Hukum & Kriminal

Penangkapan Dugaan Kejahatan Terorganisir saat Polisi Menyelidiki Kecelakaan A66 yang Tewaskan Tujuh Orang

×

Penangkapan Dugaan Kejahatan Terorganisir saat Polisi Menyelidiki Kecelakaan A66 yang Tewaskan Tujuh Orang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Organised crime arrests as police investigate A66 crash that killed seven

jurnalistik.co.id – Middlesbrough — Dua polisi tewas dalam kecelakaan di A66 setelah sebuah mobil sedan menempuh jalur yang salah, sementara penyelidikan terus berkembang dan berujung pada penangkapan 12 orang terkait dugaan keterlibatan dalam kejahatan terorganisir.

Kepolisian menyebut, penangkapan dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas insiden yang menewaskan tujuh orang, termasuk dua anggota polisi. Dari jumlah tersebut, sembilan pria dan tiga perempuan berusia 19 hingga 61 tahun diamankan di area Teesside.

Mereka ditangkap dengan dugaan keterlibatan dalam berbagai tindak pidana, termasuk kepemilikan senjata api serta keterlibatan dalam kelompok kejahatan terorganisir.

Kecelakaan A66 dan dua anggota polisi yang gugur

Kejadian bermula pada dini hari Sabtu, ketika sebuah Volkswagen Passat yang sedang dikejar polisi justru berjalan dengan arah yang salah di A66 dekat Middlesbrough. Mobil itu kemudian menabrak sebuah mobil polisi yang melaju dari arah berlawanan.

Akibat tabrakan tersebut, dua Polisi (PC) dinyatakan meninggal bersamaan dengan lima penumpang Passat. Cleveland Police menyatakan tengah menginvestigasi “serious criminal activity that resulted in this fatal incident”.

Petugas yang tewas adalah PC Tom Clough (38) dan PC Matthew Blades (37). Lima korban lainnya berasal dari Passat, yaitu Michael Robert Cahill (23), Jacob Matusiak (23), Makai Saddington (18), Theo Rae (17), serta Cole Robert Worthy (17).

Rangkaian penangkapan dan status 12 orang

Pihak kepolisian juga merilis rincian mengenai 12 orang yang ditangkap untuk mendukung penyelidikan. Mereka disebut berhubungan dengan dugaan keterlibatan pada kejahatan terorganisir maupun tindak lain yang dicurigai menyertai rangkaian kejadian.

Tiga pria berusia 24, 19, dan 35 tahun ditahan di kantor polisi dengan dugaan turut serta dalam kelompok kejahatan terorganisir serta kepemilikan senjata ofensif. Seorang pria berusia 21 tahun juga ditahan dengan dugaan turut serta dalam kelompok kejahatan terorganisir, kepemilikan senjata ofensif, dan perusakan kriminal, serta ditahan dengan “remanded on recall to prison”.

Seorang perempuan berusia 30 tahun ditangkap atas dugaan membantu pelaku dan berada dalam tahanan polisi. Seorang pria berusia 20 tahun ditangkap dengan dugaan ancaman untuk menyebabkan perusakan kriminal dan gangguan ketertiban umum, serta tetap berada dalam tahanan.

Seorang pria berusia 26 tahun didakwa dengan kepemilikan dengan maksud menyediakan narkotika kategori A dan kategori B, selain kepemilikan properti kriminal. Sementara itu, seorang pria berusia 39 tahun dan seorang perempuan berusia 47 tahun dilepaskan dengan jaminan bersyarat setelah ditangkap karena dugaan kepemilikan senjata api tanpa sertifikat, kepemilikan dengan maksud menyediakan narkotika kategori A dan kategori B, serta kepemilikan narkotika kategori C.

Seorang pria berusia 18 tahun dilepaskan dengan jaminan tanpa syarat setelah ditangkap dengan dugaan kepemilikan senjata api tanpa sertifikat, kepemilikan dengan maksud menyediakan narkotika kategori A dan kategori B, serta kepemilikan narkotika kategori C. Seorang perempuan berusia 61 tahun juga dilepaskan dengan jaminan bersyarat setelah ditangkap dengan dugaan kepemilikan senjata api tanpa sertifikat.

Di sisi lain, seorang pria berusia 39 tahun ditangkap atas dugaan ancaman untuk membunuh dan dilepaskan dengan jaminan bersyarat.

