jurnalistik.co.id – Cristiano Ronaldo mengungkap bahwa ia sempat mempertimbangkan pensiun setelah Piala Dunia, namun akhirnya memilih memperpanjang kariernya. Ia menyebut keyakinannya bahwa ia masih bisa membantu Portugal meraih sukses sekaligus mencapai target pribadi berupa 1.000 gol di level karier.
Dalam persiapan jeda internasional ini, Ronaldo masuk ke skuad Portugal berjumlah 25 pemain asuhan Jorge Jesus untuk kampanye UEFA Nations League. Turnamen tersebut dimulai dengan laga kontra Wales di Lisbon pada malam hari Kamis, dan ia diproyeksikan tampil untuk meraih cap internasional ke-234.
Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun dan bermain untuk Al-Nassr, menyatakan bahwa 2026 World Cup akan menjadi edisi terakhirnya bersama tim nasional. Meski begitu, ia juga menegaskan bahwa gambaran masa depannya tetap tidak sepenuhnya pasti dalam jangka panjang.
Target 1.000 gol dan keputusan bertahan
Di tengah keputusan untuk tetap bermain, Ronaldo menegaskan bahwa dirinya berburu ambisi gol yang ia yakini masih bisa dikejar. Ia menargetkan 1.000 gol karier, setelah sebelumnya juga menghitung kebutuhan gol untuk mencapai angka tersebut.
Ia menyebut bahwa ia tengah mengincar 21 gol yang diperlukan untuk menembus tanda 1.000. Ketika ditanya apakah ia memikirkan untuk berhenti dari tugas internasional setelah Piala Dunia, Ronaldo menjawab: “Yes, I did. “Of course, I’m always thinking on my decisions, my future, the present also. I’m a thinker, you have to think.”
Ronaldo menambahkan bahwa keputusan itu juga melibatkan komunikasi dengan pihak internal tim. Ia berkata, “I had a conversation with our president, with our coach. I still believe that I’m able to help the national team to reach what they want. “I think I can give to the national team my support, not only through the goals, but also outside of football.”
Ia juga menekankan bahwa ambisinya tidak hanya berhenti pada pencapaian pribadi. Portugal sendiri adalah juara Nations League dua kali, dan Ronaldo menyatakan bahwa gelar ketiga juga menjadi target bersama.
“Both aims are important,” ujarnya. “One thousand goals, yes, and the national team. Winning the Nations League, the competition starts tomorrow [Thursday], it’s a new age.”
Ronaldo dan panggung Nations League melawan Wales
Untuk laga melawan Wales, konteks pertandingan dibawa ke Grup A4 Nations League. Pertandingan Portugal vs Wales dijadwalkan pada Kamis, 24 September, pukul 19:45 BST di Estádio José Alvalade, Lisbon.
Ronaldo juga memberi penekanan pada momen persaingan tersebut dengan menyebut bahwa Nations League memasuki babak baru. Ia menilai laga pembuka membawa energi yang berbeda dan menjadi awal era yang lebih segar bagi tim.
Berita Terkait
Di sisi skuad, sejumlah pemain muda turut menjadi bagian dari rombongan Portugal dalam jendela internasional ini. Nama-nama yang disebut masuk skuad adalah Fabio Silva, Renato Veiga, Nuno Mendes, Joao Neves, dan Francisco Conceicao.
Ronaldo menyampaikan bahwa dukungan kepada talenta-talent muda menjadi faktor penting dalam keputusannya untuk terus berseragam Portugal. Ia menilai bahwa keberadaannya di lapangan tidak hanya soal mencetak gol, tetapi juga membantu tim memenangkan pertandingan.
“This is a new young generation. But for me the basic point is to be on the pitch to score the goals and to help the team win games,” katanya. “For me, the most important thing, I know what I am. I know what I do to be here, to have the success that I have.”
Ia menambahkan alasan lain yang berkaitan dengan pengaruhnya terhadap generasi penerus. Ronaldo berkata, “I know why young kids love Cristiano, because they see me as an example, and I will continue to do that. Even when I am retired… in 10 years!”
Pernyataan itu kemudian diikuti oleh pandangannya soal kenyamanan dan fokus pada kondisi fisik saat setiap pertandingan. Ia menyatakan, “I’m happy with myself. It doesn’t matter if I play tomorrow, if I rest the next game. For me, the most important thing is that I feel good.”
Reaksi Jorge Jesus dan respons Ronaldo atas kritik
Menjelang laga, Jorge Jesus memberikan komentar mengenai peran Ronaldo dalam tim. Jesus menggambarkan Ronaldo sebagai figur penting, dengan menyebutnya “symbol of Portugal and the national team”.
Menurut Jesus, komentar tersebut muncul setelah Ronaldo berbicara mengenai kritik yang ia hadapi sepanjang kariernya, terutama ketika bermain untuk klub-klub besar di Inggris, Spanyol, dan Italia. Di konferensi pers di Lisbon, Ronaldo menyampaikan bahwa ia merasa Portugal adalah tempat yang paling ia rasakan mendapat perhatian.
“This [Portugal] is possibly where I have felt most cared,” kata Ronaldo. “From the fans, I also feel the Portuguese like me.”
Ronaldo juga menyinggung kritik yang ia terima dari sebagian pihak media, serta menyebut bahwa ia pernah mendapatkan serangan dengan konteks yang sangat mengancam. Ia berkata, “I do understand that some TV channels like to criticise me, they’ve tried to kill me with a shotgun, but I can still move away from it.”
Ia lalu menegaskan bahwa ia sudah terbiasa dengan situasi tersebut, sembari mengaitkannya dengan pengalaman selama lebih dari dua dekade. Ronaldo menambahkan, “Anyway, I am used to it. For over 20 years I have been doing this, but my memories are with people who love me.”
Dengan cap ke-234 yang menanti saat menghadapi Wales, Ronaldo kembali menegaskan bahwa perburuan 1.000 gol karier dan ambisi membawa Portugal meraih prestasi di Nations League berjalan seiring. Bagi Portugal, laga Grup A4 ini menjadi ujian awal dalam persaingan yang ia sebut memulai babak baru.












