digadang-gadang akan ditempatkan sebagai kreator, dengan kemiripan fungsi seperti yang dahulu dikenal dari sosok Mesut Oezil.
Berita Terkait
Rencana tersebut tidak hanya berhenti pada ide di ruang taktik. Disebutkan para staf pelatih Real Madrid bekerja intens untuk menguji rancangan baru tersebut, termasuk memastikan bagaimana ritme dan pola permainan dapat disesuaikan di tengah perubahan skema yang kemungkinan terjadi.
Mourinho sendiri berharap kemampuan Bernardo Silva dan Arda Guler mampu menjadi penawar kegagalan Los Blancos dalam mengunci Rodri. Harapannya, dua pemain itu bisa membawa dampak yang mengalir dari tengah, sehingga permainan tim tetap punya daya dorong walau komposisi awal terganggu.
Dalam skema yang disebut akan diterapkan, Arda Guler diproyeksikan menambah opsi kreativitas dari sektor yang lebih terstruktur. Sementara itu, tugas pengaliran bola dari tengah disebut akan dibebankan kepada Aurelien Tchouameni yang sebelumnya disebut bermain sebagai gelandang bertahan.
Dengan pembagian tugas tersebut, Mourinho tampak mencoba membangun ulang keseimbangan antara kontrol permainan dan distribusi bola. Pada saat yang sama, strategi ini juga disebut bertujuan meningkatkan tekanan lewat pengaturan ulang peran, sehingga tim tidak hanya bergantung pada satu nama tertentu di jantung permainan.
Mencari alternatif dari Ajax: Jorthy Mokio
Upaya Real Madrid untuk menyusun rencana cadangan juga disebut berlanjut pada pemburuan pemain lain. Kini Real Madrid dikabarkan sedang mencoba mendekati gelandang muda Ajax Amsterdam, Jorthy Mokio, yang berusia 18 tahun, sebagai alternatif tambahan.
Untuk merekrut Mokio, Real Madrid disebut harus menyiapkan dana sebesar 30 juta euro atau sekitar 621 miliar rupiah kepada Ajax Amsterdam. Namun, langkah itu disebut tidak mudah karena kontrak Mokio bersama Ajax masih berlangsung hingga 2031.
Durasi kontrak yang panjang itu membuat negosiasi menjadi lebih rumit, sebab posisi tawar Ajax cenderung kuat. Karena itu, Real Madrid disebut menghadapi tantangan ketika mencoba mengamankan pemain muda tersebut dalam waktu yang relatif terbatas menjelang bursa transfer.
Meski begitu, pendekatan Real Madrid tetap mengindikasikan bahwa Mourinho tidak ingin situasi berubah menjadi stagnan. Ia disebut mencoba memastikan tim memiliki opsi nyata pada lini tengah, baik melalui penyesuaian peran internal maupun lewat alternatif perekrutan pemain lain.
Dengan kabar Rodri yang mengarah ke Barcelona dan tawaran 50 juta euro yang disebut siap diajukan, ruang untuk Real Madrid semakin dipersempit. Pada saat yang sama, rencana kocok ulang taktik yang menempatkan Bernardo Silva dan Arda Guler dalam skema baru memperlihatkan bahwa Real Madrid memilih jalur penataan ulang sambil tetap mengejar opsi tambahan.
Hingga bursa transfer benar-benar dibuka dan keputusan resmi diumumkan, semua pihak masih berada dalam fase menunggu. Namun, dari perkembangan yang muncul, terlihat bahwa Mourinho berusaha menjaga arah strategi tim agar tetap kompetitif meski target utama mengalami hambatan.