Laporan kendaraan berbahaya dan pelat nomor tiruan

Cleveland Police menyatakan menerima sejumlah laporan pada Sabtu pagi mengenai dua kendaraan yang “being driven dangerously”. Menurut keterangan, kendaraan pertama—diduga sebuah Volvo XC60—terlihat “ramming properties” di area Middlesbrough.

Kendaraan kedua, yaitu sebuah Passat, dipercaya terkait dengan aktivitas tersebut. Kepolisian juga menyebut bahwa kedua kendaraan beroperasi dengan pelat nomor tiruan, namun kemudian terdeteksi melalui teknologi pengenalan pelat nomor otomatis.

Volvo XC60 dilaporkan telah diamankan kembali di Middlesbrough. Cleveland Police juga menyebut empat dari lima orang yang berada di Passat sebelumnya memiliki catatan kriminal.

Pihak kepolisian menggambarkan penyelidikan sebagai proses yang bergerak cepat dan kompleks. Assistant Chief Constable Wayne Fox menyatakan proses tersebut “fast moving and complex”.

Wayne Fox menambahkan bahwa “The events of that tragic night will have a lasting and profound impact on the Cleveland area and the communities we seek to protect.” Ia juga menyebut aparat memiliki kewajiban untuk “respond to, and thoroughly investigate, the serious criminal activity that resulted in this fatal incident and to bring all those responsible to justice.”

Investigasi IOPC dan kronologi pengejaran

Komisi Independen Penanganan Keluhan terhadap Kepolisian (IOPC) meluncurkan penyelidikan atas tabrakan tersebut. Tindakan ini dilakukan setelah Cleveland Police melakukan rujukan sendiri (self-referral), yang dinyatakan wajib ketika seseorang meninggal setelah kontak dengan polisi.

IOPC menyebut petugas mengikuti Passat selama hampir tujuh menit. Pengejaran kemudian dihentikan ketika mobil menempuh jalur yang salah di A66 dekat South Bank.

Sepuluh detik setelah pengejaran dihentikan, pada pukul 03:39 BST, Passat menabrak kendaraan yang ditumpangi PC Clough dan PC Blades. Kedua petugas tersebut disebut melaju di sisi jalan yang benar dan berada di area untuk membantu pencarian mobil.

Isu media sosial dan respons terkait konten berkendara berbahaya

BBC Verify sebelumnya melaporkan adanya akun TikTok yang diduga milik Saddington, yang pernah membagikan video menampilkan aksi mengemudi berbahaya oleh anak muda. Laporan itu menjadi pemicu langkah pemerintah untuk meminta platform media sosial menghapus unggahan yang merayakan perilaku semacam tersebut.

Dalam perkembangan penyelidikan, Cleveland Police menyatakan “At the current time, there is no evidence to indicate that filming of the activities that took place on Friday night and Saturday morning has taken place for the purposes of TikTok.”

Ucapan duka dan penghormatan untuk para korban

Sejumlah penghormatan ditujukan kepada keluarga para petugas yang meninggal. Cleveland Police Federation mengumumkan penggalangan dana daring untuk keluarga PC Blades dan PC Clough telah menghimpun lebih dari ÂŁ500.000.

Istri PC Blades menyampaikan bahwa ia “gave his life in the line of duty, protecting and serving others with courage, dedication and selflessness”. Sebelum bergabung dengan Cleveland Police, PC Blades disebut bekerja sebagai guru bahasa Inggris di Carmel College, Darlington.

Pihak sekolah menyatakan: “Many within our community will remember Matty as an intelligent, kind and approachable teacher, a valued colleague and someone who gave generously of himself to the young people in his care.”

Keluarga PC Clough menggambarkan sosok tersebut sebagai “our hero”. Mereka menyebut ia “jumped into action whenever needed” dan “willing to help anyone for any reason”. Dalam pernyataan keluarga juga disebut bahwa ia “proudly fought for his country to make the world a better place”.

Bendera di markas Cleveland Police dikibarkan setengah tiang. Redcar and Cleveland Council membuka buku ucapan belasungkawa di kantor mereka di Ridley Street, Redcar.

Dukacita juga disampaikan melalui rangkaian karangan bunga, yang dapat ditinggalkan di memorial garden di markas pasukan di Hemlington atau di setiap kantor polisi Cleveland. Untuk lima korban muda lainnya, penghormatan juga dibagikan di media sosial, dengan banyak teman mereka menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam.

Kabarnya, pelepasan balon akan diumumkan sebagai bagian dari peringatan untuk mereka.