Olahraga

Newell’s Old Boys Berduka, Jorge Messi Wafat 7 Agustus 2026 Usia 68 Tahun

×

Newell’s Old Boys Berduka, Jorge Messi Wafat 7 Agustus 2026 Usia 68 Tahun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Newell

jurnalistik.co.id – Newell’s Old Boys menyampaikan duka mendalam atas wafat Jorge Messi, ayah Lionel Messi, pada Jumat, 7 Agustus 2026, di usia 68 tahun.

Kabar kepergian tersebut datang dari keluarga Lionel Messi dan kemudian mendapat perhatian luas setelah Jorge mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Rosario, setelah menjalani perawatan dalam waktu yang panjang.

Sehari setelah kabar berpulangnya Jorge diumumkan, Newell’s menyampaikan pernyataan duka dalam informasi yang beredar pada 9 Agustus 2026, menguatkan pesan yang sebelumnya disampaikan klub pada 8 Agustus.

Beberapa bulan sebelum hari meninggalnya, kondisi kesehatan Jorge sempat menjadi sorotan karena keluarga Messi pernah mengungkap bahwa ia harus dirawat di rumah sakit saat Piala Dunia bergulir.

Duka dari klub masa kecil Lionel Messi

Newell’s Old Boys menaruh perhatian pada kepergian Jorge sebagai bagian dari perjalanan Lionel sejak awal. Klub kemudian menyampaikan pesan duka melalui media sosial, menyebut melepas sosok tersebut dengan rasa sedih dan berduka.

Dalam pesan yang beredar, Newell’s menegaskan Jorge meninggal dunia pada usia 68 tahun di kota Rosario. Klub juga menyebut Jorge sebagai pendukung setia “leproso”, sekaligus pengusaha, serta ayah dari kapten tim nasional Argentina, Lionel Andrés Messi.

Klub menggarisbawahi hubungan dekat Jorge dengan Newell’s Old Boys, karena ia dikenal dekat dengan warna kebanggaan klub: merah-hitam. Menurut Newell’s, kedekatan itu turut ikut membentuk kedekatan Lionel dengan identitas klub sejak dini.

“Terima kasih” menjadi bagian penting dalam ungkapan Newell’s. Klub menyatakan terima kasih atas ajaran Jorge yang membuat Lionel mencintai warna-warna yang menjadi kebanggaan Newell’s Old Boys.

Newell’s juga menyebut bahwa Jorge adalah sosok pilar bagi Lionel. Ia digambarkan selalu mendampingi putranya bersama sang istri, Celia Cuccittini, sejak Lionel mulai menekuni sepak bola, hingga tumbuh menjadi pemain yang dikenal luas.

Dalam pernyataan itu, Jorge dipaparkan berbekal visi, keteguhan, dan kasih sayang yang ia jalankan bersama Celia. Dukungan yang terus mengalir, ditambah kepemimpinannya di balik layar, disebut menjadi fondasi dalam setiap langkah yang ditempuh Lionel—mulai dari masa-masa awal di Malvinas hingga mencapai puncak kejayaan di dunia sepak bola.

Di luar lapangan, Newell’s menempatkan peran Jorge sebagai penopang yang tak terlihat namun menentukan. Klub menilai dukungan tiada henti serta ketegasan yang ia bawa dalam perjalanan tersebut membantu Lionel bertahan dan bergerak maju pada berbagai fase.

Penutup pernyataan Newell’s Old Boys berisi pelukan hangat untuk Celia, Lionel, Rodrigo, Matías, dan María Sol, serta seluruh kerabat dan orang-orang terdekat mereka di masa sulit ini.

Bagi Lionel, kepergian sang ayah adalah kehilangan besar yang datang setelah jeda yang ia terima usai Piala Dunia. Messi baru kembali memperkuat Inter Miami setelah mendapat waktu istirahat beberapa hari, sementara Argentina pada turnamen itu berakhir sebagai runner-up.

Belum ada kabar terbaru mengenai kondisi Jorge sebelum kabar kematiannya muncul, sehingga kepergian tersebut mengejutkan banyak pihak. Dalam pemberitaan yang beredar, ketidaktahuan publik mengenai situasi terkini turut menegaskan bahwa sosok Jorge selama ini hadir sebagai figur dekat yang mendampingi perjalanan panjang Lionel sejak masa kanak-kanak.

Perhatian publik terhadap Jorge muncul bukan hanya ketika kabar berpulang beredar, melainkan sejak keluarganya menyinggung perawatan di rumah sakit selama Piala Dunia berlangsung.

Dalam catatan Newell’s, relasi tersebut digambarkan berjalan dua arah: Jorge menjaga nilai dan keteguhan, sementara Lionel membawa jejaknya ke lapangan dengan cara yang membuat klub merasa bangga.